Nice story Mas Rivai.. Kehidupan masyarakat perkotaan hampir tenggelam dalam layar TV. tercerabut dari akar komunitas sosial. Sejak untuk berkumpul dengan keluarga sungguh sangat nikmat.
Semangat untuk berbagi keluarga menjadi sangat indah..terima kasih Mas Rivai atas berkenan berbagi ceritanya teriring doa semoga Alloh SWT senantiasa melimpahkan kesehatan selalu untuk Mas Rivai dan keluarga.. Mas Rivai....salam untuk keluarga tercinta.. Wassalam, agussyafii --- On Thu, 6/25/09, Rivai Sudirman <[email protected]> wrote: From: Rivai Sudirman <[email protected]> Subject: Re: TaManBinTaNG >>> Matikan TV! To: [email protected], [email protected] Date: Thursday, June 25, 2009, 5:54 AM Saya setuju dengan ajakan ini ! saya tinggal di perumahan yang agak jauh dari kota. kadang2 listrik di perumahan tersebut mati. Bila hal itu terjadi, biasanya saya mengajak anak2 saya untuk keluar rumah, sekedar duduk2 di beranda rumah. Pada saat2 seperti itu kita dapat melihat langit yang dipenuhi bintang, ataupun menikmati keindahan sinar bulan. dan biasanya saya mengajak anak saya yang berumur 3 tahun untuk belajar bernyanyi ataupun main tebak2an atau main cerita2an ( saya dan anak2 bergantian bercerita tentang benda2 dilangit, tentang teman2 mereka, dan bisa tentang apa saja ). Sesuatu yang tidak bisa kami lakukan bila listrik menyala, dan TV menyala... Karena rumah saya agak dipinggiran kota, masih banyak lahan yang kosong, sehingga kami dapat mendengar suara jangkrik, suara kodok, suara ular, suara gemerisik daun2 pepohonan, suara semilir angin, suara gemeresek angin yang menerpa ilalang... dan kita bisa menikmati itu semua ! kami baru menyadari ada kehidupan lain, ada keindahan lain dari sekedar melihat sinetron yang ceritanya itu2 saja. Sesuatu yang sebenarnya sudah ada dan biasa terjadi, tapi kami tidak pernah menyadarinya, kalau saja listrik dirumah kami tidak pernah mati... Oleh sebab itu, sekarang, pada saat2 tertentu saya mematikan TV, walaupun listrik tidak sedang mati... agar kami dapat merasakan keindahan lain dari kehidupan yang biasa kami jalani. So, matikan TV ! Salam, Rivai Sudirman Balikpapan - Kaltim From: muhamad agus syafii <[email protected]> To: [email protected] Sent: Thursday, June 25, 2009 14:57:08 Subject: TaManBinTaNG >>> Matikan TV! Matikan TV! By: agussyafii Matikan TV! begitu teriak istri saya. Saya memahami kegelisahan istri saya. TV buat kami sekeluarga sudah tidak lagi membuat nyaman. Tontonan teramat vulgar dan teramat tidak mendidik. Orang dewasa selalu menyebarkan kebencian dan ketakutan, kata istri saya. Sudah hampir tidak ada lagi ruang keindahan, lanjutnya. Anak-anak yang kebanyakan menonton Tv menjadi tercerabut dari dari komunitas sosialnya. Itulah sebabnya saya sangat memahami teriakan istri saya, matikan TV! Mematikan TV mencoba menikmati keindahan dalam keseharian sungguh sangat nikmat. Keindahan yang sesungguhnya menyentuh jiwa kita menggetarkan kealamian kita untuk mengingatkan siapa sebenarnya diri kita. Keindahan bisa bertegur sapa dipagi hari sambil menikmati indahnya matahari pagi. Menghirup udara yang segar. Kesunyian dan kekhusyu'an dalam sholat. alunan dari nyanyian pepohonan. Lembutnya tangan Sang ayah yang menggenggam tangan putrinya yang dicintai. Melatih diri dengan memusatkan perhatian kepada keindahan sangatlah mudah. hanya membutuhkan penyesuaian hati dan pikiran. Jika kita ingin melihat keindahan, latihlah kesadaran anda hanya untuk melihat keindahan dengan melakukan aktifitas keseharian, nikmati sebuah aktifitasnya. Ketika kita melatih hati dan pikiran anak-anak kita agar fokus kepada keindahan Maka anak-anak hanya mengenal keindahan dan kebaikan. Maka tidak ada ruang untuk kebencian dan ketakutan. Jadi saran saya, matikan TV! Ajaklah anak-anak belajar dan bermain bersama ayah dan ibu. Ajaklah jalan-jalan keliling kampung sambil bertegur sapa dengan tetangga atau berbincang banyak hal tentang kehidupan. Wassalam, agussyafii --- Tulisan ini dalam rangka kampanye program 'Peduli Kasih Amalia (PKA)' Senin, tanggal 20 Juli 2009, di Rumah Amalia. Silahkan bagi teman2 yang berkenan mewaqafkan buku2, Majalah, Komik, Novel, Cerpen,Kaset VCD, CD, DVD ( ISLAMI ),IPTEK,buku Pelajaran, peralatan sekolah, baju layak pakai untuk Program kegiatan Peduli Kasih Amalia (PKA). kirimkan ke Rumah Amalia,Jl. Subagyo Blok ii 1, no.23 Komplek Peruri, RT 001 RW 09, Sudimara Timur, Ciledug. TNG. . Mari dukung pada program 'Peduli Kasih Amalia (PKA)' melalui http://agussyafii. blogspot. com, http://www.facebook .com/agussyafii atau sms 087 8777 12431 Recent Activity Visit Your Group Give Back Yahoo! for Good Get inspired by a good cause. Y! Toolbar Get it Free! easy 1-click access to your groups. Yahoo! Groups Start a group in 3 easy steps. Connect with others. . [Non-text portions of this message have been removed]
