Sumber: 
http://www.detiksport.com/read/2008/08/12/173051/987321/82/penyanyi-kembang-api-palsu-di-prosesi-pembuka


                Penyanyi & Kembang Api Palsu di Prosesi Pembuka 
        

                
                Kris Fathoni W - detiksport
          
        

        
                
                
                
Yang Peiyi (AFP)                
                        
                        
                
                        

        Beijing
- Gadis kecil bernama Lin Miaoke memukau dunia dengan lantunan suaranya
di pembukaan Olimpiade. Tapi itu ternyata sekedar aksi lipsync dan si pemilik 
suara asli dikesampingkan karena fisik.

Sulit
rasanya tak jatuh hati melihat aksi Lin Miaoke. Dengan paras
menggemaskan yang dibingkai dengan rambut kuncir kudanya, suara merdu
gadis berusia sembilan tahun itu jadi salah satu magnet pentas pembuka.

Akan
tetapi, terungkap kemudian kalau aksi Lin Miaoke itu diselubungi
kepalsuan. Si empunya suara merdu bukanlah gadis tersebut, melainkan
Yang Peiyi, gadis berusia tujuh tahun dengan wajah tembam dan gigi yang
tak rapi. 

Chen Qigang, perancang musik umum untuk seremoni
pembukaan Olimpiade, menyiratkan bahwa pemilihan tersebut dikarenakan
fisik Yang yang kurang menarik. 

"Alasan mengapa si Yang kecil
dipilih untuk tak ditampilkan karena kami ingin memunculkan kesan yang
tepat, kami memikirkan apa yang terbaik untuk negara," ucap Chen
seperti dikutip AFP.

"Alasannya ditujukan untuk
kepentingan negara. Anak yang ada di kamera harus tak tercela paras,
perasaan dan ekspresinya. Lin Miaoke luar biasa dalam aspek-aspek itu.
Tapi dalam hal suara, seluruh anggota tim kami setuju Yang Peiyi
sempurna," lanjut dia.

Keputusan untuk memunculkan figur Lin yang suaranya dilipsync oleh Yang, imbuh 
Chen, akhirnya diambil setelah seorang anggota senior Partai Komunis China 
mendatangi latihan.

"Dia bilang ke kami ada sebuah masalah dan kami harus membereskannya, jadi kami 
melakukannya," demikian dia.

Penuturan Chen tersebut tak pelak langsung menimbulkan reaksi di dunia maya. 
Dikutip Times Online,
seseorang protes dengan menyatakan, "Apa maksudnya dengan mengatakan
Anda khawatir dengan kesan? Semua gadis tujuh tahun adalah malaikat
cilik. Kenapa mengatakan hal seperti itu. Benar-benar menggelikan."

Lainnya
menulis dengan lebih keras, "Itu omong kosong. Setiap gadis atau bocah
kecil yang parasnya tak terlalu menarik dan melihat penjelasan semacam
ini akan menangis tersedu-sedu."

Sebelumnya, kritik juga mulai
hadir setelah terungkap bahwa prosesi kembang api di upacara pembukaan
ternyata tak semuanya asli. Sebagian dari yang ditayangkan live adalah rekayasa 
komputer atau terlebih dulu sudah direkam untuk konsumsi TV.

        
        (       krs     /       a2s     )

Best Regarts

www.dausmedia.cjb.net



      

Kirim email ke