13/05/2008 13:43 WIB
Anwar Ibrahim Kritik Sekaligus Puji Indonesia
Gunawan Mashar – detikcom
Jakarta - Anwar Ibrahim tidak saja kagum terhadap kehidupan politik dan
kemerdekaan pers di Indonesia. Mantan wakil perdana menteri Malaysia ini
ternyata juga mempunyai kritikan terhadap pemerintah RI.
"Saya kagum pada Indonesia. Meski banyak masalah seperti korupsi, tapi ruang
demokrasi sangat luas," ujar dia di sela peluncuran buku terbaru Amien Rais, di
ruang serba guna GBK, Senayan, Jakarta, Selasa (11/5/2008).
Anwar juga membandingkan kebebasan pers di Indonesia dengan Malaysia pada ajang
pemilu. Gencarnya pemberitaan di setiap tahapan pemilu lengkap segala seluk
beluk dengan kasus penyelewengan yang ada, bertolak belakang dengan kondisi di
Malaysia.
"Pemilu di Malaysia tidak ada media (pemberitaan). Padam semua," ujar dia.
Kalah di ruang demokrastisasi dan kebebasan pers, Malaysia unggul di sektor
peningkatan kesejahteraan rakyat. Terkait hal ini ia mengingatkan pemerintah RI
untuk tidak mengabaikan asas keadilan bagi seluruh rakyat dalam memacu
pertumbuhan ekonomi.
"Jangan pernah mengorbankan rakyat demi pertumbuhan ekonomi!" tegasnya.
Sayangnya mantan menteri keuangan Malaysia ini enggan berbagi tip and trik
mendongkrak pertumbuhan ekonomi nasional yang adil bagi rakyat. Nampaknya dia
sangat memahami tantangan dihadapi pemerintah yang dalam banyak hal jauh
berbeda dengan kondisi Malaysia.
"Ada 220 juta penduduk Indonesia. Pening kepala saya," ujarnya disambut tawa
hadirin. ( lh / fay )
__________________________________________________________
Går det långsamt? Skaffa dig en snabbare bredbandsuppkoppling.
Sök och jämför priser hos Kelkoo.
http://www.kelkoo.se/c-100015813-bredband.html?partnerId=96914325