Kasus Suap DPR Dorong Masyarakat Selektif




Yogyakarta, (Analisa)

Keberhasilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap anggota DPR yang 
terlibat kasus suap beberapa waktu lalu dapat mendorong masyarakat lebih 
selektif memilih calon anggota legislatif (caleg) dalam Pemilu 2009.

"Kasus penangkapan anggota DPR yang terlibat suap Rp1 miliar tersebut memang 
menodai lembaga legislatif, namun di satu sisi justru akan membuka mata 
masyarakat dan mereka tidak akan memilih 'politisi busuk' yang memiliki catatan 
hitam dalam karir politiknya," kata Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera 
(FPKS) DPRD Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Cholid Mahmud, Sabtu.

Menurut dia, tampaknya para anggota dewan lupa atau tidak menyadari bahwa 
publik mempunyai memori akan DPR yang sarat kasus suap, dan ingatan tersebut 
makin kuat dengan terus berulang dan makin banyak terungkap kasus korupsi 
hingga mendekati waktu Pemilu 2009.

"Kasus suap berisiko menurunnya kepercayaan masyarakat terhadap anggota dewan, 
dan ini menjadi ancaman bagi demokrasi itu sendiri dimana dalam hitungan 42 
hari lagi, publik akan memilih anggota dewan secara langsung dalam pesta 
demokrasi tanggal 9 April 2009," katanya.

Ia mengatakan, kasus korupsi anggota dewan terbanyak dalam bentuk suap, padahal 
dalam kasus ini fungsi dewan ada pada posisi pengambil kebijakan. "Kuat dugaan 
bahwa suap tidak hanya melibatkan satu orang, karena penyusunan kebijakan yang 
memungkinkan terjadinya kasus suap memang tidak hanya dilakukan oleh 
perseorangan," katanya.

"Bagi sebagian masyarakat kasus suap tersebut akan mendorong mereka untuk tidak 
memilih caleg dengan catatan buruk," katanya. Menurut dia, di satu sisi 
masyarakat harus ekstra hati-hati dan waspada terhadap para caleg yang berani 
mengeluarkan sejumlah besar uang untuk memperoleh suara. (Ant)


      ___________________________________________________
Sök efter kärleken!
Hitta din tvillingsjäl på Yahoo! Dejting: 
http://ad.doubleclick.net/clk;185753627;24584539;x?http://se.meetic.yahoo.net/index.php?mtcmk=148783

Kirim email ke