Refleksi : *Pemerintah NKRI umumnya terdiri dari pengusaha. Pengusaha itu
ada bermacam aktivitas bisnes. Bisnes  mereka bukan saja jual beli,
ekspor-impor  barang, tetapi juga bisa  berkecimpun di bidang bisnes tenaga
kerja, Jadi kalau Konvensi Buruh  Migran tidak menguntungkan para pengusaha,
maka badan legislatif  bin penguasa NKRI  akan berlagak pilon untuk
mendandatangi konvensi yang dimaksudkan. Penguasa NKRI bukan untuk
kepentingan wong cilik, tetapi wong licik!*

http://www.suaramerdeka.com:80/beta1/index.php?fuseaction=news.detailNews&id_news=25952<http://www.suaramerdeka.com/beta1/index.php?fuseaction=news.detailNews&id_news=25952>
06/04/2009 17:14 wib - Internasional Aktual

*KJRI Hongkong Didemo Ratusan TKI*

*Hong Kong, CyberNews.* Menjelang pemilu 2009, Aliansi Cabut UU No. 39/2004,
yang terdiri dari 41 organisasi Buruh Migran Indonesia (BMI) di Hongkong,
kembali beraksi di depan KJRI Hongkong. Tidak kurang 300 orang dari berbagai
organisasi massa BMI di Hong Kong, bergabung menuntut pencabutan UU PPTKIL
dan segera meratifikasi konvensi buruh migran.

Aksi yang diawali dengan penggalangan massa di daerah Victoria Park yang
menjadi pusat kegiatan BMI ini dibagi di 3 titik. Yakni di Lapangan Rumput,
Kolam perahu, dan di depan Perpustakaan. Sekitar jam 12.00, massa dari 3
titik yang berhasil digalang berkumpul di samping Sogo, yang menjadi start
march ke KJRI. Di sini, massa aksi melakukan aksi *performance art* dengan
menyanyikan lagu-lagu progresif dengan diiringi tabuhan rebana dari
organisasi keagamaan.

Aksi ini mengundang perhatian bagi warga sekitar dan wisatawan asing yang
kebetulan berlalu-lalang disekitar tempat itu. Baru sekitar jam 13.15, massa
bergerak menuju KJRI.

Dalam aksi kali ini, BMI Hongkong, mewakili suara buruh migran Indonesia
yang tersebar di seluruh dunia, mendesak pemerintah Republik Indonesia,
sesegera mungkin mencabut UU No. 39/2004 tentang Penempatan dan Perlindungan
Tenaga Kerja Indonesia di Luar Negeri (PPTKILN). Selain itu BMI Hongkong
juga mendesak pemerintah RI untuk segera meratifikasi Konvensi PBB tahun
1990, tentang perlindungan buruh migran dan keluarganya, serta melibatkan
BMI dalam setiap proses pembuatan kebijakan buruh migran.

Karsiwen, wakil ketua ATKI, membeberkan berbagai kelemahan UU 39/2004 dan
imbas yang yang diterima BMI karena kelemahan UU tersebut. “Sudah bukan
rahasia lagi jika UU No. 39/2004 ini hanya merupakan legalisasi atas
pemerasan dan penindasan terhadap BMI, karena UU tersebut hanya memuat
pengaturan pengiriman BMI ke luar negeri, yang sepenuhnya diserahkan kepada
pihak swasta yakni PJTKI/PPTKKIS," kata dia.

"Bahkan dengan UU tersebut, PJTKI menjadi penguasa dalam urusan pengerahan
BMI ke luar negeri yang kebal hukum, karena di dalamnya tidak tercantum satu
ayat pun yang memuat tentang sangsi, bagi PJTKI yang terbukti melakukan
pelanggaran terhadap hak-hak BMI dalam bentuk pemerasan dan penindasan,”
ujar BMI yang akrab dipanggil dengan nama Iweng.

Iweng juga menyinggung masalah pemilu 2009. “Selama ini, pemilu di Indonesia
tidak menghasilkan perubahan terhadap keadaan BMI. Yang ada adalah
penderitaan BMI dari setiap pemilu ke pemilu semakin bertambah dalam. Pemilu
yang ada bukanlah menghasilkan perintahan baru yang peduli terhadap
rakyatnya, melainkan hanya pergantian rejim kekuasaan saja.”

Sementara itu, Anik Setyo, Wakil Ketua IMWU, dalam orasinya mengatakan
pentingnya ratifikasi Konvensi Buruh Migran. “Selama ini, pemerintah
Indonesia belum mempunyai UU perlindungan BMI, yang ada UU No 39 yang pada
hakekatnya merupakan UU penempatan. Pada tahun 2004 pemerintah sudah
menandatangani konvensi ini, namun sampai hari ini pemerintah menanggalkan
komitmen untuk meratifikasi konvensi tersebut. Mengapa hal demikian terjadi?
karena jika pemerintah meratifikasi, uang yang menjadi pemasukan bagi PJTKI
dan pejabat korup negara akan berkurang," katanya

"Hal inilah bukti bahwa pemerintah indonesia sekalipun selain PJTKI, tidak
pernaah melihat BMI sebagai manusia, namun sebagai barang dagangan.
Lebih-lebih ditengah situasi krisis umum yang terjadi hari ini. Rafitikasi
Konvensi Buruh Migran adalah perlu! BMI butuh perlindungan!” terang wakil


-- 
**********************************
Memberitakan Informasi terupdate untuk Rekan Milist dari sumber terpercaya
http://reportermilist.multiply.com/
************************************


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Usaha Berubah, Selalu Kalah ?

Apakah Anda merasa diri Anda sia sia dan tidak berdaya karena semakin Anda 
ingin berubah, Anda semakin kalah, semakin Anda ingin berprestasi justru 
semakin frustrasi ? 

Apakah Anda merasa hidup Anda buruk dan terpuruk karena semakin Anda berusaha, 
Anda semakin menderita, semakin Anda menahan diri justru semakin tidak 
terkendali ? 

No Problem ! Di SERVO Aja !

S.E.R.V.O™ membebaskan Anda dari "jerat” atau “penjara" emosional, menemukan 
potensi dan jati diri Anda serta mengaktifkan "mesin" sukses otomatis Anda 
seperti milik para BINTANG. 

Dengan Terapi S.E.R.V.O™ :
 
- Lebih sehat tanpa obat. Anda tidak lagi perlu mengalami gangguan psikosomatis 
seperti pusing, berdebar debar, leher kaku, sakit perut, insomnia 

- Lebih bahagia tanpa fobia. Anda tidak perlu merasa cemas, takut, gugup, 
panik, bingung, lupa, marah, gangguan seksual 

- Lebih bergairah tanpa masalah. Anda tidak perlu terjebak pada kebiasaan buruk 
seperti kecanduan rokok, obat, makan, tidur, belanja, korupsi 

- Lebih mudah tanpa menyerah. Anda tidak perlu lari dari masalah, merasa malu, 
bersalah, gagal, bernasib sial, depresi, putus asa, malas dan menunda pekerjaan 

- Lebih percaya diri tanpa iri. Semakin awal Anda menemukan potensi dan jati 
diri, semakin cepat Anda menjadi diri sendiri dan menjadi yang terbaik 
dibidangnya 

- Lebih berprestasi tanpa korupsi. Memanfaatkan seluruh waktu produktif Anda 
untuk membuat “cetak biru” kesuksesan pribadi, keluarga dan kehidupan sosial 
Anda.  

Kesaksian !

Nana, Pengusaha. ...Tadinya saya kurang yakin dengan pengobatan ini, tetapi 
setelah saya coba benar benar luar biasa. Saya sudah seperti orang biasa yang 
tegar menghadapi tantangan hidup ini. ... 

Hubungi : http://klinikservo.com/
 
(021) 5574 5555, 554 6009

---

TERAPI GRATIS !

FOBIA terhadap BENDA NYATA seperti Karet, Pepaya, Bulu Ayam, Karpet, Susu, 
Sayur, Nasi dsb. Hanya untuk Peserta Pertama, dari masing masing Fobia !Yahoo! 
Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/TaManBinTaNG/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/TaManBinTaNG/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[email protected] 
    mailto:[email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke