hahahahahaha.........untung saya tidak melihat upacara itu.....
 
apa kata kalak China.....ma dah ko kari ...keriiiii kel tokohi kami kena 
keriana........hahahahaha........
Bukan hal baru untuk dari negara China......
Lihat apa ada produk China yg ga seperti kasus " pembukaan Olimpiade"
 
Ada pepatah tuk Produk mereka " Menang membeli, kalah memakai" ...harga barang 
murah namun biaya pemakaian dan perawatan dan tahan lama tak ketulungan 
hancur....
Tapi itulah kalak kita...adi nggo kalak ach ndai erbinaga...seh kel tek na 
kita...tapi jem kita bene............
 
Pada bidang "tertentu" produksi pipa semua buatan China sudah di "Rejected" 
oleh badan internasional.
 
Ada info lagi...konon kabarnya "kondom bekas" di import ke China unutk di pakai 
sebagai bahan mainan anak2......emaka HAHATI NINA NINI BULANG...
 
bujur
 


--- On Wed, 8/13/08, Alexander Firdaust <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

From: Alexander Firdaust <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [tanahkaro] Kepalsuan Pembukaan Olimpiade China
To: [EMAIL PROTECTED], [email protected], [EMAIL PROTECTED]
Date: Wednesday, August 13, 2008, 9:07 AM










Sumber: http://www.detikspo rt.com/read/ 2008/08/12/ 173051/987321/ 
82/penyanyi- kembang-api- palsu-di- prosesi-pembuka

Penyanyi & Kembang Api Palsu di Prosesi Pembuka 
Kris Fathoni W - detiksport



Yang Peiyi (AFP) 
Beijing - Gadis kecil bernama Lin Miaoke memukau dunia dengan lantunan suaranya 
di pembukaan Olimpiade. Tapi itu ternyata sekedar aksi lipsync dan si pemilik 
suara asli dikesampingkan karena fisik.

Sulit rasanya tak jatuh hati melihat aksi Lin Miaoke. Dengan paras menggemaskan 
yang dibingkai dengan rambut kuncir kudanya, suara merdu gadis berusia sembilan 
tahun itu jadi salah satu magnet pentas pembuka.

Akan tetapi, terungkap kemudian kalau aksi Lin Miaoke itu diselubungi 
kepalsuan. Si empunya suara merdu bukanlah gadis tersebut, melainkan Yang 
Peiyi, gadis berusia tujuh tahun dengan wajah tembam dan gigi yang tak rapi. 

Chen Qigang, perancang musik umum untuk seremoni pembukaan Olimpiade, 
menyiratkan bahwa pemilihan tersebut dikarenakan fisik Yang yang kurang 
menarik. 

"Alasan mengapa si Yang kecil dipilih untuk tak ditampilkan karena kami ingin 
memunculkan kesan yang tepat, kami memikirkan apa yang terbaik untuk negara," 
ucap Chen seperti dikutip AFP.

"Alasannya ditujukan untuk kepentingan negara. Anak yang ada di kamera harus 
tak tercela paras, perasaan dan ekspresinya. Lin Miaoke luar biasa dalam 
aspek-aspek itu. Tapi dalam hal suara, seluruh anggota tim kami setuju Yang 
Peiyi sempurna," lanjut dia.

Keputusan untuk memunculkan figur Lin yang suaranya dilipsync oleh Yang, imbuh 
Chen, akhirnya diambil setelah seorang anggota senior Partai Komunis China 
mendatangi latihan.

"Dia bilang ke kami ada sebuah masalah dan kami harus membereskannya, jadi kami 
melakukannya, " demikian dia.

Penuturan Chen tersebut tak pelak langsung menimbulkan reaksi di dunia maya. 
Dikutip Times Online, seseorang protes dengan menyatakan, "Apa maksudnya dengan 
mengatakan Anda khawatir dengan kesan? Semua gadis tujuh tahun adalah malaikat 
cilik. Kenapa mengatakan hal seperti itu. Benar-benar menggelikan. "

Lainnya menulis dengan lebih keras, "Itu omong kosong. Setiap gadis atau bocah 
kecil yang parasnya tak terlalu menarik dan melihat penjelasan semacam ini akan 
menangis tersedu-sedu. "

Sebelumnya, kritik juga mulai hadir setelah terungkap bahwa prosesi kembang api 
di upacara pembukaan ternyata tak semuanya asli. Sebagian dari yang ditayangkan 
live adalah rekayasa komputer atau terlebih dulu sudah direkam untuk konsumsi 
TV.

( krs / a2s )

Best Regarts

www.dausmedia. cjb.net

 














      

Kirim email ke