Hasan Tiro Pulang ke Aceh Setelah Idulfitri 
Banda Aceh, (Analisa) 
Pemimpin Tertinggi Gerakan Aceh Merdeka (GAM), Tgk Muhammad Hasan Di Tiro, yang 
selama berpuluh-puluh tahun menetap di Swedia, direncanakan akan pulang ke Aceh 
setelah Hari Raya Idulfitri 1429 Hijriah atau 11 Oktober 2008. 
Kepulangan tokoh sentral GAM atau yang lebih dikenal dengan sebutan Wali 
Nanggroe ini tidak terkait dengan agenda politik apa pun. Hasan Tiro pulang ke 
Aceh karena sangat rindu kampung halamannya yang telah ditinggalkan sejak 32 
tahun lalu. 
Informasi tentang kepulangan tokoh yang mendeklarasikan perjuangan Aceh Merdeka 
pada 4 Desember 1976 ini disampaikan Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) Pusat, 
Muzzakir Manaf kepada wartawan di Banda Aceh, Rabu (24/9). 
"Wali pulang untuk berziarah dan bersilaturahmi dengan rakyat Aceh. Beliau 
sudah lebih 32 tahun tidak melihat Aceh. Beliau sudah sangat rindu kampung 
halamannya," ujar Muzakkir Manaf yang didampingi Jurubicara KPA Pusat, Ibrahim 
bin Syamsuddin KBS. 
Ia juga membantah pemimpinnya yang telah berusia 87 tahun itu pulang atas 
undangan pihak lain termasuk Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) yang saat ini 
sedang menyiapkan Rancangan Qanun Wali Nanggroe. 
"Kepulangan pemimpin kami ini tidak ada kaitannya dengan undangan pihak lain, 
tapi karena ada keinginannya sendiri. Dan ini tidak ada kaitan dengan 
kepentingan politik apapun," katanya. 
Muzakkir Manaf yang juga mantan Panglima Militer GAM yang saat ini menjabat 
Ketua Partai Aceh (PA) ini menyebutkan, pihaknya saat ini juga sedang 
mempersiapkan tim pengawal untuk mengamankan perjalanan Hasan Tiro selama di 
Aceh. Untuk itu mereka juga bekerjasama dengan polisi. 
"Kami telah berkoordinasi dengan aparat berwajib dan meminta pengawalan dari 
polisi. Selain itu, untuk pengamanan wali kami juga mengerahkan puluhan Satgas 
KPA dan Satgas Partai Aceh," ungkapnya. 
Ditanyakan berapa lama dan apa saja agenda Hasan Tiro selama berada di Aceh, 
Muzakkir menyatakan, pihaknya juga belum mengetahui secara pasti berapa lama 
Hasan Tiro berada di Aceh. 
Demikian juga mengenai agenda kegiatan, ia juga belum bisa memastikan karena 
belum ada jadwal yang pasti. Tapi, yang jelas Hasan Tiro akan menuju ke kampung 
halamannya di Tiro, Kabupaten Pidie. 
Diharapkannya, kepulangan Hasan Tiro yang merupakan warga negara Swedia 
tersebut bisa memperkuat perdamaian dan MoU Helsinki yang kini sedang berjalan 
di Aceh. (mhd)
--


      __________________________________________________________
Låna pengar utan säkerhet. Jämför vilkor online hos Kelkoo.
http://www.kelkoo.se/c-100390123-lan-utan-sakerhet.html?partnerId=96915014

Kirim email ke