Membongkar Jaringan AKKBB (Bag.2)
<http://groups.yahoo.com/group/tahajud_call/message/105;_ylc=X3oDMTJxbTJzZmtjBF9TAzk3MzU5NzE1BGdycElkAzIwMzkwMDgzBGdycHNwSWQDMTcwNTA3NjE3OQRtc2dJZAMxMDUEc2VjA2Rtc2cEc2xrA3Ztc2cEc3RpbWUDMTIxMzAxODAwMw-->
Posted
by: "Esa Puspita" [EMAIL PROTECTED]
<[EMAIL PROTECTED]>
epugi_06 <http://profiles.yahoo.com/epugi_06> Sun Jun 8, 2008 10:53 pm (PDT)

----- Original Message -----
Subject:[SalamBigFamily] Membongkar bagian 2
Date:Fri, 6 Jun 2008 4:20:08
From:Herry Cahyadi <[EMAIL PROTECTED] <ayyash1924%40yahoo.com>>
To: <[EMAIL PROTECTED] <salam4ever%40yahoogroups.com>>

Bulan Mei lalu, ada dua isu panas di tengah masyarakat kita.
Pertama
soal rencana pemerintah menaikkan harga BBM. Yang kedua, soal kelompok
sesat Ahmadiyah yang hendak dibubarkan namun mendapat dukungan dari
koalisi liberal dan kelompok non-Muslim.

Di saat itulah, Abdurrahman Wahid terbang ke Amerika Serikat memenuhi
undangan Shimon Wiesenthal Center (SWC) untuk menerima Medal of Valor,
Medali Keberanian. Selain untuk menerima medali tersebut, Durahman
juga menyatakan ikut merayakan hari kemerdekaan Israel, sebuah hari di
mana bangsa Palestina dibantai besar-besaran dan diusir dari tanah airnya.

Medali ini dianugerahkan kepada mantan presiden RI ini dikarenakan
Durahman dianggap sebagai sahabat paling setia dan paling berani
terang-terangan menjadi pelindung kaum Zionis-Yahudi dunia di sebuah
negeri mayoritas Muslim terbesar seperti Indonesia.

Acara penganugerahan medali tersebut dilakukan dalam sebuah acara
makan malam istimewa yang dihadiri banyak tokoh Zionis Amerika dan
Israel, termasuk aktor pro-Zionis Will Smith (The Bad Boys Movie), di
Beverly Wilshire Hotel, 9500 Wilshire Blvd., Beverly Hills, Selasa (6
Mei), dimulai pukul 19.00 waktu Los Angeles.

Lazimnya acara penganugerahan penghargaan, maka dalam acara ini pun
selain medali, ada juga sejumlah dollar yang dihadiahkan Shimon
Wiesenthal Center kepada sang penerima. Hanya saja, berapa besar
jumlah hadiah berupa uang ini tidak disebutkan dalam situs resmi
Wiesenthal Center tersebut (www.wiesenthal. com).

Dalam acara dinner yang dihadiri tokoh-tokoh Zionis Amerika dan
Israel, di antaranya C. Holland Taylor (CEO LibForAll), Rabbi Marvin
Hier (Pendiri SWC, dinobatkan oleh Newsweek Magazines sebagai Rabbi
paling berpengaruh nomor satu di AS tahun 2007-2008), Rabbi Abraham
Cooper (menempati urutan ke-25 Rabbi paling berpengaruh di AS tahun
2008), CEO Sony Corporation, dan lainnya, antara penerima penghargaan
dengan tuan rumah—para Zionis Amerika dan Israel tersebut—berlangsung
obrolan santai namun serius.

Selain isu Ahmadiyah, topik kontroversi kenaikan harga BBM yang tengah
hangat di dalam negeri (Indonesia) diduga kuat menjadi salah satu
bahan pembicaraan mereka mengingat kebijakan pemerintahan SBY tersebut
sesungguhnya mengikuti Grandesign Washington agar harga minyak di
Indonesia bisa sama dengan harga minyak di New York, sesuai Letter of
Intent (LOI) dengan IMF pada tahun 1999. DI tahun 2000, USAID pun
 telah mengucurkan dollar dalam jumlah besar kepada pemerintah RI untuk
memuluskan liberalisasi sektor Migas (silakan baca wawancara eramuslim
dengan Revrisond Baswir dalam rubrik bincang-bincang) .

Target IMF untuk menyamakan harga BBM di New York dengan di Indonesia
sebenarnya sudah harus tercapai pada tahun 2005, namun
tersendat-sendat karena penolakan dari rakyat Indonesia sangat kuat.
Sebab itu, di tahun 2008 ini Amerika agaknya tidak mau hal tersebut
tersendat lagi. "Penyesuaian" harga BBM harus terus jalan.
Zionis-Amerika sangat berkepentingan dengan hal ini, sebab itu mereka
mendesak pemerintahan SBY yang memang sangat takut dan tunduk tanpa
reserve pada AS agar segera menaikkan harga BBM. Bagaimana takutnya
SBY terhadap AS bisa kita lihat sendiri saat Presiden Bush datang ke
Bogor, 20 November 2006, di mana persiapan yang dilakukan pemerintah
ini sangat keterlaluan berlebihan dan cenderung paranoid.

Pada tanggal 24 Mei 2008, pemerintah menaikkan harga BBM. Abdurrahman
Wahid sudah tiba di tanah air. Untuk menekan penolakan, pemerintah SBY
(lagi-lagi) memberi `permen' kepada sebagian rakyat miskin bernama
Bantuan Langsung Tunai (BLT). Namun Social bumper ini malah menjadi
bulan-bulanan kecaman ke pemerintah. Gelombang unjuk rasa dilakukan
mahasiswa dan elemen-elemen rakyat. Tokoh-tokoh nasional seperti Amien
Rais dan Wiranto pun sudah terbuka menyatakan `perang' terhadap sikap
pemerintah menaikkan harga BBM. Banyak kalangan berfikir, demo-demo
ini akan meningkat eskalasinya hingga jadi besar, bahkan bukan
mustahil rusuh Mei 1998 terulang kembali. Teriakkan "Turunkan
SBY-JK!"
sudah terdengar di mana-mana. Pihak kepolisian menerapkan status Siaga
Satu saat itu.

Sejak itu tiada hari tanpa demo. Istana merupakan tempat paling
favorit para pendemo. Hari ahad, 1 Juni 2008, sejumlah elemen
masyarakat termasuk massa dan anggota PDIP dan elemen umat Islam
seperti FUI, HTI, dan FPI, sudah mengantungi izin untuk melakukan aksi
unjuk rasa di Monas, Jakarta. Sedangkan AKKBB menurut laporan ke pihak
kepolisian hanya melakukan aksi unjuk rasa di Bundaran HI, sekitar
tiga kilometer dari kawasan Silang Monas.

Jalur Demo dan Polisi Yang Aneh

Dari Bundaran HI, tiba-tiba massa AKKBB bergerak long-march ke kawasan
silang Monas yang sudah dipenuhi massa umat Islam yang tengah berdemo.
Padahal pemberitahuannya hanya ke Bundaran HI. Aparat kepolisian
berusaha mencegah massa AKKBB yang sebagiannya merupakan pendemo
bayaran yang sesungguhnya tidak tahu apa-apa menuju silang Monas di
mana massa elemen umat Islam tengah melakukan demo, agar tidak terjadi
bentrok.

Namun massa AKKBB membandel dan polisi (anehnya) tidak mampu
menghalangi massa AKKBB mendekati massa umat Islam. Setelah
berdekatan, orator dari massa AKKBB memprovokasi massa umat Islam yang
banyak terdiri dari para laskar meneriakkan, "Laskar setan!" dan
sebagainya. Terang, mendapat provokasi seperti ini anak-anak muda dari
massa Islam marah. Apalagi di antara massa AKKBB yang berada di dekat
massa Islam ada yang membawa-bawa spanduk besar berisi penolakan SKB
Ahmadiyah. Ini jelas provokasi. Anak-anak Laskar Islam pun menyerbu
massa AKKBB. Dan terjadilah rusuh Monas.

Dalam tulisan ketiga, akan dipaparkan keanehan lainnya ba'da peristiwa
Monas yaitu sikap SBY yang tiba-tiba cepat tanggap (biasanya peragu
dan lamban), respon Kedubes AS dan pejabat Kedubes AS yang menjenguk
korban, plintiran media massa baik itu cetak maupun teve, dan sebagainya.

Apa pun itu, semua ini telah berhasil membelokkan isu utama negeri ini
dari yang tadinya menyoroti kenaikan BBM dan penolakan Ahmadiyah,
menjadi isu sentral pembubaran FPI. Baik SBY maupun para liberalis dan
non-Muslim yang tergabung dalam AKKBB (termasuk kelompok sesat
Ahmadiyah) diuntungkan.

-- 
**********************************
Memberitakan Informasi terupdate untuk Rekan Milist
************************************


[Non-text portions of this message have been removed]


------------------------------------

ANDA INGIN BERUBAH ? 

Apakah Anda menderita fobia, insomnia, psikosomatis, mudah pusing, berdebar 
debar, sesak nafas, nyeri ulu hati, leher kaku, sakit mag, dsb. ? 

Apakah Anda memiliki kebiasaan buruk, mania, kecanduan makan, kecanduan rokok, 
gangguan/penyimpangan seksual, tidur berlebihan, obsesif kompulsif, malas, 
menunda pekerjaan, lari dari masalah dsb. ? 

Apakah tiba tiba suka muncul perasaan negatif seperti gelisah, gampang marah, 
panik, gugup, bingung, lupa, sedih, sunyi dsb. yang semakin lama semakin buruk 
dan sulit dikendalikan ? 

Apakah Anda merasa semakin terpuruk dan berlarut larut, terperangkap dalam 
"penjara emosi" seperti : malu, fobia, cemas, stress, takut, malas,  depresi, 
rendah diri, rasa bersalah, rasa gagal dsb. ? 

Apakah Anda mulai merasa frustasi, lelah, tidak berdaya, paling bernasib buruk, 
sial dan sangat menderita ?

HUBUNGI KLINIK S.E.R.V.O, SEKARANG ! 

Hotline : (021) 554 6009, 5574 5555

http://klinikservo.wordpress.com/kesaksian/

-------------

Ingin dikusi bersama rekan milis Taman Bintang lainnya ? 
Invite [EMAIL PROTECTED] melalui Yahoo Messenger (YM) Anda 
http://messenger.yahoo.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/TaManBinTaNG/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/TaManBinTaNG/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke