Mejuah-juah Pak Muji Ono,....
Bolehkah saya mendapat info lebih lengkap mengenai budidaya kayu gaharu
ini...
Dimana saya bisa peroleh bibit, cara budidaya / perawatan, pangsa pasar dll.
Bujur,
Sabar ginting
Muji Ono wrote:
Menanggapi info dari sdr Advent Tambun:
Saya juga sependapat dengan saudara.
Tapi saya punya sedikit info buat rekan2 petani.
Kalo petani dikenakan pajak, benar2 akan menambah penderitaan
rakyat kecil (petani).
Tapi ada gunanya juga sebenarnya pajak itu, yang mana akan menambah
devisa negara untuk rakyat.
Hanya saja pertanian mana yang dapat dikenakan pajak.
Saya setuju kalo pemerintah menertibkan pajak ke petani, tetapi
pertanian yang sudah mencakup dunia eksport import.
Misalnya, pertanian yang skala besar.
Saya menyampaikan informasi pertanian ini karena,
saya belum melihat dengan kepala saya sendiri.
Yang mana di Sumatera utara ini belum ada yang membudidayakan
pertanian Kayu gaharu.
Prospek kedepan sangat menjanjikan.
Saya yakin, andai kata pemerintah menetapkan pajak untuk budidaya
gaharu ini
petani tidak akan keberatan.
Kemungkinan hanya dikenakan sebesar 2,5% saja.
Di tanah karo, sangat mungkin ditanam budidaya gaharu ini.
Misalnya disela2 tanaman jeruk.
Yang artinya, kita menginvestasikan dana dan waktu untuk gaharu.
Kita akan memetik hasilnya setelah 8 tahun ke depan.
Misalnya kita memiliki tanaman jeruk 1 hektar,
Pada sela2 nya dapat kita tanami lebih kurang 1000batang gaharu.
Prospeknya, kita akan memanen getahnya yang bernilai diatas Rp 10juta/kg.
Untuk hasil 1 batang gaharu, akan dapat menghasilkan 3-5kg saja.
Bayangkan, setelah 8 tahun, kita akan memanen 3kg x 1000 batang.
Anggap saja kita hanya mendapat hasil 1kg yang super untuk tiap batang
gaharu.
Kita memiliki 1ton gubal gaharu yang memiliki nilai nominal diatas Rp
10..000.000.000.
Kalau lah tiap petani karo yang memiliki lahan jeruk, sadar akan
penghijauan, menanam gaharu ini tidak akan rugi meski hanya 10
batang saja.
Semiskin2 nya iman, menanam 1 batang gaharu untuk 1 jiwa.
Kalo kita dalam 1 KK, ada 5 orang, kita cukup menanam 5 batang gaharu
saja.
Tidak hanya dibawah pohon jeruk. Juga dapat dibawah ohon kakao, karet,
sawit, dll.
Demikianlah sekilas info dari kami.
Terimakasih.
Muji Tarmiji.
ABG - Club.
Asahan Budidaya Gaharu - Club.
Best Regards.
------------------------------------------------------------------------
*Dari:* Advent Tambun <[email protected]>
*Kepada:* tanah karo <[email protected]>
*Terkirim:* Minggu, 14 Desember, 2008 04:14:42
*Topik:* [tanahkaro] pajak pertanian
*Mjj, *
*Pemerintah mau memberikan pajak pada hasil pertanian... ?*
*yang benar ajalah.....?/baca
<http://www.kompas.com/read/xml/2008/12/14/15131653/sb..tolak.ppn.hasil.pertanian>/*
**
Kalau berita ini benar bahwa pemerintah mau pajak hasil pertanian,
ngak tahu lagi lah....
advent tambun
------------------------------------------------------------------------
Buat sendiri desain eksklusif Messenger Pingbox Anda sekarang!
<http://sg.rd.yahoo.com/id/messenger/pingbox/mailtagline/*http://id.messenger.yahoo.com/pingbox/>
Membuat tempat chat pribadi di blog Anda sekarang sangatlah mudah