Selasa, 03 Juni 2008 05:06 WIB
Soal Nasib Pedagang Buah, DPD RI Surati Kapolri Dan Kapoldasu
WASPADA ONLINE
(BERASTAGI) - Anggota DPD RI, Parlindungan Purba dan ketua LSM Jaringan
Nusantara Hery Sebayang merasa prihatin nasib para pedagang balai-balai pasar
buah yang sudah tergusur dan dibiarkan begitu saja selama beberapa hari tanpa
ada upaya membantu pedagang.
Selain merasa prihatin, anggota DPD RI Parlindungan Purba juga berjanji
menyurati Kapolri dan Kapoldasu terkait tindakan Polres Tanah Karo yang tidak
menerima laporan pedagang Pasar Buah Berastagi terkait perusakan kios dan
barang dagangan yang dilakukan oknum Satpol PP Pemkab Karo saat terjadinya aksi
penggusuran.
Hal ini diungkapkan legislator asal Sumut di DPD RI ini dan tokoh muda asal
Tanah Karo yang berdomsili di Jakarta , Senin ( 2/6) dalam pertemuan dengan
pedagang balai-balai Pasar Buah Berastagi korban “serangan fajar” Rabu (28/5).
Disebutkan Parlindungan, dalam pertemuan itu, selain terungkap adanya ketidak
transparannya Pemkab Karo dalam pembangunan pasar buah Berastagi. Pihaknya juga
menerima laporan kalau setelah peristiwa terjadi, beberapa pedagang buah
melaporkan peristiwa ini kepada Polres Tanah Karo, namun Polres tidak mau
menerima pengaduan warga tanpa memberi alasan yang pasti.
Sementara itu, di luar persoalan kekecewaan warga kepada polisi, dalam dialog
terungkap kalau Pemkab Karo dianggap tidak transparan dan terkesan mengaburkan
data dalam pelaksanakan pembangunan balai-balai Pasar Buah Berastagi.
Dalam hal ini Parlindungan Purba merasa kecewa karena sebagai bupati harus
menjadi seorang pelayanan masyarakat bukan menyengsarakan rakyatnya. Untuk hal
yang satu itu pihaknya berjanji akan membawa masalah ini ke tingkat pusat
agar bisa dibahas selanjutnya.
Disamping itu pula pihaknya akan mempertanyakan masalah ini dan segera
menyurati Mendagri dan Menkop UKM untuk mengkaji ulang seputar pembangunan
balai-balai Pasar Buah Berastagi yang dananya bersumber dari Kementerian
Koperasi dan UKM.
Hal senada juga diungkapkan Ketua DPP LSM Jaringan Nusantara, Herry
Sebayang.Untuk membantu meringankan beban para pedagang balai-balai pasar buah,
pihaknya akan terus membantu pedagang.
Seperti yang diungkapkan ketua perwakilan pedagang, Thomas Ginting dan
Ully Br Sitepu, pasca penggusuran paksa, pihaknya telah berupaya melaporkan
tindakan perusakan lapak jualan ke Polres Tanah Karo.
Kapolres Tanah Karo, AKBP Agus Pranoto yang dihubungi wartawan melalui telefon
selulernya mengaku kalau pihaknya belum ada menerima laporan dari pedagang
terkait peristiwa penggusuran areal dagang mereka di kawasan Pasar Buah
Berastagi. (a17)
(wns)
Best Regarts
www.dausmedia.cjb.net