Sabtu, 10/01/2009 14:40 WIB 
Tersangka Demo Anarkis 
Rizal Ramli: SBY Takut Saya Ikut Debat Capres 
Bagus Kurniawan - detikPemilu
Yogyakarta - Rizal Ramli Tetap yakin penetapan dirinya sebagai tersangka demo 
menolak kenaikan harga BBM bermotif politisi. Menurut Rizal, SBY khawatir 
bertemu dirinya dalam acara debat capres sebagaimana disyaratkan UU Pilpres.

"Momen-momen seperti itu dianggap sangat mengkhawatirkan oleh SBY," kata Rizal 
di sela-sela Konvensi Nasional Capres 2009-2014 di Monumen Jogja Kembali Jl 
Ringroad Utara, Sleman, Yogyakarta, Sabtu (10/1/2009

Karena itu, sambung Rizal, penetapan dirinya sebagai tersangka ini adalah 
dagelan politik. Hal ini tidak lebih sebagai upaya untuk mencegah dirinya maju 
sebagai capres dalam Pemilu 2009 mendatang.

"Ini ya dagelanlah. Dulu kita memperjuangkan agar BBM tidak dinaikkan. Faktanya 
pemerintah juga sudah menurunkan sehingga kasus sama sekali tidak relevan 
lagi," ujar Rizal.

Rizal juga mengungkapkan, upaya untuk menjegal langkah politiknya bukan baru 
kali ini saja terjadi. Hal serupa pernah terjadi beberapa kali sebelumnya. 
Misalnya saat melakukan deklarasi "Perubahan" beberapa waktu lalu, pada jam dan 
hari yang sama dirinya dipanggil polisi. Menurutnya hal tersebut bertujuan agar 
acara bubar atau tidak berjalan lancar.

"Kasus ini kan sudah satu tahun tapi kemudian muncul lagi. Kami anggap dagelan 
yang akan mempermalukan polisi. Ini polisi dijadikan alat untuk menutup 
perbedaan pendapat," katanya.

Meski demikian, Rizal mengaku tidak gentar sedikitpun. Mantan Menteri 
Koordinator Perekonomian era Gus Dur ini menegaskan, dirinya sudah berkali-kali 
ditekan berbagai kasus sejak menjadi mahasiswa hingga di penjara di Sukamiskin 
Bandung.

"Kalau demi perubahan, demi kebutuhan pokok tak naik, kita mesti harus jadi 
rajawali, harus menghadapi dan menerjang badai," pungkas Rizal. ( bgs / djo 


      __________________________________________________________
Går det långsamt? Skaffa dig en snabbare bredbandsuppkoppling. 
Sök och jämför priser hos Kelkoo.
http://www.kelkoo.se/c-100015813-bredband.html?partnerId=96914325

Kirim email ke