kalau gua Prisidenya akan gua kasih tiket gratis orang yang mau berperang ke palestina sana. semakin banyak semakin bagus, hitung -hitung ngrangi kepadatan penduduk.
minta senjata ke prisiden, Tentara kita aja senjatanya lapuk dimakan usia gak ada uang untuk gantikanya. kenapa gak disuruh aja sekalian supaya Angkatan bersenjata kita yerang israel, gua pinggin liat semana kuat sih bangsa kita lawan israel dan berapa banyak yang berani mati untuk bangsa sendiri. pers indonesia beritanya sering gak bermutu. berita akyak gini di liput ( sedih deh gak pers, gak tokoh politik kerjanya sama saja) --- On Fri, 1/2/09, MU Ginting <[email protected]> wrote: From: MU Ginting <[email protected]> Subject: [tanahkaro] mau ikut perang, minta senjata To: [email protected], [email protected], [email protected] Date: Friday, January 2, 2009, 7:19 AM Jumat, 02/01/2009 17:54 WIB Ingin ke Palestina, Minta Senjata ke SBY Taufik Wijaya - detikNews Palembang - Sekitar dua ribu orang umat muslim di Palembang berunjukrasa mengecam serangan Israel. Mereka mendesak Presiden SBY membiayai dan mepersenjatai mereka yang hendak ikut perang ke Palestina. "Kalau memang Indonesia mengecam tindakan Israel yang menyerang rakyat Palestina, Presiden SBY harus membiayai dan mempersenjatai kita ke Palestina," kata K.H. Tholon Abdu Raup, dalam orasi di bundaran Air Mancur, Jl Merdeka, Palembang, Jumat (2/1/2009). Para ulama lain yang ikut hadir dalam aksi damai siang ini, mendukung tuntutan Tholon itu. Tuntutan itu juga disambut meriah massa yang merupakan anggota Front Pembela Islam (FPI), Forum Umat Islam (FUI), Majelis Mujahidin Indonesia (MMI), HMI, Dewan Masjid Sumsel, Aliansi Nasionalis Islam (ANI), dan Lembaga Dakwah Mahasiswa (LDM). Pada kesempatan tersebut Febuar Rahman, ketua Aliansi Nasionalis Islam (ANI), mendesak Gubernur Sumsel, Alex Noerdin, menolak rencana pendirian Konsulat Jenderal Amerika Serikat (AS). Ini sebagai bentuk protes atas sikap diam Pemerintah AS terhadap serangan militer Israel sepekan terakhir. "Amerika tidak mampu berbuat apa-apa, bahkan menyalahkan rakyat Palestina. Ini suatu bukti serangan Israel bagian skenario AS untuk menghancurkan umat Islam. Jadi, sudah sepantasnya kita menolak kehadiran konjen negara tersebut di Palembang," kata Febuar Rahman. Sedangkan FPI dan FUI Sumsel dalam aksi damai siang ini menyatakan resmi membuka pendaftaran relawan ke Palestina. Pendaftaran dimulai seusai sholat Jumat hingga berakhirnya unjuk rasa pada petang hari ini. (tw/lh) Låna pengar utan säkerhet. Sök och jämför lån hos Kelkoo.
