kucoba mendapatinya Kubongkar sudut-sudut nurani Kucari dalam setiap celah bilik jiwa hampa bisu dan merana walau wajah merona
Ada aromanya Menggapai terlelah menari dan menyiksa Ara tersisa tak terbantah sesak,ingin meledak kutahan dalam rasa meraih buih-buih mimpi dalam hening yang ada Waktu tersisa kian menyempit dada ini kian membuncah terasa rasa terus mengelegar dalam sakit Merobek dada bernyanyi dalam suasana menyeruak diri secara perlahan jerit hati lirih menahan perih sepi terkubur diri rasa disini Tercekam Dalam Suasana sanubari saat ku terbangun dari semua derita Saat ku hempas semua lara tersisa selamatkan aku wahai cintaku Tunaikan Rinduku atas kehadiranmu Karena Kau Satu Cinta untuk jiwa Depok 10 Juni 2008 Erwin Arianto http://coretanpena-erwin.blogspot.com/2008/06/karena-kau-satu-cinta-untuk-jiwa.htm -- Best Regard Erwin Arianto,SE エルイン アリアント (内部監査事務局) ------------------------------------- SINCERITY, SPEED, INOVATION & INDEPENDENCY [Non-text portions of this message have been removed]
