18/06/2008 18:18 Hubungan Indonesia-AS
Direktur NAMRU Dianggap Melecehkan DPR

*Liputan6.com, Jakarta:* Kunjungan Komisi I DPR ke fasilitas laboratorium
milik Unit Penelitian Medis Angkatan Laut Amerika Serikat (NAMRU) di
Jakarta, Rabu (18/6), sempat diwarnai ketegangan. Anggota Komisi yang
membidangi masalah pertahanan sempat bersitegang dengan Direktur NAMRU-2
Trevor Jones. Jones dianggap melecehkan mereka.

Kedatangan Komisi bertujuan mengkaji manfaat hubungan kerja sama selama ini.
Anggota Dewan berpendapat NAMRU tidak mempunyai legalitas untuk terus berada
di Indonesia. Bahkan, tidak memiliki manfaat yang cukup signifikan bagi
Indonesia.

Wakil rakyat pun mempertanyakan kerja sama NAMRU dengan Departemen Kesehatan
dan tidak ada dengan Departemen Pertahanan. Jones menjawab. "Ini persoalan
ilmu pengetahuan dan otak saya lebih ilmuwan ketimbang militer," kata Jones.

Namun, jawaban Direktur NAMRU dianggap melecehkan anggota Dewan. "Saya
merasa jawaban itu kurang begitu mengena, kalau dikatakan hanya mengandalkan
*feeling* (perasaan) dia (Jones)," kata Yusron Ihza Mahendra, Wakil Ketua
Komisi I DPR.

Untuk meredakan suasana, Wakil Duta Besar Amerika Serikat John A. Heffren
ikut angkat bicara. Ia membantah pihaknya sengaja menyinggung DPR tentang
ilmu kesehatan. "Tidak ada kesengajaan. Hanya penekanan ke satu poin ilmu
pengetahuan," kata Heffren.

Untuk diketahui, NAMRU telah beroperasi di Indonesia lebih dari 30 tahun.
NAMRU telah menghasilkan banyak vaksin untuk beberapa penyakit menular,
seperti flu burung, demam berdarah, dan chikungunya, yang semuanya
dipatenkan di Amerika Serikat. Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari sempat
marah pada kunjungan ke NAMRU, beberapa waktu silam. Alasan Menteri Siti
Fadilah, NAMRU tidak memperlakukan tenaga riset Indonesia sama dengan
pekerja asing. Selain itu, manfaat NAMRU tak banyak dirasakan
Indonesia.(ANS/Rahmat Supana)
Sumber: http://www.liputan6.com/news/?id=161043&c_id=1

-- 
**********************************
Memberitakan Informasi terupdate untuk Rekan Milist dari sumber terpercaya
http://reportermilist.multiply.com/
************************************


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke