Dari 334 Pelajar SMK 1 Berastagi, 238 
Tidak Lulus UN                                                                  
  
                                                        
                                
                                        
                        
                                                        
                                        
                                                
                                
                                                        
                                
                                        
                        
                                                
                        
                        
                
                                
                        
                                WASPADA ONLINE



(BERASTAGI)
- Sebanyak 238 siswa dari 334 pelajar kelas XII SMK Negeri I Berastagi
dinyatakan tidak lulus Ujian Nasional 2008. Jumlah ketidaklulusan siswa
yang terjadi di tahun ini dinilai cukup tinggi bila dibandingkan dengan
siswa yang dinyatakan lulus hanya 96 orang . 



Hal dikatakan PKES 4 SMK Negeri 1 Berastagi, Simson Pelawi kepada
wartawan Sabtu (14/6) di Berastagi. Menurutnya, dari data yang dimiliki
pihaknya, sebahagian besar siswa tak lulus akibat gagal dalam ujian
yang mata pelajaran umum, seperti Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan
Matematika.



Sebaliknya, di saat menggarap soal soal di bidang kejuruan, seperti
jurusan Listrik, Otomotif, Bangunan dan Elektronika, siswa siswa SMK I
dinilai mampu menyelesaikannya dengan baik sedangkan soal ujian di luar
mata pelajaran kejuruan banyak siswa yang tidak memiliki kemampuan
dalam menyelesaikan soalnya, katanya.



Untuk itu kedepannya, pihaknya akan meminta agar Mendiknas dan pihak
terkait di Depdiknas dapat mengkaji ulang bahan pelajaran yang akan
diujikan dalam pelaksanaan UN karena idealnya, siswa SMK sebaiknya
diuji soal-soal yang sesuai jurusannya, bukan mata pelajaran umum
seperti sekarang, kalaupun ada tambahan mata pelajaran umum yang akan
diujikan sebaiknya  durasi waktu ditambah,“ katanya. 



Menjawab pertanyaan tentang nasib para siswa tak lulus ini, Simson
menjelaskan kalau pihaknya akan memperjuangkan siswa yang tidak lulus
agar diberi kesempatan mengikuti ujian paket C yang akan digelar di SKB
Karo beberapa waktu mendatang, katanya 



Sementara itu pantauan lain pasca pengumuman kelulusan ujian di SMK
Negeri I Berastagi banyak siswa yang tertunduk sedih ada pula yang
hanya bisa termangu dengannasib mereka yang tak lulus, bahkan ada pula
yang takut  pulang kampung karena tidak lulus. 



Sedangkan di lokasi sekolah sejumlah aparat Kepolisian dikerahkan guna
mengantisipasi hal tidak diingini, terutama akibat ekprsei yang
berlebihan yang bisa berdampak melakukan pengerusakan. (a17)



Best Regarts

www.dausmedia.cjb.net



      

Kirim email ke