Asssalamu'alaikum wr wb Sedikit saya tanggapi mengenai kesimpulan mas Erwin , di tulisan yang berikut ini :
" contoh kecil saya lihat ada yg selalu mengejar untuk shalat berjamaah, setelah itu shalat sunah sampai telat masuk kerja, eeeeh ternyata gak punya teman, kerjanya pun malas2an*. jadi terlihat lucu kan hal sepeterti itu ? bukankah itu menunjukan kita pun sekuler, tanpa sadar memisahkan antara pekerjaan dengan agama, memisahkan pergaulan denga agama ? padahal setahu saya agama itu diadakan salah satunya adalah untuk mengatur pergaulan manusia ? agar hubungan antar manusia bisa berjalan harmonis. sebagaimana nabi dan para sahabat yg mempraktekan ajaran agama dlm kehidupan nyata se-hari2 !?" annur : 37. laki-laki yang tidak dilalaikan oleh perniagaan dan tidak (pula) oleh jual beli dari mengingati Allah, dan (dari) mendirikan sembahyang, dan (dari) membayarkan zakat. Mereka takut kepada suatu hari yang (di hari itu) hati dan penglihatan menjadi goncang. Disebutkan dalam kitab ash-Shahihain, dari Abu Hurairah -rodliallaahu'anhu-, dari Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam , bahwa beliau bersabda, لَقَدْ هَمَمْتُ أَنْ آمُرَ بِالصَّلاَةِ فَتُقَامَ ثُمَّ آمُرَ رَجُلاً يَؤُمُّ النَّاسَ ثُمَّ أَنْطَلِقَ بِرِجَالٍ مَعَهُمْ حُزَمٌ مِنْ حَطَبٍ إِلَى قَوْمٍ لاَ يَشْهَدُوْنَ الصَّلاَةَ فَأَحْرِقَ عَلَيْهِمْ بُيُوْتَهُمْ بِالنَّارِ "Sungguh aku sangat ingin memerintahkan shalat untuk didirikan, lalu aku perintahkan seorang laki-laki untuk mengimami orang-orang, kemudian aku berangkat bersama beberapa orang laki-laki dengan membawa beberapa ikat kayu bakar kepada orang-orang yang tidak ikut shalat, lalu aku bakar rumah-rumah mereka dengan api tersebut." (Al-Bukhari, kitab al-Khushumat (2420), Muslim, kitab al-Masajid (651)). dari Abdullah bin Mas'ud -rodliallaahu'anhu-, ia berkata, "Aku telah menyaksikan kami (para sahabat), tidak ada seorang pun yang meninggalkan shalat (berjamaah) kecuali munafik yang nyata kemunafikannya atau orang sakit. Bahkan yang sakit pun ada yang dipapah dengan diapit oleh dua orang agar bisa ikut shalat (berjamaah)." Ia juga mengatakan, "Sesungguhnya Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam telah mengajarkan kepada kita sunanul huda, dan sesungguhnya di antara sunanul huda itu adalah shalat di masjid yang di dalamnya dikumandangkan adzan." (HR. Muslim, kitab al-Masajid (654)). Lain dari itu ia juga mengatakan, "Barangsiapa yang ingin bertemu Allah kelak sebagai seorang Muslim, maka hendaklah ia memelihara shalat-shalat yang diserukan itu, karena sesungguhnya Allah telah menetapkan untuk Nabi kalian Shallallahu 'alaihi wa sallam sunanul huda, dan sesungguhnya shalat-shalat tersebut termasuk sunanul huda. Jika kalian shalat di rumah kalian seperti shalatnya penyimpang ini di rumahnya, berarti kalian telah meninggalkan sunnah Nabi kalian. Jika kalian meninggalkan sunnah Nabi kalian, niscaya kalian tersesat. Tidaklah seseorang bersuci dan membaguskan bersucinya, kemudian berangkat ke suatu masjid di antara masjid-masjid ini, kecuali Allah akan menuliskan baginya satu kebaikan untuk setiap langkahnya dan dengannya diangkat satu derajat serta dengannya pula dihapuskan darinya satu kesalahan. Sungguh aku telah menyaksikan kami (para sahabat), tidak ada seorang pun yang meninggalkan shalat (berjamaah) kecuali munafik yang nyata kemunafikannya, dan sungguh seseorang pernah dipapah dengan diapit oleh dua orang lalu diberdirikan di dalam shaf (shalat)." (HR. Muslim, kitab al-Masajid (257, 654)). Dalam hal beragama kewajiban pemeluknya adalah untuk mengetahui secara mendalam mengenai Agama tersebut. Dalam hal ilmu ilmu agama terutama islam hukum terbagi menjadi Wajib , sunnah , mubah, makruh , haram , halal, syubhat Segala sesuatu telah jelas diatur dalam islam , hukum wajib ini pun dapat di bagi lagi menjadi kewajiban kewajiban manusia dalam hubungan dengan Tuhan , dan hubungan dengan manusia. Hubungan dengan Tuhan diatas segalanya , sedangkan hubungan dengan manusia dibawahnya. Hubungan dengan tuhan telah jelas diatur dalam Alqur'an dan Hadist nabi saw yang shahih. Dalam Alqur'an Telah berfirman Allah swt dibanyak ayat untuk menyembah , tidak menyekutukan , berzikir dlsb. ( anda bisa lihat dalam terjemah dan Tafsir tafsir qur'an yang telah ada ..jalalen , ibnu katsir , ibnu qayim , alazhar dlsb). Dalam hukum penyembahan , harus mutlak (100%)tidak boleh 1/2,1/4, 1/5 dan dalam hal ini harus tunduk 100 % terhadap syariat syariat atau aturan aturan yang telah diturunkan kepada rosul rosulnya , dan untuk umat ini adalah nabi muhammad saw. Hukum shalat berjamaah adalah mutlak dan wajib dilakukan tanpa perlu menghitung dan perduli resiko resiko yang akan didapatkan, anda bisa lihat hukum mengenai hal tersebut dibab shalat dikitab kitab hadist shahih (bukhari,muslim , musnad ahmad , sunan tarmidzi , sunan abu daud , sunan ibnu majah . 6 kitab ini adalah kutubussittah / kitab rujukan para alim ulama seluruh mazhab ). Bila seseorang menjaga shalat berjamaah maka sudah dipastikan memiliki akhlak yang bagus dan banyak hal positif seperti sikap disiplin yang timbul bagi pelaku dlsb , dan hal ini sudah dikatakan oleh rosulullah saw dalam hadist hadistnya. Perkara orang tersebut dijauhi atau tidak memiliki teman bisa dipastikan bahwa bukan orang yang shalat berjamaah yang menjauhi , namun orang yang mengaku beragama islam sendiri yang alergi terhadap orang tersebut. Shalat berjamaah paling lama menghabiskan waktu 15 menit ,..maximal 30 menit , bila di hitung dari perjalanan menuju tempat sholat, wudhu (itupun bila mengantri) , hingga proses sholat itu sendiri, dan hal itu saya rasa setiap kantor mempunya toleransi dan diwajibkan bertoleransi dalam hal yang menyangkut ibadah..dan tidak akan memakan waktu lama bila dia tinggalkan pekerjaan) . Dan tidak bisa di vonis memisahkan pergaulan dengan agama.( bagaimana orang yang menghabiskan waktu untuk ngobrol , sarapan pagi , makan siang , shopping yang notabene lebih dari waktu sholat berjamaah ? namun tidak divonis sekuler ? apakah karena pergaulan hukumnya lebih tinggi dari hubungan dengan Tuhan ..bila saya lihat dari kesimpulan anda ? Para sahabat rosulullah saw menyempatkan diri untuk meninggalkan pekerjaan untuk melakukan sholat berjamaah , dan bukankah Kita diharuskan untuk ittiba' terhadap rosulullah saw dengan mencontoh kehidupan para sahabatnya ? karena ini adalah bentuk dari sikap kita dalam menerima hukum Tuhan Semesta Alam. Segala sesuatu mengenai hal yang bersifat ibadah haruslah dirujuk kepada kitab kitab yang telah ada , tidak dita'wilkan / diterjemahkan dalam pikiran kita sendiri terkecuali ilmu yang kita miliki telah lengkap , artinya orang tersebut dapat melakukan ijtihad dan hal inipun tidak bisa boleh keluar dari koridor yang telah disepakati oleh para alim ulama terdahulu dari Zaman sahabat hingga sekarang, sehingga tidak melenceng dari maksud tujuan dan tidak termasuk dari orang orang yang terdapat dalam Alqu'ran: Dengan nama Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang 8. Di antara manusia ada yang mengatakan: "Kami beriman kepada Allah dan Hari kemudian[22]," pada hal mereka itu sesungguhnya bukan orang-orang yang beriman 9. Mereka hendak menipu Allah dan orang-orang yang beriman, padahal mereka hanya menipu dirinya sendiri sedang mereka tidak sadar. Al isra 36. Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya. Al haj 8. Dan di antara manusia ada orang-orang yang membantah tentang Allah tanpa ilmu pengetahuan, tanpa petunjuk dan tanpa kitab (wahyu) yang bercahaya Almu'min 56. Sesungguhhnya orang-orang yang memperdebatkan tentang ayat-ayat Allah tanpa alasan yang sampai kepada mereka[1325] tidak ada dalam dada mereka melainkan hanyalah (keinginan akan) kebesaran yang mereka sekali-kali tiada akan mencapainya, maka mintalah perlindungan kepada Allah. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Melihat ======================================================================================= Kewajiban untuk bertanya terhadap orang berilmu agar tidak menterjemahkan sesuai dengan nafsu kita.. alanbiya 7. Kami tiada mengutus rasul rasul sebelum kamu (Muhammad), melainkan beberapa orang-laki-laki yang Kami beri wahyu kepada mereka, maka tanyakanlah olehmu kepada orang-orang yang berilmu, jika kamu tiada mengetahui. Wallahu'alam firdaus -----Original Message----- From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Erwin Arianto Sent: Wednesday, May 14, 2008 1:19 PM To: [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED] Subject: TaManBinTaNG >>> Negara Sekuler perbincangan dengan seorang Ustad pada acara pengajian yang saya ikuti tentang masalah negara sekuler atau Negara agama cukup menarik. dan berikut ini adalah kesimpulan yang saya dapat dari perbincangan tersebut. kita semua pasti sering mendengar istilah sekuler. banyak yg pro, banyak juga yang anti Atau menentang hal itu. adapun sekuler sendiri adalah suatu paham yg memisahkan kehidupan Atau urusan beragama dg urusan negara. artinya urusan negara dan agama punya jalur Atau area masing-masing, diyakini oleh penganut paham ini bahwa keduanya tidak bisa berkumpul Atau jalan bersama Yang anti sekuler ini umumnya umat islam, karena hal itu bertentangan dengan ajaran agama islam sendiri yg menegaskan bahwa agama harus jadi "way of life" sebagaimana dicontohkan oleh Nabi Muhammad, hingga beliau dijuluki Qur'an berjalan. mulai dari cara beliau dlm makan dan minum, memimpin Atau membina rumah tangga serta bagaimana dlm memperlakukan dan mendidik anak istri, dalam berdagang, bagaimana beliau bergaul dg para tetangga dan umat manusia lainnya, dlm memimpin pemerintahan dan juga saat memimpin perang ! beliau selalu menegaskan dlm setiap peperangan dilarang utk membunuh anak2, wanita, orang tua, bahkan dilarang utk menebang pepohonan ! beliau selalu mempraktekan bahwa islam adalah rahmatan lilalamin, rahmat utk alam semesta ! Banyak diantara umat islam yg anti paham sekuler ini, mengecam negara-negera sekuler dan berkeinginan mewujudkan tatanan dunia baru yang berlandaskan islam. sebagai muslim saya setuju, hanya saja hal itu menurut saya masih sangat jauh utk diwujudkan. pasti akan banyak sekali kendala yang menghalangi terwujudnya hal itu. apalagi di jaman modern seperti sekarang ini, orang menginginkan kebebasan yang sebebas-bebasnya nya tanpa batasan. baik dalam hal berpakaian, makanan, bergaul ( maunya free seks ) dll pokoknya bebas! Seharusnya ada seorang pemimpin yg jadi panutan umat, dicintai Ada dihormati oleh rakyatnya. sebagaimana yg dilakukan oleh nabi dan para sahabat dengan selalu memberi contoh akhlak yg baik dalam kehidupan sehari-hari nya. itupun butuh perjuangan puluhan tahun untuk mewujudkan negara islam tersebut. saya pernah dengar dari Motivator Handal bapak mario teguh berkata bahwa seorang pemimpin awalnya harus bisa meneladan kan* Atau menjadi teladan, kemudian baru menegaskan, setelah itu barulah bisa mengharuskan kpd bawahan atau pengikutnya. tanpa ketiga tahapan itu, akan sulit bagi bawahan untuk benar-benar respek apalagi cinta kpd atasan Atau pemimpinnya tersebut ! yg banyak terjadi bawahan hanya merasa takut kepada atasan, bukan respek. Di depan atasan terlihat begitu hormat, tapi saat di belakangnya mungkin sering ngomongin Atau menjelekkan. jelas akan jauh berbeda sikap bawahan yg respek apalagi cinta kepad atasan Atau pemimpinnya. seperti sebuah syair lagu Bang iwan fals berikut ini : hujan air mata dari pelosok negeri, saat melepas engkau pergi. berjuta kepala tertunduk haru. terbayang jasa mu, terbayang jiwa sederhanamu..... tentu akan terasa indah hidup ini jika punya pemimpin yang mau berkorban untuk rakyat ! kata-kata mutiara " pemimpin adalah pelayan untuk rakyatnya ", benar-benar diwujudkan di alam nyata sebagaimana dipraktekan oleh nabi & para sahabat, bukan hanya sbg dongeng sebelum tidur ! Selain itu yg mungkin akan jadi kendala yaitu akhlak dari orang-orang yg menginginkan perubahan itu sendiri. saran saya, mari kita mulai dari diri kita sendiri utk melakukan perubahan, dalam kehidupan kita sehari-hari. karena menurut pendapat saya, hampir semua diantara kita adalah penganut paham sekuler ini ! hanya saja mungkin kita tdk menyadarinya. contoh kecil saya lihat ada yg selalu mengejar untuk shalat berjamaah, setelah itu shalat sunah sampai telat masuk kerja, eeeeh ternyata gak punya teman, kerjanya pun malas2an*. jadi terlihat lucu kan hal sepeterti itu ? bukankah itu menunjukan kita pun sekuler, tanpa sadar memisahkan antara pekerjaan dengan agama, memisahkan pergaulan denga agama ? padahal setahu saya agama itu diadakan salah satunya adalah untuk mengatur pergaulan manusia ? agar hubungan antar manusia bisa berjalan harmonis. sebagaimana nabi dan para sahabat yg mempraktekan ajaran agama dlm kehidupan nyata se-hari2 !? Jadi, sekali lagi, mari kita mulai dari diri kita masing2. denga belajar & memberi contoh akhlak yang baik, hingga kelak entah kapan, insya Allah tatanan dunia baru yg berasaskan islam bisa terwujud......amin, Demikian ksimpulan diskusi kecil dengan seorang ustad tersebut, semoga bisa bermanfaat. -- Best Regard Erwin Arianto,SE エルイン アリアント (内部監査事務局) ------------------------------------- SINCERITY, SPEED, INOVATION & INDEPENDENCY [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ ANDA INGIN BERUBAH ? Apakah Anda menderita fobia, insomnia, psikosomatis, mudah pusing, berdebar debar, sesak nafas, nyeri ulu hati, leher kaku, sakit mag, dsb. ? Apakah Anda memiliki kebiasaan buruk, mania, kecanduan makan, kecanduan rokok, gangguan/penyimpangan seksual, tidur berlebihan, obsesif kompulsif, malas, menunda pekerjaan, lari dari masalah dsb. ? Apakah tiba tiba suka muncul perasaan negatif seperti gelisah, gampang marah, panik, gugup, bingung, lupa, sedih, sunyi dsb. yang semakin lama semakin buruk dan sulit dikendalikan ? Apakah Anda merasa semakin terpuruk dan berlarut larut, terperangkap dalam "penjara emosi" seperti : malu, fobia, cemas, stress, takut, malas, depresi, rendah diri, rasa bersalah, rasa gagal dsb. ? Apakah Anda mulai merasa frustasi, lelah, tidak berdaya, paling bernasib buruk, sial dan sangat menderita ? HUBUNGI KLINIK S.E.R.V.O, SEKARANG ! Hotline : (021) 554 6009, 5574 5555 Http://klinikservo.wordpress.com/ ------------- Ingin dikusi bersama rekan milis Taman Bintang lainnya ? Invite [EMAIL PROTECTED] melalui Yahoo Messenger (YM) Anda http://messenger.yahoo.com/Yahoo! Groups Links
