Bob Sadino: ‘Saya Tidak Punya Mimpi’
Siapa tak mengenal sosok yang satu ini? Dengan gaya yang sangat santai dan
cenderungnyelenehDalam seminar bertajuk
para pengusaha muda melalui forum yang dipandu oleh Nadia Ardiyawinata. Om Bob,
demikian sapaan mesra Bob Sadino, tentu saja menjawab beberapa pertanyaan
“Apa kiat Om Bob sebagai seorang pengusaha yang sukses, karena saya baru
menjadi pengusaha dan bagaimana menyiasati karena saya banyak hutang, apa
kiatnya?” tanya seorang pengusaha dari Bandung.
Menjawab pertanyaan itu, Om Bob langsung mencoba berbagi pengalaman dengan para
peserta seminar. “Jangan tanya kiat. Saya
Forum yang dimulai pukul 9.00 WIB semakin meriah dengan jawaban Bob Sadino
kepada para penanya yang sedikit serius namun sangat mengena untuk para
pengusaha muda peserta forum bisnis ke II.
Menjelang siang, acara tetap berlangsung semakin meriah karena pengalaman
maestro entrepreneur ini sangat berguna bagi mereka dalam berusaha. “Bagaimana
cara menyiasati semangat saya yang naik turun dan bagaimana sukses yang lebih
dari orang lain,” tanya seorang pengusaha dari Jakarta kepada nara
sumber.Lontaran pertanyaan itu langsung diputar balik oleh Om Bob. “Coba anda
jelaskan tentang sukses? Toh anda sendiri nggak tahu kan? Pertanyaannya adalah
sebuah modal. Anda rasakan sendiri ternyata bertanya itu sulit kan?”
Modal pena dan kertas sajaPengusaha sukses yang tidak pernah lepas dari pakaian
kesehariannya, yaitu kemeja santai dan celana pendek ini kemudian memberikan
tips-tips bermanfaat untuk generasi muda yang ingin terjun menjadi seorang
enterprener.
Pertama, sukses bukan beban, tapi lakukan sesuatu yang membuat diri kita
menjadi
Kedua, kita bisa berbuat banyak apabila usaha tersebut kita senangi. “Rezeki
sudah diatur oleh Tuhan, jangan jadikan sukses sebagai tujuan. Saya nggak punya
kiat, tapi jalan saja terus,” cetusnya.diambil dagingnya, dipelihara dan dijual
khusus dagingnya saja. “Jadi modal saya awal adalah secarik kertas dan pena,
saya hanya punya Impuls (reflek) ketika melihat perbedaan telur tersebut. Saya
tidak punya mimpi, karena saya tidak sedang tertidur. Lakukan dengan mata
terbuka, jadi tidak ada mimpi untuk saya. Saya juga tidak pernah ditanya oleh
orangtua saya tentang cita-cita waktu saya kecil,” katanya menjelaskan kepada
penanya tentang mimpi menjadi pengusaha sukses dan cita-citanya waktu kecil.
IR/RW
Sang Maestro kemudian menceritakan bagaimana bisa menjadi seorang pengusaha
besar sampai sekarang ini. Bob Sadino yang dahulu bekerja di Djakarta Lyod
dengan gaji cukup dan fasilitas memadai ini lalu memutuskan keluar dari
perusahaan tersebut. “Saya tidak mau bekerja, saya bilang pada istri saya.
Istri saya tidak ada komentar,” ucap Bob mengenang masa lalunya yang pernah
menjadi sopir taxi gelap pada tahun 70 dan menjadi kuli bangunan.
Om Bob bercerita bagaimana telur yang ada di Indonesia berbeda dengan telur
yang ada di Eropa. Karena perbedaan itulah, ia ambil pena dan kertas kemudian
meminta kepada temannya yang di Eropa untuk mengirim ayam yang bisa bertelur
dan meminta majalah, atau brosur tentang beternak ayam petelur yang pada waktu
itu di Indonesia belum ada. Ayam yang di kirim dari Eropa tersebut dipelihara
dan kemudian bertelur sampai sekitar 5 kg banyaknya. Karena cukup untuk makan,
sebagian telur kemudian dijual ke tetangganya. Ternyata, tidak ada tetangganya
yang mau memakan telur itu, karena telurnya berbeda. Hingga akhirnya ada
tetangganya yang orang asing mau membeli telur ayamnya. “Setelah telur saya
jual kepada mereka, kemudian saya ditanya oleh mereka, mana daging ayamnya,”
ujarnya. Bob pun kemudian menulis surat lagi kepada temannya yang di Eropa
untuk mengirimkan ayam yang khusus untuk
sumber : Gemari Edisi 90/Tahun IX/Juli 2008
~~~~~~~~~~~
Catatan :
>> JIKA ADA BISNIS YANG MASUK AKAL yang bisa dikerjakan, FOKUS dan lakukan saja
>> dengan SERIUS, jangan berhenti ditengah jalan, hadapi dan nikmati saja lika
>> liku perjalanannya !
rilexs (nyaman).“The Power of Bisnis” yang digelar Jakarta Enterprener Club
(Jakec) di Gedung Lafonte Sarinah, Jakarta, Bob Sadino didaulat menjadi
narasumber. Sebagai seorang pengusaha yang sukses, Bob Sadino memberikan banyak
pengalaman kepadasejumlah peserta dengan jawaban nyeleneh namun cukup mengena
bagi siapa saja yang mendengar.nggak punya kiat, coba anda jelaskan apa itu
kiat? anda sendiri tidak bisa menjelaskan apa itu kiat kan ? Ada sesuatu gejala
para pengusaha muda cenderung ingin mengambil jalan pintas menjadi pengusaha,
kita terjebak ! Pada saat sekolah, otak kita terstruktur bahwa berusaha itu
harus untung. Kalau anda berusaha kemudian rugi anda menyesal, apakah dagang
itu cari untung? Coba jawab? Kalau cari rugi apakah salah?” tanya Bob kembali
agak keras. Oleh karena itu, kata Om Bob, harus diubah cara berpikir tentang
untung dan rugi dalam berusaha. “Tolong disadari, rugi atau untung itu bagian
dari usaha. Karena itu harus
jalan terus,” kata Om Bob yang disambut riuh oleh para peserta forum. , akan
tetapi banyak orang mengejarnya laksana selebritis hanya untuk mengetahui atau
memperoleh jurus-jurus jitu seorang pengusaha besar dan sukses. Dialah, Bob
Sadino, sang Maestro Entrepreneur.
[Non-text portions of this message have been removed]