Ini berita yang sudah basi

To: [EMAIL PROTECTED]: [EMAIL PROTECTED]: Wed, 16 Jul 2008 20:29:31 
-0700Subject: Re: [tanahkaro] Pejabat Jakarta ke Medan ‘minta’ cewek SMA









Hmm ini mah sudah familiar.. 
tapi banyak juga kasus beginian dimana lelaki (biasanya) sorry bkn 
mendriskriminasikan gender ..
biasanya bila sudah mendapatkan kekuasaan pasti mencari sesuatu yg 
lebih...termasuk wanita --- On Tue, 7/15/08, Alexander Firdaust <[EMAIL 
PROTECTED]> wrote:
From: Alexander Firdaust <[EMAIL PROTECTED]>Subject: [tanahkaro] Pejabat 
Jakarta ke Medan ‘minta’ cewek SMATo: [EMAIL PROTECTED], 
[email protected], [EMAIL PROTECTED]: Tuesday, July 15, 2008, 7:12 AM






Sumber: http://blogberita. net/2008/ 07/15/pejabat- jakarta-ke- medan-minta- 
cewek-sma/
Beberapa PNS Pemko Medan mengatakan, setiap ada rombongan pejabat Jakarta yang 
datang, pasti ada yang meminta disediakan perempuan etnis tertentu. Untuk 
“ditiduri” oleh para koruptor yang juga “penjahat kelamin” itu.

Pekan lalu koran harian Sumut Pos menulis artikel berjudul Cerita di Balik 
Pejabat yang Suka ‘Bonus’ Wanita, tentang [oknum] pejabat Jakarta yang sering 
mencari “perempuan” saat datang ke Medan, seperti dikutip Blog Berita berikut 
ini.

Minta yang muda, hot, dan berkelas. Transaksi biasanya berlangsung cepat, 
karena petugas penghubung pejabat pusat dan petugas penghubung dari Kota Medan 
sudah tahu sama tahu. Jadi tinggal jemput si wanita dan langsung diantar ke 
hotel tempat pejabat bersangkutan menginap.

Cerita seputar urusan teman tidur itu didapatkan wartawan koran ini dari 
sejumlah PNS Pemko Medan yang sering dapat tugas menjadi ‘petugas penghubung’. 
Namun hanya dua orang yang mau terbuka. “Biasanya memang ada yang minta, kita 
langsung paham. Nggak perlu dibilang detail, kita udah ngerti. Tinggal 
‘koordinasi’ dengan orang-orang kita, malam sesuai waktu yang diminta, ceweknya 
langsung diantar ke hotel,” ujar PNS Pemko Medan itu.

Dia bilang, biasanya setiap ada rombongan pejabat dari Jakarta, dua atau tiga 
orang pasti ada saja yang minta disediakan wanita. “Kita nggak tahu pasti, 
apakah si pejabat yang meminta atau malah anak buahnya, tapi yang jelas kita 
tinggal kontak langganan kita yang menyediakan wanita itu. Seleranya sudah 
pasti. Mereka pasti minta yang muda, di bawah 20-an tahun. Lagipula langganan 
kita itu hanya menyediakan wanita di bawah usia 20-an tahun,” tukasnya.

Wanita-wanita yang disediakan seperti apa? “Pokoknya masih muda. Rata-rata usia 
anak SMA. Kalau mau, saya bisa kenalkan dengan bosnya,’’ ujarnya.

Dia mengatakan, tak semua pejabat Jakarta yang minta layanan gratis. Sebagian 
ada juga yang mengerti atau memberikan bayaran. “Kita tinggal mencarikan saja, 
semua biaya mereka yang tanggung sendiri. Padahal, dana taktis untuk itu sudah 
disediakan. Kalau begini kita yang untung. Soal dana taktis dari mana jangan 
ditanya. Yang pasti bukan uang kantong saya,” tambahnya.

‘Eksekusi’ di hotel mana? Pertanyaan itu dijawab lelaki muda ini dengan 
menunjuk lurus ke arah selatan, sebuah hotel berbintang di dekat kantor 
pemerintahan. “Kalau saya yang mencarikan, biasanya dibawa ke hotel itu. Di 
hotel itu tempatnya memang lebih aman. Kalau pejabat sudah pasti tahulah,” 
tuturnya.

Sementara itu, seorang PNS lainnya dari Sekretariat Pemko Medan juga mengakui 
ada segelintir pejabat yang minta disediakan wanita. “Jarang-jaranglah yang 
minta disediakan. Tapi memang kadang-kadang ada. Tapi semuanya sudah diatur. 
Kita tinggal meminta agar si pejabat itu tinggal meluncur ke hotel itu. 
Beberapa kali saya diminta menyediakan wanita, semua yang bayar mereka 
sendiri,” tambahnya.

Ada informasi sekelompok wanita yang tergabung dalam sebuah even jadi langganan 
pejabat? “Nggak, nggak ada. Mana ada mereka yang seperti itu. Semuanya bisa 
kita jamin bersih. Informasi yang selama ini menyebut kalau mereka simpanan 
pejabat, itu juga tidak benar. Tapi dulu memang ada, tapi cuma satu orang. Itu 
pun paling cuma dipegang-pegang aja sama bos-bos,” pungkasnya.

Putih, bersih, menawan, tubuh semampai adalah sederetan kriteria yang wajib 
dimiliki seorang “perempuan” dalam tanda kutip. “Kalau bisa agak genit, jadi 
bikin tambah penasaran,” kata Raul [bukan nama sebenarnya], seorang penghubung 
dan informan yang bisa mencarikan wanita-wanita “teman tidur” bagi pejabat.

Meskipun bukan seorang pejabat pemerintahan, namun Raul mewakili dari sekian 
banyak pria yang doyan perempuan dalam tanda kutip tersebut. Pria bertubuh 
tegap ini, sehari-hari mangkal di warkop yang jaraknya tak jauh dari sebuah 
hotel berbintang empat. Coba tanya apa pekerjaannya, “Mencari peluang dan 
kesempatan, siapa tahu ada yang ingin dibantu untuk dicarikan ‘teman semalam 
suntuk’,” ujarnya sembari terkekeh.

Tak disangka, para pelanggan Raul rupanya bukan orang-orang sembarangan, boleh 
dibilang orang-orang yang berasal dari kelas menengah ke atas. Termasuk 
pejabat? “Belum pernah ada pejabat yang langsung meminta sama Saya. Tapi itu 
biasanya, ditangani secara profesional. Paling-paling saya hanya dijadikan 
informan saja, untuk memberitahu ‘di mana yang bagus dan tidak bagus’,” 
ungkapnya.

Namun, sambung pria berpenampilan parlente ini, kalaupun ada pejabat yang minta 
dicarikan biasanya tidak pernah ketahuan gerak-geriknya. “Tiba-tiba sudah 
berada di lobi hotel saja, dan biasanya tidak pernah sendirian, pasti 
beramai-ramai. Nanti sudah ada saja perempuan yang menghampiri,’’ sambungnya. 
Namun jangan salah sangka, perempuan ini pun bukan perempuan sembarangan. 
Tingkahnya bak wanita karir. Penampilannya pun jauh dari gambaran perempuan 
“begituan”. Begitu pun cara bicara perempuan tersebut, malah lebih persis 
seperti manajer perusahaan. Sehingga seolah-olah seperti pertemuan pejabat 
dengan kliennya untuk membicarakan program, proyek, atau rapat tertentu.

Rata-rata perempuan yang disukai para pelanggan Raul adalah cewek dari etnis 
tertentu. [Sumut Pos/tim]Best Regartswww.dausmedia. cjb.net 





_________________________________________________________________
Easily edit your photos like a pro with Photo Gallery.
http://get.live.com/photogallery/overview

Kirim email ke