Duuh..spi nangis aq bacanya, Bang Erwin. Sedih banget memang kalo serba 'terlalu' kayak kam ini. Tapi yakinlah Bang, finally yg terbaik yang akan diberi Tuhan sesuai dengan perjuangan kam selama ini ya.
Marina Sitepu ----- Pesan Asli ---- Dari: Erwin Siregar <[EMAIL PROTECTED]> Kepada: usi pieta <[EMAIL PROTECTED]> Cc: [EMAIL PROTECTED]; komunitas karomilis <[EMAIL PROTECTED]>; [email protected]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; milis apik <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; milis tifa <[EMAIL PROTECTED]> Terkirim: Minggu, 15 Juni, 2008 15:14:42 Topik: [tanahkaro] roti kaleng perpisahan:-) Roti kaleng perpisahan:- ) Ini adalah cerita setahun ssdh dia menikah di Februari 1999. Kebetulan saya pulang ke Jakarta awal tahun 2000 dalam rangka cuti memulung:-) Entah darimana saya dengar dia sedang bersalin/melahirkan anaknya di RS.Pelni Petamburan Jakbar. Tahu bahwa dia sedang bersalin di RS.Pelni Petamburan saya coba datang kesana untuk sekedar membesuk dan memberi selamat.Ternyata saya terlambat 1 hari saja karena dia sudah pulang. Akhirnya saya kembali ke Batam tanpa bertemu suster yang baik itu dan keluarganya. Mungkin ketika itu niat saya terlalu polos untuk ukuran lelaki di jaman ini:-) Seingat saya --saya nggak tegoran dengan Suster itu selama hampir setahun-sebelum akhirnya dia menikah.Ketika saya coba menelepon diakhir 1998, dia mengaku masih dalam proses pacaran dengan laki2 yang sudah saya sarankan untuk dia nikahi sejak 1996. Sebagai laki-laki tentu saja saya nyatakan kembali niat hati saya kepadanya. Belakangan saya tau-dari kakaknya di Bekasi- bahwa dia sudah terlanjur tunangan selama masa kami tidak tegoran.Berat rasanya ketika tau bahwa saya sudah mendengar cerita yang bukan sebenarnya dari dia. Yang membekas di ingatan saya bahwa dialah yang menolong ketika saya tersesat di Singapore 24 Februari 1993.Ketika itu dia kuliah di sebuah College di Singapore jurusan Kateketik.Selama lebih 5 tahun sesudah pertemuan itu -entah kenapa saya anggap dia sebagai "satu2nya orang yang paling baik di dunia ini" yang pernah saya temui. Komunikasi kami lakukan lewat surat, telepon or fax semasa dia di Singapore dan sesudah kembali ke Jakarta.Banyak hal yang begitu mendalam yang kami ceritakan antara 1994-1999, meskipun kami hanya pernah bertemu muka 10 kali saja.Ketika itu saya anggap dia sebagai orang yang paling mengerti kehidupan saya di jalanan Batam.Seingat saya lebih dari 4 kali pertemuan dia meneteskan air mata ketika saya sedang bercerita tentang apa2 yang saya alami di jalanan Batam. Kesan itu mulai berbalik ketika dia menikah tanpa mengucap sepatah kata kepada saya di 19 Februari 1999.Saya merasa sangat terluka dan dipermainkan oleh orang yang byk memberi kata2 bimbingan rohani. Saya coba hapuskan semua kenangan itu selama lebih 4 tahun sesudah dia menikah-untuk bisa mengampuni dan menerima apa adanya dia. Saya kembali ke Batam awal 2000 itu dan bekerja memulung seperti biasa.Entah darimana asalnya saya terpikir dan berniat untuk mengirimi dia sekedar ucapan selamat sehubungan dengan kelahiran putra pertamanya. Saya bekerja memulung seperti biasa dan setelah terkumpul duit saya membeli sebuah kartu ucapan "kelahiran anak pertama" yang saya tulisi kata2 doa dan harapan ttg kelahiran anaknya yang pertama itu.Karena hasil saya memulung ketika itu cukup lumayan, saya juga membelikan roti kaleng buatan Malaysia yg akan saya kirim dgn kartu ucapan tsb. Akhirnya kartu ucapan dan roti kaleng itu saya packing/kemas baik2 dan saya kirim lewat kantor pos di Jodoh Square Batam.Belakangan saya menyesal karena di paket itu saya tulisi nama saya dan alamat rumah Budiman Ginting di Tanjung Sengkuang sbg pengirim.Hati saya lega sesudah mengirimkan paket itu dan sangat berharap paket itu sampai dan diterima oleh dia(dan suaminya). Tapi sekitar 2 minggu kemudian saya begitu kaget ketika Budiman Ginting marah-marah kepada saya.Kata Ginting:"Sini dulu kau Regar,...ngapainlah kau ganggu-ganggu Isteri orang?".Saya bingung dengan ucapannya itu karena tidak merasa berbuat salah.Lalu saya tanya:"ada apa rupanya lae?" Lalu dia jawab:"Itu yang dirumah itu...sudah kembali kirimanmu itu, tak adapun diterimanya kirimanmu itu".... Saya kaget mendengar berita dari Ginting.... Saya baru sadar bahwa paket yg saya kirim 2 minggu yl telah dikirim balik oleh kantor pos yang berarti kiriman pemberian saya sudah ditolak. Saya lumayan lama merenung dan hampir meneteskan air mata... Mungkin saya terlalu polos ketika itu dan hanya bermodalkan niat baik untuk mengirimi seseorang suatu ucapan selamat. Mungkin Ginting melihat melihat bhw saya cukup terpukul dengan kiriman yg ditolak itu... Dia banyak tau cerita2 sebelum suster itu menikah... Yang saya ingat sebulan sebelum menikah saya sdh melakukan byk usaha supaya dia membatalkan pertunangan itu termasuk dengan menemui keluarganya. ... Seminggu sebelum menikah sengaja saya meninggalkan Jakarta menuju Batam karena saya tidak melihat lagi harapan bahwa keputusan akan berubah... Saya tidak tahan melihat dia akan menikah.... Tapi namanya Erwin Siregar -yang waktu itu sedang "selon" dan ada "gilak-nya" coba melakukan usaha hingga detik-detik terakhir:-) Dari Batam saja saya masih kirim fax ke kantornya meminta supaya dia membatalkan pernikahan itu pada malam penggembalaan terakhir...hi. ..hi... Saya katakan di fax:"Batalkan pernikahan itu dan kutunggu kamu di Batam...nanti kita menikah pakai catatan sipil Internasional di Singapore!!! " He...he...hebat gombalku waktu itu yach...:-) Saya nggak ngerti kenapa waktu itu saya sangat berani... Tapi toh tidak ada hasilnya...pernikah an itu tetap berlangsung. .. Andaikan ketika itu dia berani mengikuti omongan saya...tentunya dia sudah berbahagia menjadi Ny.Erwin Siregar...he. ..he.... Seminggu di Batam saya bekerja memulung seperti biasa memakai karung goni.Yang saya ingat saya masih sempat memberi press release ttg komunitas anak jalanan Batam ke biro KOMPAS Batam dan dimuat oleh KOMPAS persis di hari dia menikah 19 Februari 1999. Sesudah kira2 aman dan ada kepastiannya saya pulang ke Jakarta untuk memastikan apakah pernikahan itu benar sdh terjadi.Saya cari gereja tempat dia menikah dan saya tanya ke penjual rokok 100 meter dr gereja itu di daerah Kebayoran... ternyata benar...dia sdh menikah... Kenangan itu membanjiri saya kembali ketika saya tau kiriman saya kembali lewat pos.Lalu Ginting berkata menghibur saya:"Sudahlah Regar...tak usahlah kau ingat-ingat lagi orang yg sudah jadi isteri orang.Tak usahlah kau ganggu-ganggu lagi...biarlah dia bahagia"-adanya waktu dikasih Tuhan itu untuk kau bisa bertemu lagi secara tak sengaja entah di pasar atau di terminal ..." begitu kata Ginting. Dari dulu Ginting itu paling pintar memberikan kata-kata penghiburan. ..Kadang membuat org yg mendengar sampai meneteskan air mata... Setelah mulai sadar saya tanya Ginting:"jadi dimana paket itu sekarang lae? Dia jawab:"ada di rumah kalau kartu ucapannya itu" Saya tanya lagi:"trus roti kaleng itu masih ada Lae?bawaq ajalah besok kemari biar kita jadikan sarapan di gudang ini" Lalu kata Ginting:"oh itu sudah habispun dimakani sama anakku si Ayu sama si Maya..." Dalam hati Saya"Ooalah. ..sudah dimakani semua rupanya...pantes aja tadi dia seolah2 marah sama aku...:-)" Memang kalau kiriman untuk saya ke alamat Ginting suka gak aman alias dibukai sebelum sampai ke tangan yg punya, sensornya terlalu ketat:-)Kiriman dari Kuala Lumpur, Brooklyn New York, Balikpapan or Jakarta pasti sampai tapi dalam keadaan yg sdh disensor:-) Itu sekilas cerita tentang roti kaleng... Btw kemaren di Kuta Tengah Berastepu Kabanjahe saya titipi roti kaleng juga...Mungkin itu juga tanda perpisahan yach:-) Btw Ada lagikah para gadis yang mau saya kirimi roti kaleng??? Silahkan hububungi saya via japri he...he..:-) siregar, erwin Minggu 15 Juni 2008 Pkl 2:52 Wib original published by: erwin siregar and associates sindycates ____________ _________ _________ _________ _________ _________ _ Search, browse and book your hotels and flights through Yahoo! Travel. http://sg.travel. yahoo.com Yahoo! Toolbar kini dilengkapi dengan Search Assist. Download sekarang juga. http://id.toolbar.yahoo.com/
