Sharing pengalaman bagaimana mendapatkan beasiswa Ausaid
                By team | June 27, 2007

                                

                        Pengalaman ini ditulis oleh
seseorang yang menerima beasiswa dari Ausaid pada tahun 2007 dan
sekarang sedang menempuh studinya di Australia. Tulisan ini berisi
tentang tips dan trik bagaimana mendapatkan beasiswa Ausaid. Semoga apa
yang kami tuliskan ini bermanfaat untuk para pembaca sekalian. 
===================================================


Rekan sekalian, atas request dari team Indonesian Scholarship untuk
menuliskan pengalaman tentang mencari beasiswa dari AusAid,
perkenankanlah saya sedikit berbagi pengalaman dulu waktu mencari
beasiswa.
Pada umumnya, untuk berburu beasiswa, kita perlu tau apa latar
belakang dari beasiswa tersebut. Hal ini penting karena akan melandasi
mindset kita dalam menulis aplikasinya, sampe dengan wawancara
nantinya.Kalo dalam konteks AusAid, maka kurang lebih yang saya tahu
adalah kerjasama antara pemerintah Indonesia dan Australia. 
Beberapa tahapan yang akan kita lalui dalam mencari beasiswa ini
antara lain adalah memasukkan aplikasi, test IELTS dan wawancara.
Berikut akan kami ulas satu per satu tahapan tersebut.
Tahap memasukkan aplikasi, tahap ini berfungsi untuk lolos dari
administrasi. Namun, isi dari aplikasinya juga akan ditanyakan pada
tahapan wawancara nantinya. Bagian form aplikasi yang paleng penting
adalah mengisi nomor 9 dan 9a, yaitu tentang tugas/tanggungjawab kita
di Indonesia dan tentang future employment. Biasanya, untuk beasiswa
semacam dari AusAid itu diberikan kepada orang-orang yang benerja untuk
kepentingan orang banyak. Karena nantinya setelah selesai course
bakalan ditularkan ke orang lain. Makanya persentase untuk yang public
sector lebih besar kuotanya dibanding dengan yang lain. Hal lain yang
musti kita perhatikan adalah future employment. Nah disini kita harus
bisa menunjukkan bahwa setelah kita nantinya selesai course, apa yang
kita dapatkan dari course ini bisa bermanfaat untuk institusi kita,
negara kita dan tentunya pada kerjasama Indonesia dan Australia. Juga
tidak kalah penting adalah nanti setelah kita pulang, apa target-target
kita ke depan dengan yang sudah kita dapat dari proposed course.
Setelah form dimasukkan, maka yang harus anda lakukan adalah banyak
berdoa dan beramal sholeh. Karena pada tahap ini, sedikit banyak kita
bergantung pada nasib. Kok bisa? Karena kita tidak tau aplikan lain
kualitasnya seperti apa. Jadi, semakin banyak aplikan yang mempunyai
kualitas yang baik, maka tim seleksi akan mengambil aplikan yang
kualitasnya lebih tinggi pula. Logikanya bisa dibandingkan dengan
ketika kita ujian masuk perguruan tinggi. Jadi, usahakan untuk membuat
semua aspek diri anda yang tertuangkan dalam application form sebaik
yang anda bisa.
Jika anda lolos tahap administrasi, maka satu poin sudah di tangan.
Sekarang yang harus anda lakukan adalah mempersiapkan dua sisa tahapan
seleksi. Karena seleksi ini tidak bersifat sekuensial, tapi hasil
keduanya akan digabungkan untuk mendapatkan kandidat yang sesuai dengan
permintaan beasiswa. Kenapa saya katakana seperti ini, karena bukan
berarti yang tidak lolos adalah bukan kandidat yang qualified. Akan
tetapi kurang cocok dengan yang diinginkan oleh pemberi beasiswa. 
Pada test IELTS, anda bisa mempelajarinya dengan membeli buku-buku
latihan IELTS atau mencarinya dari internet. Test IELTS setahu saya
sedikit berbeda dengan test TOEFL dalam hal model soalnya dan cara
menjawabnya. Tapi tentu saja ini bisa dipelajari. Semakin banyak
mencoba, insyallah refleks anda semakin terasah dalam menjawabnya.
Untuk angka amannya, anda lolos dan bisa memilih ke semua universitas
tujuan, minimal skor anda adalah 6,5 dengan semua aspek (listening,
reading, writing dan speaking) tidak boleh kurang dari 6. meskipun satu
sisi nilai anda tinggi, jika yang lain ada yang kurang dari 6, maka
skor anda bisa jatuh. Keuntungan yang lain adalah anda tidak lagi perlu
test ulang IELTS setelah EAP untuk memenuhi syarat minimum IELTS dari
perguruan tinggi tujuan.
Yang terakhir adalah sesi wawancara. Pada wawancara, seperti halnya
umumnya wawancara, materinya adalah seputar apa yang telah anda tulis
dalam aplikasi. Hanya saja, disini akan dipertajam mengenai detil dari
yang anda tulis di aplikasi. Ambil contoh pertanyaan yang muncul adalah
apa yang menjadi tanggung jawab anda, bagaimana menurut anda pekerjaan
anda sekarang, setelah selesai course apa langkah-langkah anda ke
depannya kelak, dan seterusnya. Ada baiknya dipersiapkan dulu
pertanyaan-pertanyaan antisipasi yang bakal muncul. Namun dalam
menjawab, usahakan terkesan spontan. Karena anda pasti tidak ingin
terkesan seperti menghapal sesuatu seperti waktu SD dulu kan?  Ada
baiknya juga pada wawancara membawa “senjata” tambahan. Yang saya
maksudkan adalah misalnya seperti korespondensi dengan perguruan tinggi
tujuan atau yang lain, yang mengesankan bahwa anda telah mengerjakan
tugas baca sebelum kuliah dimulai. Gugup dalam wawancara? Hal ini bukan
masalah. Bahkan ketika wawancara pun saya keluar keringat dingin dari
tangan. Ketika jabat tangan dengan pewawancara saya ngomong aja jujur
kalo sedang gugup, dan mereka memahaminya. Yang penting apa yang kita
sampaikan apa adanya dan ndak dibuat-buat. Hanya itu yang mereka
inginkan. Kemudian waktu yang diperlukan dalam wawancara pun berbeda.
Ada yang lama, ada yang singkat. Hal ini tidak menentukan sama sekali
lulus tidaknya. All they need is just getting enough info about us.
Kalo mereka rasa sudah cukup, ya mereka akan selesai wawancara. Saya
termasuk yang singkat (±15 menit), sedang teman saya yang lebih lama
juga ada yang diterima. 
Setelah selesai semua proses, sekarang tahapnya adalah sekali lagi
perbanyak berdoa dan beramal sholeh. Kita harus ingat, bahwa beasiswa
juga termasuk rejeki. Jika memang sudah rejekinya maka pasti akan
datang. Jika belum, keep trying and do the best you can. Sekian 


Informasi yang Kila KT berikan dibawah yang mengacu ke website 
www.adsjakarta.co.id ternyata yang benarnya adalah www.adsjakarta.or.id

Endam sitik kata tambahen informasi mengenai beasiswa AUS AID semoga bermanfaat 
bagi kita semuanya, bujur.

Best Regarts

www.dausmedia.cjb.net


--- On Mon, 6/16/08, kontan tarigan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: kontan tarigan <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [komunitaskaro] Beasiswa Aus Aid
To: [EMAIL PROTECTED]
Date: Monday, June 16, 2008, 11:36 PM










    
            17/06/08 11:22
AusAID Buka Pendaftaran Program Beasiswa

Jakarta (ANTARA News) - Pemerintah Australia membuka kesempatan bagi warga 
negara Indonesia untuk mendapatkan beasiswa melalui program Australian 
Development Scholarship (ADS) 2008.

Menurut siaran pers Kedubes Australia di Jakarta, Selasa, program beasiswa yang 
dikelola oleh Australian Agency for International Development (AusAID) ini 
memberikan dana pendidikan setingkat master dan doktorat. Program ini ditujukan 
bagi perorangan yang memiliki minat pada isu-isu pembangunan berkelanjutan dan 
manajemen ekonomi; demokrasi, hukum dan good governance; investasi sumberdaya 
manusia, kesehatan dan pendidikan; serta keamanan dan perdamaian.

"Program beasiswa ini merupakan
 kesempatan yang baik bagi masyarakat Indonesia untuk meneruskan pendidikan dan 
membangun jejaring di Australia," kata Duta Besar Bill Farmer. "Pengalaman 
akademis dan pribadi (selama mengikuti program ini) akan sangat berguna bagi 
pesertanya saat mereka kembali ke Indonesia."

Menurut Farmer, program beasiswa ini diberikan atas kerjasama pemerintah 
Australia dengan pemerintah Indonesia. Hasilnya sudah terlihat pada ribuan 
alumni ADS yang telah kembali ke Indonesia dan kini berperan penting di 
berbagai bidang pembangunan.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas SDM di Indonesia. 
Bidang-bidang studi yang ditawarkan dievaluasi setiap tahun berdasarkan 
kebutuhan pembangunan di Indonesia.

Sebanyak 300 dana beasiswa akan disediakan bagi warga negara Indonesia bergelar 
S1 baik yang berasal dari sektor pemerintahan maupun
 bidang-bidang lainnya. Calon penerima harus memenuhi kriteria yang ditetapkan, 
termasuk memiliki Grade Point Average (GPA) atau indeks prestasi sedikitnya 2,9 
(skala tertinggi 4.00), IELTS minimal 5.0 atau TOEFL minimal 500 yang diperoleh 
pada tahun 2007 atau 2008, dan berusia tidak lebih dari 42 tahun saat 
mengirimkan lamaran.

Pendaftaran untuk ADS 2008 akan ditutup pada 5 September 2008. 

Keterangan selengkapnya dapat dilihat di Internet dengan mengunjungi 
www.australianschol arship.gov. au atau www.adsjakarta. co.id. (*)




      
      

    
    
        
         
        
        








        


        
        


      

Kirim email ke