Minggu, 08/03/2009 18:27 WIB
Orang Sunda Bukan Si Kabayan
Ema Nur Arifah - detikBandung
Bandung - Stigma yang muncul tentang karakter masyarakat Sunda yang pemalas
seperti karakter tokoh Si Kabayan harus dihapuskan. Masyarakat Sunda harus
melawan stigma tersebut dan bersama-sama untuk maju.
Demikian disampaikan Ketua Badan Musyawarah Masyarakat Sunda (Bammus) Pusat dan
pencetus Bammus Adang Dorojatun. "Stigma masyarakat Sunda paaing-aing
(egois-red) dan stigma Kabayan atau pemalas harus dihapuskan," tutur Adang usai
Deklarasi Bammus Jawa Barat di Hotel Horison, Jalan Pelajar Pejuang, Minggu
(08/03/2009).
Bammus, ungkap Adang akan menjadi media untuk organisasi-organisasi kesundaan
dalam memajukan masyarakat Sunda. Dengan program utama yaitu melakukan
diskusi-diskusi baik dalam bidang sosial, politik, maupun ekonomi masyarakat
Sunda. Hasil dari musyawarah tersebut akan diperjuangkan untuk kemajuan
masyarakat Sunda.
Adang menambahkan, misi utama dari Bammus sendiri adalah memajukan budaya
nasional. "Budaya nasional ditopang oleh budaya daerah. Maka budaya Sunda
jangan sampai hilang," tutur Adang.
Menurut Adang, Setelah mendeklarasikan Bammus di Jabar, selanjutnya akan
merambah ke Banten.
__________________________________________________________
Låna pengar utan säkerhet. Jämför vilkor online hos Kelkoo.
http://www.kelkoo.se/c-100390123-lan-utan-sakerhet.html?partnerId=96915014