Bekasi Ancam Pisah Dari Pemprov Jabar 
Posted in Berita Utama by Redaksi on Juni 24th, 2008 
Bekasi (SIB)
Enam daerah di wilayah Jawa Barat di antaranya Bekasi berniat membentuk 
provinsi baru dan memisahkan diri dari pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov 
Jabar).Hal itu lebih disebabkan kurangnya perhatian Pemprov Jabar.
Walikota Bekasi Mochtar Mohamad membenarkan rencana itu, Minggu (22/6). Dia 
menyebutkan enam daerah yang akan membentuk provinsi baru itu di antaranya Kota 
dan Kabupaten Bekasi, Kota dan Kabupaten Bogor, Kota Depok dan Kabupaten 
Karawang.
"Kami sepakat memisahkan diri karena selama ini Pemerintah Provinsi Jawa Barat 
kurang menaruh perhatian terhadap daerah-daerah tersebut. Ya, mungkin karena 
kami jauh dari pusat pemerintahan Jawa Barat," ungkapnya.
Padahal, katanya, enam daerah tersebut termasuk 20 pemerintahan kota dan 
kabupaten yang berada di wilayah Jawa Barat merupakan penyumbang terbesar bagi 
APBD Jabar.
Dia menyebutkan, selain kurangnya perhatian dari pemerintah tingkat provinsi 
itu, alasan kuat lainnya adanya pembatasan kuota haji sehingga banyak 
masyarakat yang akan menunaikan rukun Islam kelima tidak dapat melaksanakannya.
Saat ini, tegas Mochtar Mohamad, sudah ada semacam tim kecil yang untuk 
sementara dirinya dengan sekretaris dijabat Ketua Partai Keadilan Sejahtera 
(PKS) Kota Bekasi, Afanda Krisaldi, untuk membahas rencana memisahkan diri dari 
Pemprov Jabar.
Saat ini, beberapa partai politik di enam daerah itu juga sedang melakukan 
lobi-lobi dan pembicaraan," katanya. Yang jelas, lanjutnya, PDI Perjuangan di 
enam daerah itu sudah sepakat dalam pembentukan provinsi baru, termasuk PKS. 
Kini tinggal menunggu sikap Partai Golongan Karya (Golkar) dan PPP. Tetapi, 
dapat dipastikan beberapa partai besar akan sepakat dengan pembentukan provinsi 
baru, ditambah desakan para ulama yang semakin kuat terkait dengan adanya kuota 
calon haji.
Namun yang terpenting, pemisahan tersebut dapat mempercepat pembangunan bagi 
masyarakat termasuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
Saat ini, tambah Mochtar, dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik 
Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) termasuk dari sektor lainnya, Kota Bekasi telah 
menyumbang kepada APBD Provinsi Jabar tiap tahun Rp 400 miliar lebih. Dari 
sumbangan sebesar itu, yang kembali dan digunakan buat pembangunan masyarakat 
Kota Bekasi hanya Rp 11 miliar per tahun. (SH/v)
--


      ___________________________________________________
Sök efter kärleken!
Hitta din tvillingsjäl på Yahoo! Dejting: 
http://ad.doubleclick.net/clk;185753627;24584539;x?http://se.meetic.yahoo.net/index.php?mtcmk=148783

Kirim email ke