Yang marah sih...udah banyak, cuma....la lako. Itu masalahnya.
Lama-lama, kalau dipikir Pemkab Karo ini kayak daghelan komidi yang
lucu, juga tidak lucu.  Banyak  kejadian yang bikin kita mikir,
ini betulankah atau cuma halusinasi. 

Contohnya, sebuah berita yang dirilis Harian Global baru-baru ini. Aku
kutipkan sedikit :


"Sekdakab Karo Ir Makmur Ginting MSi meminta segenap pihak agar tidak
mempolitisir kunjungan Presiden RI Susilo Bambang Yudoyono ke Tanah Karo
dalam rangka meresmikan tugu perjuangan LVRI di Berastagi dan Masjid
Agung Kabanjahe, sekaligus membuka secara resmi acara pesta bunga/buah
dan Mejuahjuah yang dijadwalkan 28 Agustus 2008.
Demikian hal ini dikatakan Kabid Informasi dan Komunikasi Pemkab Karo
Drs Jhonson Tarigan kepada wartawan, Senin (4/8) di ruang kerjanya
Kabanjahe."



Bagaimana sih bapak Sekda ini, koq kunjungan presiden jangan
dipolitisir. Namanya udah presiden, presiden itu jabatan politik.
Orang-orang Partai Demokrat pasti senang jagoannya datang, mereka pasti
mempolitisir, wajar.... Sang presiden meresmikan mesjid adalah
perjalanan politik. Termasuk meresmikan tugu LVRI, meresmikan Pesta
Mejuah-juah adalah perjalanan dan perbuatan politik. Kenapa jangan
dipolitisir, Pak? Bingung awak ini...

Kalau Panglima TNI diganti dan dibilang jangan dipolitisir, bolehlah
(walaupun sebenarnya ada implikasi politis). Tapi kalau namanya sudah
menteri pertahanan, pasti politislah yau....Bupati juga jabatan politis,
moga Pak Bupati paham ....jadi gak gampang ngambek sama rakyat. Rakyat
itu sama dengan anak , Pak, butuh perhatian.....



salam,

ita






--- In [email protected], evie sitepu <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Sentabi permilis adi aku kurang mehamat,
>
> Adi kai pe lanai mo diate pemerintahen kab. Karo (Bupati ras Wakil
Bupati khususna) ngekai maka la terbegi sora merawa ibas rakyat karo
nari arih. Termasuk kita si lit ibas milis enda tentu saja.
>
> Apakah kita harus diam saja?????? (emosi mode on)
> Kok sepertinya nelangsa sekali nasib kita sebagai rakyat. Pemerintahan
yang kita pilih sama sekali tidak berniat konon pula berusaha untuk
memperbaiki kehidupan rakyat yang memilih.
>
>
>
> Mejuah-juah,
>
> Evie Sitepu
>
>
> --- On Tue, 5/8/08, Andreas Bangun [EMAIL PROTECTED] wrote:
> From: Andreas Bangun [EMAIL PROTECTED]
> Subject: [tanahkaro] Pemkab Karo Mana karyamu?
> To: [email protected], [EMAIL PROTECTED]
> Date: Tuesday, 5 August, 2008, 11:53 AM
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>             Gerakan Penanggulangan Pengangguran
> Prog. Disnakertrans Prov. Sumatera Utara
>
> Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Dr. Ir. Erman Suparno, MBA,MSi
baru baru ini hadir dalam Gerakan Penanggulangan Pengganguran di PRSU
tanggal 1 Agustus 2008.
> Dalam acara tersebut Pemerintah menyediakan Stand Pameran Produksi
dari masing-masing Kabupaten kota.  Kegiatan tersebut mendapatkan
respon baik dari 2000 orang ppengunjung yang hadir dalam acara tersebut,
yang sangat disesalkan peranan pemda Kab. karo tidak berbuat apa-apa
sehingga stand Karo di isi oleh Pribadi yang bertanggung jawab dan
peduli terhadap Karo. Walau dengan seadanya memperlihatkan Uis Nipes dan
Beka
>  Buluh serta keranjang Belanja anyaman Karo.
> Jika kita lihat Stand tersebut memang cukup sederhana tapi itu mampu
menutupi ketidakpedulian pemkab karo terhadap GPP yang diselenggarakan
Provinsi.
>
>
>
> Jadi....... lanai termorahi nake uga kin pemerintah Karo enda . jadi
bage gia Ia, kitalah sipenggejab gejabken uga gelah ingan ndabuh pusuh
enda banci ermerimna, gia kitik siban tapi adi mehuli erdekahna
ermerimna.Just Do the best by yourself. bujur ras mejuah juah kitape
banlah
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> Send instant messages to your online friends
http://uk.messenger.yahoo.com
>

Kirim email ke