*Catatan Reporter: setelah Malaysia.. sekarang singapura menyiksa warga
Indonesia.. Setalah ini negara mana... Pemerintah dimana tanggung jawab mu
melindungi rakyat mu..*

*Pejabat Singapura Siksa Pekerja Indonesia *
Rabu, 18 Jun 2008 | 04:25 WIB

*TEMPO Interaktif*, *Singapura*: Penasihat Badan Lingkungan Nasional
Singapura, Lee Song Koi, 46 tahun, kemarin divonis 10 bulan penjara dan tiga
kali cambukan oleh pengadilan Singapura karena terbukti menyiksa seorang
pembantu rumah tangga asal Indonesia.

Sekretaris Komite Warga Punggol Angsana, organisasi massa di Singapura, itu
langsung mengajukan permohonan banding dan membayar uang jaminan sebesar
Sin$ 15 ribu atau sekitar Rp 102 juta.

Pengacara Lee, Subhas Anandan, mengatakan kliennya sudah membayar kompensasi
sebesar Sin$ 5.000 atau Rp 34 juta kepada korban. Demikian dilaporkan surat
kabar Singapura, *The Straits Times.*

Kedutaan Besar Republik Indonesia di Singapura membenarkan berita tentang
putusan sidang tersebut. "Kasus ini kuat dan pelakunya juga sudah mengakui
perbuatannya," kata Sekretaris Ketiga Protokol Konsuler KBRI di Singapura,
Arsi Dwinugra Firdausy.

Menurut Arsi, sang korban adalah perempuan asal Ponorogo, Jawa Timur,
berusia 21 tahun yang telah bekerja selama tiga tahun di sana. Korban, yang
namanya dirahasiakan, kini berada dalam perlindungan Kedutaan. Kedutaan juga
mendampingi korban selama pemeriksaan dan persidangan.

Dalam persidangan, Lee mengaku tidur di atas tubuh pembantunya itu dan
menciumi korban di flatnya pada 7 Juli tahun lalu. Menurut korban, dia
sedang tidur di kamarnya ketika dibangunkan oleh majikannya, yang lalu
memaksa menciumnya dan menyingkap pakaiannya.

Tiga hari kemudian Lee mencoba memulangkan korban ke Indonesia. Korban
diantar istri Lee ke Bandar Udara Changi. Tapi sepupu korban sudah
mengadukan kasus ini ke polisi melalui layanan darurat 999. Polisi pun
bergerak cepat dan menghentikan rencana Lee.



sumber: tempo


-- 
**********************************
Memberitakan Informasi terupdate untuk Rekan Milist dari sumber terpercaya
http://reportermilist.multiply.com/
************************************


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke