Seribuan Ton Jeruk Terancam Membusuk dan Gagal Dipasarkan
Maret 20th, 2009
T Karo (SIB)
Akibat jembatan kabupaten "Lau Kejaren" runtuh (SIB 19/3) dikhawatirkan 
seribuan ton jeruk hasil pertanian desa-desa tertinggal meliputi 4 kecamatan di 
Karo gagal dipasarkan dan terancam membusuk. Tanaman jeruk merupakan tanaman 
yang utama yang dikembangkan di desa-desa tertinggal itu sejak beberapa tahun 
silam. Walaupun jalan sejak puluhan tahun sampai saat ini cukup memprihatinkan, 
bertani jeruk terus dikembangkan masyarakat dan kualitasnya cukup baik.
Hal ini disampaikan sejumlah petani jeruk asal daerah ini kepada SIB, Kamis 
(19/3) di lokasi jembatan yang roboh yang menghubungkan antara desa 
Sukajulu-Kutambaru Punti Kecamatan Tigabinanga, Karo dan 8 desa terpencil 
lainnya meliputi Kecamatan Laubaleng, Kutabuluh dan Mardinding.
Diharapkan Balas Kembaren, Ngatursa Surbakti, Bahagian Kembaren, Boy Tarigan, 
Marion Kembaren, Semangat Kembaren, Naik Gurukinayan, Hansip Ginting, Edy 
Ginting, Stan Tarigan, Kenal Tarigan, Super Kembaren, Manase Kembaren, Ngapul 
Kembaren, Malemteta Peranginangin (Kepala Desa Kutambelin Kecamatan 
Laubaleng-red), Maju Depari dan petani jeruk lainnya kepada SIB, Kamis (19/3) 
agar, perbaikan jembatan "Lau Kejaren" dapat segera ditanggulangi.
"Kalau pun pembangunan secara permanen telah diprogramkan, ada baiknya jembatan 
darurat dapat dibuat untuk menstranportasi hasil tani berupa jeruk yang saat 
ini mulai panen. Kalau solusi ini tidak dilakukan, seribuan ton dari ratusan 
hektar tanaman jeruk yang mulai dikembangkan di daerah-daerah tertinggal ini 
terancam gagal diangkut dan akhirnya busuk. Produksi jeruk merupakan hasil 
pertanian yang satu-satunya diandalkan dalam membangun perekonomian masyarakat 
di desa-desa tertinggal ini," ujar warga ini mengharap.
Jembatan pokok kelapa
Sementara itu, Kadis PUD Karo Ir Amry Tarigan yang dikonfirmasi SIB, Kamis 
(19/3) di kantornya tidak berhasil. Menurut stafnya, Kadis ada tugas luar. 
Namun ketika disinggung perihal penanggulangan jembatan yang roboh tersebut, 
stafnya bermarga Ginting mengatakan akan segera ditanggulangi dengan pembuatan 
jembatan darurat.
"Hari ini sudah diangkut beberapa pokok kelapa dari Tigabinanga dan sebagian 
dari sekitar lokasi kejadian agar transportasi sementara dapat ditanggulangi, 
ujar Ginting.(M37/g)


      ___________________________________________________
Sök efter kärleken!
Hitta din tvillingsjäl på Yahoo! Dejting: 
http://ad.doubleclick.net/clk;185753627;24584539;x?http://se.meetic.yahoo.net/index.php?mtcmk=148783

Kirim email ke