--- In [email protected], medi sembiring <medy_sembir...@...> 
wrote:
>
> Dari posting-posting arons di milis, terinspirasi juga saya kepada 
saudara kita satu bumi, yakni Jahudi. Terinspirasinya, terutama soal 
kegigihan mereka berpikir dan bekerja. Nah, kalaulah begitu mereka 
gigihnya, bukankah faktor panganen (makanan-gizi), juga sangat 
berpengaruh?
>  

kalak Yahudi gigih berpikirnya karena menggunakan 100 persen 
rasionalisitas.

Orang Indonesia ada yg berpikir seperti org yahudi, contohnya
Tan Malaka cukup menggunakan MADILOG 
(materalisme , dialektika dan logika hasil gabungan Engels dan hegel ) 
sebagai kerangka berpikir rasional dan kritis.

Kalau soal makanan, orang Yahudi suka makan yg ringan2 saja seperti 
Bagel.


bujur,


Carlos 

Kirim email ke