Senin, 26 Mei 2008, *Rela Miskin demi Rp 300 Ribu * ORANG sekarang memang serbaaneh. Dulu dicap miskin, mereka tersinggung. Tetangganya beli peralatan rumah tangga baru, mereka nggak mau kalah. Ikut beli juga sekalipun harus ngutang. Khawatir dicap lebih miskin. Tapi sekarang? Begitu orang miskin mendapat bantuan langsung tunai (BLT), mereka rame-rame mengaku sebagai warga miskin. Aneh, benar-benar aneh!
Tidak heran, begitu pemerintah mengumumkan akan menyalurkan BLT, "warga kere" justru meningkat. Lihat saja, saat pencairan dana BLT, Sabtu (24/5) lalu, mereka rela antre, berpanas-panas di kantor pos dan tempat-tempat pencairan BLT lainnya. Anehnya lagi, saat antre mencairkan BLT, tak sedikit "warga kere" itu yang berdandan perlente. Lebih keren daripada bintang film. Mereka sedikit pun tak terlihat sebagai orang miskin. Ada yang mengenakan baju bermerek, jam tangan mahal, bahkan berangkat pakai sepeda motor baru! Sungguh naif warga negeri ini. Demi uang Rp 300 ribu per tiga bulan, mereka rela dicap sebagai "warga kere". Arif Riyanto, Jl Pandean Lamper IV/17, Semarang (e-mail: [EMAIL PROTECTED]) Sumber : Jawapos -- ********************************** Memberitakan Informasi terupdate untuk Rekan Milist ************************************ [Non-text portions of this message have been removed]
