PAWANG TERNALEM it's the spectacular Performance
CONGRATULATION Mr. Joey Bangun....!!!!!


Segera ada... NEXT EVENT


MJJ









--- In [email protected], Aron on Art <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Catatan Panggung Joey Bangun
> 
> Seperti dikutip di website www.joeybangun.com (official media
partner Pawang Ternalem)
> 
> 
> 
> 
> 
> Usai
> 
> Di akhir cerita
> 
> Pawang Ternalem dan Beru Patimar
> menyanyi dan menari Erdemu Bayu
> 
> Datuk Rubia Gande, sang Malaikat
> perintahkan Tulak Kelambir Gading turun
> dari Tualang Si Mande Angin
> 
> Dara meminta
> agar Nandenya mencarikan jodoh untuknya
> 
> Layar Tertutup
> 
> Penonton bertepuk tangan meriah
> 
> Sutradara menerima karangan bunga
> dari Putra Jenggi Kemawar
> 
> Terima Kasih Karo!
> 
> Inilah pengabdian kami padamu....
> 
> 
> 
> Pawang Ternalem usai sudah. Di dalamnya ada segudang masalah. Di
dalamnya ada segudang peluh. Di dalamnya ada segudang air mata. Di
dalamnya ada segudang pengorbanan. Di dalamnya ada segudang asa. Yang
pasti, di dalamnya ada segudang perjuangan.
> 
> Titik itu telah saya lewati....
> Saya menitikkan air mata melihat penonton tumpah ruah memenuhi
gedung berkapasitas 810 penonton itu. Saya tahu mereka semua berharap
sesuatu dari kami. Sesuatu persembahan terbaik. Itu sebabnya,
detik-detik terakhir saya coba bangkitkan spirit bermain para aktor
dengan jiwa, roh, dan menyertakan TUHAN didalamnya.
> 
> Hasilnya...
> Silahkan anda menilainya. Saya tidak bisa menilai karya saya
sendiri. Biarlah orang-orang menilai. Orang-orang bisa berkata apa
saja. Tapi bagi kami, persembahan Sabtu kemarin adalah terbaik yang
pernah kami lakukan.
> 
> Namun....
> Jika anda bertanya pada saya, apakah itu karyamu terbaik? Saya jawab
tidak! Itu bukan terbaik. Saya bisa membuat lebih baik. Keadaan yang
saya alami dalam proses Pawang Ternalem ini membuat kami 'hanya'
menghasilkan seperti itu. Pawang Ternalem bisa lebih baik jika
diberikan sesuatu yang terbaik.
> 
> Pawang Ternalem...
> Suatu saat kami semua mengenangmu. Saat orang-orang Jenggi Kemawar
itu dengan ramah menyambut saya waktu riset penelitian kesana. Saat
saya mengumpulkan para pemain dan tim kreatif menjadi satu tim yang
solid. Saat saya menghimpun dukungan orang-orang untuk konsep saya itu.
> 
> Tersenyum...
> Hanya itu yang bisa saya lakukan. Membayangkan dahulu Pawang
Ternalem hanyalah konsep di kepala. Lalu saya coba cari dukungan.
Dengan penuh semangat saya berhasil realisasikan semuanya. MEMANG
TUHAN MAHA DAHSYAT!!!
> 
> Donatur...
> Terima kasih dukungan dan kepercayaan yang telah kam berikan pada
kami. Tuhan telah mengetuk hati kam semua hingga mengabulkan cita-cita
kami dan KARO!
> 
> Para Penonton Budiman...
> Terima kasih untuk apresiasi yang saudara-saudara berikan.
Menyempatkan waktu dan mengorbankan uang untuk menyaksikan kami. Kami
sadar kecintaan saudara-saudara semua pada Karo yang membuat anda
semua datang ke pertunjukan itu. Maafkan kami jika anda memang tidak
puas dengan apa yang kami berikan.
> 
> Para Pecundang...
> Terima kasih untuk janji-janji palsu kalian. Janji akan membantu
tapi tidak pernah ditepati. Termasuk para petinggi Karo yang berbudi
pekerti luhur itu. Surat PEMDA KARO dan bentuk penolakannya sudah saya
terima lengkap dengan tanda tangan bapak SEKDA terhormat. 
> 
> Pak Menteri yang selama ini saya banggakan ternyata tidak bisa saya
banggakan. Terima kasih telah menerima kami bulan juli lalu di rumah
bapak. Poster Pawang Ternalem ukuran 1 meter oleh-oleh dari kami itu
tidak perlu bapak menteri ganti dengan uang bapak. 
> 
> Terima kasih pula untuk seseorang yang telah meneror kami saat
latihan di Taman Ismail Marzuki. Hingga seorang temannya saya damprat
habis-habisan karena ingin mencuri uang Pawang Ternalem.
> 
> 
> 
> Pawang Ternalem...
> Sekali lagi terima kasih untukmu....
> 
> dalam doa kusebut namamu
> dalam sanubari aku sebut terus namamu
> 
> suatu saat nanti
> aku akan menangis saat mengingatmu
> 
> 
> Jakarta 281008 02.43
> 
> Joey Bangun
> Direktur Artistik Teater Aron
> 
> 
> 
> 
> 
>  TeaterARON
> Jln. Swadaya V No. 38 Cempaka Baru
> Jakarta Pusat 10650
> Telp : +62 21 4288 1932
> Email : [EMAIL PROTECTED]
> 
> 
> 
>       Warnai pesan status dengan Emoticon
>


Kirim email ke