Tabrakan Maut di Karo, Tiga Tewas Delapan Luka 



Tanah Karo (Analisa)

Tabrakan maut di Simpang Desa Mulawari Kecamatan Tiga Panah Kab Karo, Senin 
(6/4) siang antara angkutan pedesaan CV Bintang Karo kontra minibus jenis hijet 
seribu.

Dalam peristiwa itu tiga tewas di TKP (Tempat Kejadian Perkara) masing-masing, 
Jumaidi Sembiring (45) pengemudi CV Bintang Karo, warga Jalan Sudirman 
Kabanjahe, Cinta Raja Munthe (70) warga Desa Tambusen Kecamatan Merek dan Alif 
Alhafis (bayi berumur 2 bulan) warga Desa Mulawari Kec Tiga Panah. Keduanya 
penumpang CV Bintang Karo.

Sementara 7 penumpang CV Bintang Karo yang mengalami luka berat dan ringan 
masing-masing Khairun Nisah (19) warga Desa Mulawari yang juga orang tua dari 
si bayi Alif Alhafis, Aminuddin (31) warga Aceh Singil, Ester br Ginting (30) 
warga Desa Dokan Kec Merek dan anaknya Theresia br Depari (14 bulan), Maulan br 
Ginting (85) warga Desa Tiga Panah, Keriwaty br Ginting (37) warga Desa Naga 
Bosar Kec Pematang Silima Kuta Kab Simalungun) dan seorang yang diketahui 
identitasnya dengan ciri-ciri diperkirakan umur lebih 65 tahun, rambut putih, 
perawakan kurus, tinggi 160 umur dengan menggunakan pakaian batik yang mengaku 
warga Binjai.

Pengataman wartawan seluruh korban tersebut masih mendapat perawatan di RSU 
Kabanjahe secara intensif. Sedangkan seorang korban lainnya Amran Ginting (45) 
warga Jalan Tiga Panah, pengemudi minibus hijet seribu mengalami luka cukup 
serius dan kini tengah dirujuk ke salah satu rumah sakit di Medan.

Informasi yang diperoleh di lapangan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.40 
WIB. Kejadian itu berawal saat mobil hijet minibus dengan mobil Bintang Karo 
lainnya beriringan datang dari arah Kabanjahe menuju Tiga Panah. 

Tiba-tiba mobil angkutan Bintang Karo lainnya berhenti di TKP untuk menaikkan 
penumpang. Dalam waktu seketika hijet seribu banting stir ke kanan. Tanpa 
diduga, mobil Bintang Karo BK 1769 yang datang arah berlawanan dari Tiga Panah 
menuju Kabanjahe langsung terjadi tabrakan seperti laga kambing. 

Masyarakat yang melihat kejadian itu langsung menolong para korban termasuk 
menghubungi Polres Karo. Petugas Polisi lalu-lintas yang mendapat laporan 
langsung turun ke TKP dan mengevakuasi seluruh korban ke RSU Kabanjahe. Arus 
lalu-lintas sedikit mengalami kemacetan pada saat petugas membawa kedua 
kendaraan yang ringsek berat ke Pos Lantas Polres Karo.

Kapolres Karo AKBP Agoes Pranoto melalui Kasat Lantas AKP M Saleh yang 
dihubungi melaui telepon selulernya Senin sore mengatakan membenarkan kejadian 
tersebut dan pihaknya tengah menyelidiki sebab-sebab terjadinya peristiwa itu  
Lebih lanjut dikatakan, saat ini kedua kendaraan tengah diamankan di Pos Sat 
Lantas Polres Tanah Karo guna pengusutan lebih lanjut.



      __________________________________________________________
Går det långsamt? Skaffa dig en snabbare bredbandsuppkoppling. 
Sök och jämför priser hos Kelkoo.
http://www.kelkoo.se/c-100015813-bredband.html?partnerId=96914325

Kirim email ke