Selasa, 03 Juni 2008 09:52 WIB
Bayi Terkecil Lahir Di Bahorok Panjang 5 Cm, Berat 2,5 Ons
IBNU KASIR
WASPADA ONLINE
LAZIMNYA bayi yang baru dilahirkan beratnya rata-rata di atas 2 kg, panjang
badan sekira 40 Cm, tetapi kali ini terlahir bayi terkecil dengan ukuran hanya
lima centimeter dan berat cuma 2,5 Ons atau seperempat kilogram.
Lahirnya bayi secara normal dan memiliki anggota tubuh lengkap sebagaimana
bayi-bayi normal lainnya, menjadi pebicaraan masyarakat terutama kaum ibu dan
tidak sedikit di antaranya langsung menjenguk ke rumah orang tua si bayi di
Desa Sei Musam Pembangunan Kec. Bohorok, Langkat.
‘’Putri kami yang kedua ini, lahir sekira pukul 20.10, Minggu (4/5),’’ ujar
Susi, 28 ibu si bayi kepada Waspada, Minggu (1/6). Menurut Susi yang
bersuamikan Hariadi ,34, yang sehari-harinya sebagai buruh deres di desanya
itu, tidak ada tanda-tanda yang kurang baik selama hamil dan proses
kelahirannya berjalan lancar dibantu bidan kampung.
‘’Putri kami yang pertama sewaktu lahir beratnya juga normal dan sehat seberat
3,5 kg dan kini sudah berusia 8 tahun, namanya Melinda Aulia,’’ tutur Susi.
Kini bayi mini sudah berusia 29 hari dan pertumbuhannya menggembirakan,
beratnya sudah bertambah menjadi 6 ons dan panjang badan mencapai 10
centimeter.
‘’Si bayi kami beri nama Isnaini , ‘’ kata Susi didampingi suaminya. Susi
mengemukakan, tidak sedikitpun menduga, kalau bayi kedua yang dilahirkannya ini
memiliki postur tubuh yang sangat mini, pada hal sewaktu mengandung, perutku
besar sebagaimana lazimnya perempuan hamil.
Kini setelah kehadiran sang bayi, setiap hari banyak tamu yang berkunjung
kekediaman mereka sekedar untuk melihat dari dekat kondisi Isnaini.
‘’Beragam pendapat orang setelah melihat sang bayi, ada yang kagum atas
kebesaran Kuasa Illahi dan ada yang bernada miring. Kesemuanya itu kami hadapi
sebagai cobaan hidup,’’ begitu kata Susi.
Sementara suaminya Hariadi, sejak kelahiran sang bayi, tidak lagi pergi bekerja
menderes rambung.Dia mengaku malu dengan cerita negatif seputar kondisi tubuh
putri keduanya itu.
Sedangkan, Kadis Kesehatan Langkat dr H Indra Salahuddin, M.Kes ketika
dikonfirmasi Waspada mengaku belum menganaliasanya secara medis, hal itu
disebabkan keluarga tidak mengizinkan untuk membawa ibu dan bayinya guna
menjalani perawatan secara intensif di rumah sakit.
‘’Kita sudah tawarkan, tapi mereka menolak, pada hal kita perlu melakukan
observasi tentang kondisi tubuh bayi terutama tentang organ tubuh dan
sebagainya,’’ katanya.
Indra mengaku aneh dengan kelahiran bayi mini tersebut dan diperkirakan bisa
masuk dalam Rekor MURI. Bayangkan dari mulai hamil dan kelahirannya normal
demikian pula anak pertama mereka lahir dengan kondisi tubuh normal. ‘’Entah
mengapa kali ini putri ke dua dari pasangan Hariadi-Susi lahir dengan kondisi
tubuh mini dan beratnya hanya 2,5 ons,’’ ujar Indra memberikan tanggapannya
Sementara Al Ustadz H Ahmad Machfuz mengemukakan kelahiran bayi yang sangat
kecil itu, sebenarnya merupakan salah satu bukti kebesaran dan keesaan Allah
SWT.
Machfuz juga ketua Majelis Dakwah Indonesia (MDI) itu mengemukakan firman Allah
dalam Alquran yang menyebutkan : Dialah yang membentuk kamu dalam rahim,
sebagaimana yang dikehendaki Nya. Tak ada Tuhan (yang ber hak disembah)
melainkan Dia, Yang Maha Perkasa Lagi Bijaksana (Surah Ali Imran; Ayat 6 ).
Pada kesempatan itu Ustaz Machfud berpesan kepada keluarga si bayi agar lebih
tabah , sabar dan tawwakal dalam menerima kodrat Allah dan asuhlah anak
tersebut dengan baik dan sabar. Semoga Allah melimpahkan karunia dan hidayah
Nya kepada mereka.
(wns)
Teks foto:
DI PANGKUAN: Isnaini bayi yang baru berusia 29 hari dengan berat 6 0ns dan
panjang tubuh sekira 10 centimeter, ketika berada dalam pangkuan sang ibu di
kediaman mereka Desa Sei Musam Pembangunan, Kecamatan Bohorok, Langkat, Minggu
(1/6).
Best Regarts
www.dausmedia.cjb.net