Yang menarik di latihan 7 kali ini adalah semangat para pemain. Walau  hari itu 
hujan turun lebat dan lokasi Sanggar Baru di Taman Ismail Marzuki adalah semi 
outdoor, semangat pemain tetap terjaga.

Pemain tetap berlatih semangat walau air hujan menggenangi lokasi latihan. 
Masalah kembali bertambah setelah di Teater Halaman, tepat disebelah Sanggar 
Baru diadakan pertunjukan musik. Komplitlah perrjuangan para pemain itu untuk 
berlatih maksimal.

Walau dalam kondisi suasana kurang maksimal, pemain mencoba berlatih maksimal. 
Yang paling dilatih berulang-ulang hari itu adalah adegan momo (pengumuman) 
yang disampaikan Dara pada Datuk Rubia Gande, Tulak Kelambir Gading, dan juga 
Pawang Ternalem yang baru saja tiba di desa Batang Serangan.

Momo yang disampaikan Dara dari kuta Jenggi Kemawar, membuat Datuk Rubia 
mendapat ide untuk menyiapkan seorang Pawang untuk pergi ke Jenggi Kemawar.

Ide itu lalu diberitahukan pada pupusnya Tulak Kelambir Gading.

"Kalau dia yang memanjat pokok itu nanti, jangan kam bunuh dia. Jangan sampai 
nakku. Dialah penerusku. Aku sangat kasihan melihat nasibnya. Di Jenggi Kemawar 
nasibnya harus berubah," kata Datuk Rubia Gande pada Tulak Kelambir Gading si 
penunggu pohon Tualang Si Mande Angin yang misterius itu.

 

 
Teater ARON
Jln. Swadaya V No. 38 Cempaka Baru
Jakarta Pusat 10650
Telp : +62 21 4288 1932
Email : [EMAIL PROTECTED]



      
___________________________________________________________________________
Yahoo! Toolbar kini dilengkapi dengan Search Assist. Download sekarang juga.
http://id.toolbar.yahoo.com/

Kirim email ke