masih diambil dari suatu sumber..... Naik Capung yang Besar Pada satu hari seorang ibu melihat anaknya yang masih TK sedang bermain-main dengan seekor capung. Karena kasihan melihat capung yang hampir mati itu, si Ibu berkata kepada anaknya : Ibu : "Eh .... dilepaskan tuh capungnya ..... kasihan mau mati." Anak: "Memangnya kenapa Ma ... ?" Ibu : "Dosa ...!" Anak: "Dosa itu apa ...?" Ibu : "Dosa ya dosa ..." ( sambil agak jengkel ) " Ntar induknya datang lho ...." Anak: "Gede Ma....?? " Ibu : "Gede sekali ..... sebesar guling " ( sambil tambah jengkel ) Untuk sejenak si Anak terdiam. Ibunya pun mulai tersenyum, dan Mulai mau pergi. Namun tiba-tiba terdengar si anak berteriak : Anak: "Asyiiiii ...iik ....... Asyiiiii ...iik " ( sambil terus memain-mainkan capung tadi ) Ibu : " ??? " Anak: " Ma .... ntar kalau induknya datang, bantuin tangkap ya ma..... mau naik capung gede nih ..... " Ibu : "??!! Mempunyai Penyakit yang Sama Seorang pria bernama Seto ingin memamerkan tempat tidurnya yang sudah diperbaiki dan diperindah. Karena tidak seorang pun yang mau datang ke kamarnya untuk melihat tempat tidurnya itu, dia menemukan satu ide cemerlang. Dia akan berpura-pura sakit dan terus terbaring di tempat tidur. Dengan demikian saudara ipar dan teman-temannya pasti akan datang untuk menjenguknya. Saudara ipar Seto yang bernama Abet kebetulan memiliki kaos kaki baru dan ingin pula memamerkannya kepada Seto. Abet akhirnya memutuskan untuk menjenguk Seto. Pada waktu mengunjungi Seto, Abet sengaja menggulung celana panjangnya dan menaikkan salah satu kakinya ke atas tempat tidur si Seto agar kaos kakinya terlihat. Kemudian Abet bertanya, "Sebenarnya kau sakit apa sih, Seto?" Seto yang sadar bahwa Abet sebenarnya ingin memamerkan kaos kaki barunya tidak dapat menahan tawanya dan berkata, "Kita punya penyakit yang sama kok .... Lagu Pembunuhan Dinyanyikan Di sebuah sekolah Taman Kanak-kanak. Seorang guru sedang mengajarkan lagu, "Potong bebek angsa, masak di kuali...." Semua anak ikut bernyanyi, tetapi Ani malah menangis tersedu-sedu. Ibu Guru pun bertanya, "Ani, mengapa kamu menangis? Ayo ikut menyanyi 'Potong Bebek Angsa'." Tangisan Ani malah semakin keras. "Ibu Guru jahat! Ibu Guru kejam! Kasihan bebeknya!" teriak Ani. Kucing yang Dapat Belajar Dengan Cepat Anak perempuan kami mengadopsi seekor kucing yang tersesat. Hal yang menyedihkan, kucing itu mulai mencakari bagian belakang sofa baru di rumah kami. "Jangan khawatir," suami saya mencoba untuk menenangkan saya. "Aku akan melatihnya dalam waktu yang singkat." Saya mengamati selama beberapa hari ketika suami saya dengan sabarnya "melatih" hewan peliharaan baru kami. Ketika kucing itu mulai mencakar bagian belakang sofa baru kami, suami saya memberi hukuman dengan mengeluarkan kucing itu dari rumah. Hasilnya ... kucing itu belajar dengan cepat. Selama 16 tahun terakhir ini, jika kucing itu ingin keluar dari rumah, dia mencakari bagian belakang sofa. Misteri Vas Antik Seorang Nyonya yang kaya raya memiliki sebuah vas antik yang sangat mahal harganya. Dia sangat membanggakan vas antik tersebut sampai- sampai suatu saat dia memutuskan untuk mengecat kamarnya dengan warna yang sama dengan vas antiknya. Beberapa ahli cat mencoba untuk mengkombinasikan berbagai warna untuk mendapat warna yang serupa dengan vas itu, tetapi tidak ada seorangpun dari mereka yang dapat menemukan warna yang cocok maupun warna yang mendekati yang dapat memuaskan si Nyonya ini. Sampai pada suatu saat ada seorang tukang cat yang sangat percaya diri mengatakan bahwa dia bisa mencari warna yang sama dengan vas antik itu untuk mengecat kamar si Nyonya. Si Nyonya sangat gembira. Dan ternyata betul ... si tukang cat ini berhasil memberikan warna yang sama pada dinding kamar dengan vas antik si Nyonya. Karena itu si tukang cat ini menjadi sangat terkenal. Beberapa tahun kemudian, si tukang cat ini sakit berat dan mewariskan usahanya pada anak laki-lakinya. "Ayah..", kata anaknya, ada sesuatu yang harus aku ketahui. Bagaimana Ayah bisa dengan sempurna mendapatkan warna yang sama dengan vas Nyonya yang kaya raya itu untuk mengecat dinding kamarnya?" "Nak," jawab ayahnya, "sebelum mengecat dinding kamar, Ayah cat dulu vas antik nyonya itu." Mengangkut Sapi di Hari Raya Idul Adha Parmin dan Karjo bekerja sebagai sopir mobil pick up angkutan barang-barang. Saat sedang duduk-duduk santai karjo menghampiri parmin dan berbincang-bincang. Karjo : "Min, ada rejeki nih buat loe.." Parmin : "Rejeki apaan...?" Karjo : "Besok kan mau Hari Raya Idul Adha, nah ada tawaran buat mengangkut sapi ke desa sebelah Min.., per angkutannya 5 juta lho.." Parmin : "Wah gedhe banget, mau donk aku yang ngangkut...?" Karjo : "Tapi..." Parmin : "Tapi apa Jo.., udah deh gua yang angkutin, pasti beres kok.." Karjo : "Bukan itu, tapi masalahnya sapinya gk mau di belakang... maunya duduk didepan.... hehehehe... Parmin : "Dasar Karjo Geblek... loe ngerjain gue yah....!!!!" Robby Nuzly, S.Si., Apt. Direktorat Pengawasan Produksi Produk Terapetik dan PKRT Badan Pengawas Obat dan Makanan RI Jl. Percetakan Negara NO. 23 Jakarta E-mail:[email protected] [Non-text portions of this message have been removed]
