Memang begitu di penjara kita Mpal. Sipir jual pulsa dengan tariff tinggi ke
narapidana (dengan minjamin ponsel mereka tentunya), sipir menyita barang2
berharga narapidana saat mereka baru masuk (buat dipake mereka atau dijual), yg
berkunjung harus bayar dulu di tiap pintu dsb.
Harus pelan-pelan Mpal. Mungkin kam bisa menulis pengalamanndu ini di koran.
Atau mungkin harus ada peristiwa besar dulu yang mencoreng nama penjara
tersebut seperti kasus yang terjadi di Batam. Pengiriman uang rupiah illegal
besar2an ke Singapur, di organized dari penjara dan yang mengajari jg dari
penjara :p, yg dulu masuk pun karena kasus yg sama kayaknya. Tentu saja ini
membuat semua babe2 jadi kebakaran jenggot.
Kepala penjara dipindah, dan sekarang setelah kepala penjaranya diganti,
pemerasan & pencaloan sudah berkurang. Pegawai2 penjara yang dulu sering dapat
uang masuk banyak sekarang makanpun hanya dengan indomie. Saya tau karena
mereka ini banyak tinggal di perumahan tempat tinggal bibik. Kasian jg sih,
gajinya UMK doang soalnya, sedangkan punya cicilan motor dsbnya. Maklum, dulu
kan banyak “uang masuk” (istilah yg sering saya dengar di tanah karo, “la
memang galang gajina, tapi uang masukna mbue je.” :p )
Salam,
Evita Ginting
http://arivia5.multiply.com
Re: PKS retak
Posted by: "Zoblok Entertainment" [EMAIL PROTECTED] mazmur.tarigan
Sun Nov 16, 2008 10:27 pm (PST)
Pada 17 November 2008 10:52, Evita Ginting <[EMAIL PROTECTED]> menulis:
...penjara2 pun sudah mulai bersih dari tikus2 yang sering memeras tahanan &
pengunjungnya
Walah sekilas info di Lapas Paledang Bogor masih meras pengunjung tuh
impalku beru ginting, ini saya alami sendiri ketika mbesuk kerabat yang jadi
terpidana disana.
Kala itu krabat ini bilang ada uang tip,sewa kamar,uang voucher petugas dan
lain-lain.Masih yang saya alami melewatkan kaleng biscuit aja yang ga muat
lewat jeruji ruang bertamu harus bayar 10rb.walah bayangkan aja 1 pintu kudu
bayar 10 rb.
Agak geram memang saat itu, cuman teman yang lain masih mengingatkan saya
dengan tenang katanya : labo man tutungen lumbung page ei kerna ate mbunuh
menci. ya diem dan ketawa dalam hati deh sepanjang tol jagorawai, meratapi
betapa bobroknya mentalitas bangsa ini.
Bujur ras mejuah-juah
Onda
Pada 17 November 2008 10:52, Evita Ginting <[EMAIL PROTECTED]> menulis:
Get your new Email address!
Grab the Email name you've always wanted before someone else does!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/sg/