--- In [email protected], Alexander Firdaust 
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Soal Tuhu Ras Lah Tuhu Beritana E Radu Nungkun Kita Man Perkoran-
Koran Waspada , Sebab Beritana Enda Ku terusken ku milis ija 
sumberna emekapken http://www.waspada.co.id/Berita/Sumut/Dari-334-
Pelajar-SMK-1-Berastagi-238-Tidak-Lulus-UN.html
> 
> Best Regarts
> 
> www.dausmedia.cjb.net
> 
> 
> --- On Wed, 6/18/08, S.Jawak <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> From: S.Jawak <[EMAIL PROTECTED]>
> Subject: Re: [tanahkaro] Dari 334 Pelajar SMK 1 Berastagi, 238 
Tidak Lulus UN
> To: [email protected]
> Date: Wednesday, June 18, 2008, 6:43 AM
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
>     
>             Apa aku nggak salah baca jumlah siswa yang tidak 
lulus, rasanya tidak mungkin hanya 28% yang lulus.
> Thu lah e kade-kade ???
> 
> 
> 2008/6/16 Alexander Firdaust <[EMAIL PROTECTED] com>:
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> Dari 334 Pelajar SMK 1 Berastagi, 238 Tidak Lulus UN 
>  
> 
>  
> 
>  
> WASPADA ONLINE
> 
> (BERASTAGI) - Sebanyak 238 siswa dari 334 pelajar kelas XII SMK 
Negeri I Berastagi dinyatakan tidak lulus Ujian Nasional 2008. 
Jumlah ketidaklulusan siswa yang terjadi di tahun ini dinilai cukup 
tinggi bila dibandingkan dengan siswa yang dinyatakan lulus hanya 96 
orang . 
> 
> 
> Hal dikatakan PKES 4 SMK Negeri 1 Berastagi, Simson Pelawi kepada 
wartawan Sabtu (14/6) di Berastagi. Menurutnya, dari data yang 
dimiliki pihaknya, sebahagian besar siswa tak lulus akibat gagal 
dalam ujian yang mata pelajaran umum, seperti Bahasa Indonesia, 
Bahasa Inggris dan Matematika.
> 
> 
> Sebaliknya, di saat menggarap soal soal di bidang kejuruan, 
seperti jurusan Listrik, Otomotif, Bangunan dan Elektronika, siswa 
siswa SMK I dinilai mampu menyelesaikannya dengan baik sedangkan 
soal ujian di luar mata pelajaran kejuruan banyak siswa yang tidak 
memiliki kemampuan dalam menyelesaikan soalnya, katanya.
> 
> 
> Untuk itu kedepannya, pihaknya akan meminta agar Mendiknas dan 
pihak terkait di Depdiknas dapat mengkaji ulang bahan pelajaran yang 
akan diujikan dalam pelaksanaan UN karena idealnya, siswa SMK 
sebaiknya diuji soal-soal yang sesuai jurusannya, bukan mata 
pelajaran umum seperti sekarang, kalaupun ada tambahan mata 
pelajaran umum yang akan diujikan sebaiknya  durasi waktu ditambah," 
katanya. 
> 
> 
> Menjawab pertanyaan tentang nasib para siswa tak lulus ini, Simson 
menjelaskan kalau pihaknya akan memperjuangkan siswa yang tidak 
lulus agar diberi kesempatan mengikuti ujian paket C yang akan 
digelar di SKB Karo beberapa waktu mendatang, katanya 
> 
> 
> Sementara itu pantauan lain pasca pengumuman kelulusan ujian di 
SMK Negeri I Berastagi banyak siswa yang tertunduk sedih ada pula 
yang hanya bisa termangu dengannasib mereka yang tak lulus, bahkan 
ada pula yang takut  pulang kampung karena tidak lulus. 
> 
> 
> Sedangkan di lokasi sekolah sejumlah aparat Kepolisian dikerahkan 
guna mengantisipasi hal tidak diingini, terutama akibat ekprsei yang 
berlebihan yang bisa berdampak melakukan pengerusakan. (a17) 
> 
> 
> Best Regarts
> JPN_DIGITSUKA
>    --ya nake...gua ninta..ada kabar siswa smk neg 1 berastagi 96 
org yg hanya lulus UAN.Saya prihatin,akan kita untuk kedepan.Saya 
sangat berharap pemerintah daerah memperhatikan nasib para pelajar 
di tanah karo khususnya.Pada guru-guru pengajar kita cari jalan 
bagaimana cara untuk mrningkatkan mutu pendidikan pelajar 
sekarang,terlebih kondisi mental siswa.
     --Kondisi pendidikan diindonesia makin menurun,saya ambil 
contoh UI(Universitas Indonesia),dulu banyak pelajar asing seperti 
negara tetangga malaysia,singapore, yg kuliah disana.sekarang sudah 
tidak ada lagi.Kenapa??ini seharusnya jadi pertanyaan bagi 
kita.Bahkan sekarang kita jauh sudah kalah dari mereka. misalnya 
singapura.pemerintah mereka menetapkan nilai kelulusan siswa mereka 
harus 7 baru dinytakan lulus. sedangkan kita masih dibawah 5,bisa 
kita lihat apa yang terjadi.bahkan pemerintah merencanakan akan 
menaikkan nilau kelulusan nantinya.
      Inti dari semua ini.Gua ninta.jagn kita menuntun oeran 
pemerintah saja.Orang tua-inilah kuncinya.Saya sangat prihatin akan 
kondisi mental anak muda tanah karo saat ini.walaupun tidak 
seluruhnya jelek.Saya juga pernah alami semua ini.Saya juga pernah 
dikenal di SMK 1 Berastagi jadi yg terjelek.Tapi,orang tua terus 
mendukung.Dulu org tua sempat ingin bunuh diri gara-gara saya tidak 
bisa dikontrol lagi.Mulai dari tawuran,mabuk-mabukan, sampai 
kenarkoba,saya sudah puas.Orang tua tetap tegar.terus mendukung.saya 
lulus dr smk dgn nilai pas-pasan.bahkan saya pernah tinggal 
kelas.setelah saya lulus.orang tua beri 2 pilihan,tanpa paksaan 
kuliah atau kerja,atau menganggur.saya berpikir beribu kali.tapi 
tetap saya mau kerja disebabkan sikap saya selama ini.Empat bulan 
setelah saya lulus saya diterima perusahaan KOMATSU Osaka.Disanalah 
saya baru sadar akan pentingnya pendidikan.Saya bersyukur orang tua 
saya memberi saya putusan yg baik.Krn tidak sedikit orang tua 
sekarang yg sering memaksakan kehendak.
    Kepada semua adik=adik yg di SMK khususnya.tetap berjuang.jangan 
rusak diri kamu.jangan kamu kejar ijazah untuk sekolah.Itu nomor 
2.nomor satukan keterampilan kamu.Saya yakin kemanapun kamu pergi 
akan dipakai orang,Saya cuma ijazah smk tadinya.Sekarang D3 lulusan 
Osaka Dental University 2007 dengan biaya sendiri.Sekarang sedang 
study lg di sekolah tinggi ilmu pelayaran(STIP) jakarta utara.Mau 
coba bagaimana ilmu kelautan kita saat ini.
    Ucapan terima kasih kepada semua guru-guru smk neg 1 berastagi 
tahun 1999-2003.
                                                   By:DIGITSUKA
> www.dausmedia. cjb.net
>


Kirim email ke