Terakhir saya melihat tari tradisionil karo ini sewaktu SMA, dulu setiap tanggal 17 Agustus akan ada pawai/parade mulai dari lapangan samura sampai kantor bupati tanah karo. Murid-murid dari SMA katolik yang dipilih akan memakai dan menarikan tarian ini sepanjang parade/pawai berjalan. sehingga dulu setelah acara pawai selesai biasanya akan datang hujan. apakah ada hubungannya ato tidak saya juga tidak tau pasti, tapi menurut sebagian orang tua itu ada hubungannya dengan "ndilo wari udan". mungkin bagi yang tau bisa memberikan info tentang hal ini.
Bujur bang Eddy nggo i kirim video karo enda ku milis. ----- Original Message ---- From: Radio Karo Accees Global <[EMAIL PROTECTED]> To: [EMAIL PROTECTED]; Tanah Karo <[email protected]>; [EMAIL PROTECTED]; Fotografer Karo <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED] Sent: Wednesday, August 13, 2008 12:35:33 AM Subject: [tanahkaro] Tari Selamat Datang (Tembut-Tembut Seberaya) Tari Penyambutan Write comment (0 Comments) Selengkapnya. ..
