Jumat, 02/01/2009 17:54 WIB
Ingin ke Palestina, Minta Senjata ke SBY
Taufik Wijaya - detikNews
Palembang - Sekitar dua ribu orang umat muslim di Palembang berunjukrasa
mengecam serangan Israel. Mereka mendesak Presiden SBY membiayai dan
mepersenjatai mereka yang hendak ikut perang ke Palestina.
"Kalau memang Indonesia mengecam tindakan Israel yang menyerang rakyat
Palestina, Presiden SBY harus membiayai dan mempersenjatai kita ke Palestina,"
kata K.H. Tholon Abdu Raup, dalam orasi di bundaran Air Mancur, Jl Merdeka,
Palembang, Jumat (2/1/2009).
Para ulama lain yang ikut hadir dalam aksi damai siang ini, mendukung tuntutan
Tholon itu. Tuntutan itu juga disambut meriah massa yang merupakan anggota
Front Pembela Islam (FPI), Forum Umat Islam (FUI), Majelis Mujahidin Indonesia
(MMI), HMI, Dewan Masjid Sumsel, Aliansi Nasionalis Islam (ANI), dan Lembaga
Dakwah Mahasiswa (LDM).
Pada kesempatan tersebut Febuar Rahman, ketua Aliansi Nasionalis Islam (ANI),
mendesak Gubernur Sumsel, Alex Noerdin, menolak rencana pendirian Konsulat
Jenderal Amerika Serikat (AS). Ini sebagai bentuk protes atas sikap diam
Pemerintah AS terhadap serangan militer Israel sepekan terakhir.
"Amerika tidak mampu berbuat apa-apa, bahkan menyalahkan rakyat Palestina. Ini
suatu bukti serangan Israel bagian skenario AS untuk menghancurkan umat Islam.
Jadi, sudah sepantasnya kita menolak kehadiran konjen negara tersebut di
Palembang," kata Febuar Rahman.
Sedangkan FPI dan FUI Sumsel dalam aksi damai siang ini menyatakan resmi
membuka pendaftaran relawan ke Palestina. Pendaftaran dimulai seusai sholat
Jumat hingga berakhirnya unjuk rasa pada petang hari ini.
(tw/lh)
__________________________________________________________
Låna pengar utan säkerhet. Jämför vilkor online hos Kelkoo.
http://www.kelkoo.se/c-100390123-lan-utan-sakerhet.html?partnerId=96915014