--- On Thu, 1/1/09, kontan tarigan <[email protected]> wrote:
From: kontan tarigan <[email protected]>
Subject: Re: [tanahkaro] Tifatul Sembiring Pimpin 10 Ribu, demo . . .
To: [email protected]
Date: Thursday, January 1, 2009, 9:10 AM
MJJ permilis, aku pe ersumekah ateku sitek:
Aku pe sangat menyayangkan ulah elit negerita. La nge ndia ia mbiar dosa adi
menghalalkan segala cara, termasuk emosi masyarakat demi kekuasaan.
Dikembangkanlah isu sentimen demi mendongkrak suara dalam pemilu. Bantuan ke
Palestina dalam tempo 2 hari siap dikirim padahal bantuan apa pun tidak mungkin
dikirimkan masuk Palistina saat itu karena pertempuran dan blokade yang sedang
terjadi. Di sisi lain, ketika bencana terjadi di Indonesia, penyalura n bantuan
tidak bisa secepat itu, biasanya terbentur berbagai masalah seperti "panita".
Kesanya, elit lebih sayang anak orang ketimbang anaknya sendiri.
Memang sah-sah saja semua ide dikembangkan sebagai konsekuensi negara
demokrasi. Tapi mendidik masyarakat menjadi lebih dewasa dalam menentukan
pilihan juga adalah tanggung jawab elit bangsa, dan itu lebih penting, bukan
malah memanfaatkan emosi orang. Saya katakan demikian karena demo 10 ribu orang
itu tidak akan berpengaruh apa-apa terhadap perang Palestina-Israel itu
sendiri, namun elit kita itu telah mengabaikan kerugian akibat mobilisasi orang
banyak itu. Belum lagi, kita dikatai orang bodoh di luar negeri.
Demi kedamaian dan ketertiban Indonesia, hendaklah elit kita itu berusaha
mendapatkan pendukung yang realistis bukan karena emosional.
Sibarem lebe,
Bang KT
--- On Thu, 1/1/09, shodan purba <shodanpurba@ yahoo.com> wrote:
From: shodan purba <shodanpurba@ yahoo.com>
Subject: Re: [tanahkaro] Tifatul Sembiring Pimpin 10 Ribu, demo . . .
To: tanahk...@yahoogrou ps.com, "Kom Karo" <komunitaskaro@ yahoogroups. com>
Date: Thursday, January 1, 2009, 7:04 AM
MJJ:
Terjeng jei dengan ka kin seh perukurenna. Bage kin ia i didik, la perlu ngenen
sisi teh pe arah si deban. Sikerajangendu DG, ras sikerajangenku, nge-pe
ngenca. Bage kin ia, ate.
Sentabi,
Bp Nona Sampaguita
From: Dianta Ginting <oke_t...@yahoo. com>
To: tanahk...@yahoogrou ps.com
Sent: Thursday, January 1, 2009 6:45:17 AM
Subject: Re: [tanahkaro] Tifatul Sembiring Pimpin 10 Ribu, demo . . .
kenapa kalau soal palestina pks ini berribut ribut ria ya. apa karena atas
dasar satu agama . terus knpa waktu perang didafur mereka gak ada yang protes
malah perangnya sampai sekarang. berapa orang yang mati sekrang didafur.
kenapa waktu pemboban di bali atau dibelahan dunia lainya mereka gak bersuara.
kenapa gak ada aksi pengumpulan 1$ untuk korban lapindo .untuk masayarak yang
kelaparan untuk masyarakat yang kena gusur.
memang kalau orang yang hanya melihat kuman diseberang dan ajah didepan mata
sendiri gak kelihatn. mana suara mereka waktu dibilang darah ahmadia halal
untuk diminum, mana suara meraka waktu pelanggaran ham banyak dilakukan di
negeri ini.
apa karena satu agaman. maka apaun yang dilakukan Palestina sah -sah saja. mana
suara mereka waktu Hamas menyeran g duluan Israel. ohh ya saya lupa karena
isrel itu bukan islam. mana suara mereka waktu terjadi bencana di belahan dunia
lain, oh ya itu bukan islam.
kenapa hanya indonesia yang ribut dan tidk bisa berpikir dengna jernih. melihat
dulu kasusanya siapa yang salah dan siapa yang mulai.
pertanyaanya sekarang mau dibawa kemana bangsa ini sama orang yang berpikiran
seprti tersebut?
sadar teman dunia internasioanl sedeng menertawakn kita karena kebodohan kita.
orang bukan malah takut tapi malah lucu nglihatnya. kita suka melakukan demo di
tanah air sendiri hanya untuk menarik simpati.
--- On Wed, 12/31/08, MU Ginting <gintin...@yahoo. se> wrote:
From: MU Ginting <gintin...@yahoo. se>
Subject: [tanahkaro] Tifatul Sembiring Pimpin 10 Ribu, demo . . .
To: tanahk...@yahoogrou ps.com, forumk...@yahoogrou ps.com, komunitaskaro@
yahoogroups. com
Date: Wednesday, December 31, 2008, 2:09 PM
Rabu, 31/12/2008 10:13 WIB
Tifatul Pimpin 10 Ribu Kader PKS Demo Kedubes AS
Ari Saputra - detikNews
Jakarta - Sekitar 10 ribu kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berdemo di
depan Kedutaan Besar Amerika Serikat (Kedubes AS). Tampak Presiden PKS Tifatul
Sembiring memimpin aksi demo menentang agresi Israel itu.
Massa tiba di depan Kedubes AS, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat,
Rabu (31/12/2008) , pukul 09.45 WIB. Mereka berbaris dan berlari-lari kecil
dari kawasan Patung Arjuna Wiwaha, di depan Gedung Indosat.
Tak pelak, massa sekitar 10 ribu orang itu memenuhi kawasan Jalan Medan Merdeka
Selatan itu.
Mengenakan seragam kepanduan PKS, berupa T-shirt warna krem lengan panjang dan
syal penutup kepala warna oranye, massa PKS itu melompat-lompat kecil
menyanyikan lagu tentang Palestina.
Spanduk berukuran 8 x 1 meter bergambar bendera Palestina, bertuliskan 'Kami
relawan Palestina'. Beberapa spanduk bertuliskan 'Go to Hell Israel', 'Save
Palestina' serta sound system di atas mobil dan megafone melengkapi aksi mereka.
Selain Tifatul, tampak politisi PKS yang lain seperti anggota Komisi I DPR
Suripto.
Sementara di depan Kedubes AS, berjajar rapat 100 polisi dari Samapta Polda
Metro Jaya.
(nwk/nrl)
Sök efter kärleken!
Hitta din tvillingsjäl på Yahoo! Dejting: http://se.meetic. yahoo.net