> Jelas kita lihat sendiri bahwa manusia sekarang menggunakan partai
> untuk kepentingannya, bukan partai menggunakan manusia seperti pada
> era kontradiksi pokok dunia "timur-barat", dimana partai secara
> ideologis diatas segala-galanya. Tidak ada lagi partai yang punya
> dasar ideologi jelas dan kuat seperti era dua blok yang lalu, dimana
> partai betul-betul menggunakan kalaupun tidak memperbudak manusia
> untuk kepentingan partai (lapisan atas pimpinan). Manusia atau
> partai-partai sekarang ngerombol dengan siapa saja atau partai mana
> saja asalkan bisa memenangkan tujuannya tadi. Mereka tidak ada
> saingan ideologi, tapi saingan kursi atau bagi-bagi kursi.
>
iya, istilahnya partai "realpolitik" -> "politics based on practical
rather than moral or ideological considerations " daripada partai
politik berideologi seperti jamanya ORLA.
Padahalkan lebih enak jaman dulu ya, ketahuan dari namanya "murba",
"marhaen" , "PKI", "PSI", "Nasionalis".
Kalau sekarang nama partainya aja sudah kayak nama PT. Maklumlah masuk
partai realpolitik sekarang dapat gaji 30-50 jt perbulan ?
bujur,
Carlos