Mejuah Juah..... Suka atau tidak suka, ini suatu fenomena dalam perpolitikan Rakyat Indonesia. Dengan tingkat pendidikan dan Fasilitas yg saat ini sudah bisa di akses atau di miliki oleh Rakyat maka sudah tidak bisa lagi di batasi oleh Para Elite Politik yang mana selama ini sering memberikan informasi yg "Tidak" akurat kepada rakyat dan lebih mengutamakan menyebarkan informasi untuk kepentingan para Elite Politik. Masih banyak yg harus di lihat dari Fenomena ini, suatu pertanyaan besar....siapa di belakang pembuatan Blog tersebut???????????? Dan apa tujuannya.......dalam ilmu "PERPOLOTIKAN" di Indonesia ini, sudah bukan rahasia lagi bahwa segala cara di pakai untuk mencapai tujuan, tidak peduli apakah cara2 itu sudah tidak rasional lagi....yang penting di lakukan saja.... Baiklah Blog itu sudah muncul ke permukaan kita tidak bisa hambat kecuali ada mau yg sewa HACKER unutk menghancurkannya....namun Blog tersebut sedikit banyaknya telah mendongkel mata kita tentang apa yg terjadi di tataran para Elite Politik indonesia. Liat saja, dengan begitu mudahnya para elit politik pindah partai dari 1 partai ke partai lain, ibaratnya seperti bajing loncat...apa yg mereka cari kalau bukan "kekuasaan dan kenyamanan". Liat saja, dengan "se enak perut" nya para elite politik megeluarkan statement2 yang bukan membangun bangsa malah seperti provokator ??????. Liat saja, para elite politik dengan tanpa "rasa" mengatakan kan rakyat miskin "tidak punya harga diri". Liat saja, Para elite politik yang sibuk "menjual aset negara ( Kasus terjual-nya indosat membuat Indonesia tidak punya izin lintas satelit lagi sampai waktu tertentu ....)" dan akan menjual lagi, jangan2 ntar lagi Indonesia pun di jual. Liat saja, para elite politik dengan se enaknya memberikan contoh2 yg bisa memancing keributan di grass root . Liat saja, para elite politik sibuk dengan Kekuasaan-nya. Namun hanya sedikit yang mau peduli dengan rakyat banyak dan memberikan kata2 membangun semangat kebersamaan dan semangat mencapai masa depan bangsa. Marilah kita memilih pada esok hari 9 april 09 dengan semangat untuk membangun bangsa. Bertindaklah Objective dalam memilih, lepaskan segala ikatan diri kita dengan yg lain.....ada satu hal " Siapa pun dia bila kita sudah menilainya secara objective Caleg tersebut Layak dan Mampu...maka jangan khawatir tuk memilih dia " Anda tidak perlu mengikat diri dengan hubungan kekerabatan dalam memilih....jangan coba2 untuk bertindak ceroboh.....kalau memang kerabat kita tidak mampu dan layak tuk jadi DEWAN....katakan "Tidak" buat dia....tidak Zamannya lagi "ISME" kebablasan..... Bujur
--- On Tue, 4/7/09, Alexander Firdaust <[email protected]> wrote: From: Alexander Firdaust <[email protected]> Subject: [tanahkaro] Re:Gerakan Anti Megawati beredar di Facebook To: [email protected] Date: Tuesday, April 7, 2009, 7:27 PM --- On Tue, 4/7/09, Alexander Firdaust <daustco...@yahoo. com> wrote: From: Alexander Firdaust <daustco...@yahoo. com> Subject: Re: [komunitaskaro] Re:Gerakan Anti Megawati beredar di Facebook To: komunitaskaro@ yahoogroups. com Date: Tuesday, April 7, 2009, 5:24 AM mengenai group di facebook yang kontra terhadap megawati itu memang benar dan valid bahwa group itu kemaren membernya sudah mencapai 96.000 sebelum di hapus, dan kini sudah ada pula dibuatkan group di facebook yang serupa dengan yg sebelumnya, dan saya lihat sore menjelang malam hari ini membernya sudah mencapai 36.000 ribu orang (ini dibuat tadi pagi dan sampai sore menjelang malam ii sudah ada 36000 membernya yang bergabung). Untuk lebih jelasnya bisa dilihat langsung disini: http://www.facebook .com/group. php?gid=76200719 488 btw aku labo ikut jadi anggota group enda, tapi hanya sebagai tegun sirenin-renin saja ngenca. Salam Mejuah Juah Karo Cyber Community --- On Tue, 4/7/09, haryanto bode <edob...@yahoo. com> wrote: From: haryanto bode <edob...@yahoo. com> Subject: Re: [komunitaskaro] Re:Gerakan Anti Megawati beredar di Facebook To: komunitaskaro@ yahoogroups. com Date: Tuesday, April 7, 2009, 5:06 AM Aku setuju dengan pendapat ndu, lihat saja poling di detik, boleh pulak DPD nomor 2, ndak palid itu. Harusnya berita spt ini jangan di muat di detik, kecuali ada komen seperti kam di bawah ini BHT --- On Mon, 4/6/09, Daryus Iting <iti...@yahoo. com> wrote: From: Daryus Iting <iti...@yahoo. com> Subject: [komunitaskaro] Re:Gerakan Anti Megawati beredar di Facebook To: komunitaskaro@ yahoogroups. com Date: Monday, April 6, 2009, 11:41 PM Mejuah-juah, Adi si kuidah 'say no to mega' ras 'say no to prabowo' lit ibas detiknews.com, aku biasa ngelink ku je ngenehen berita. Adi iukuri situhuna 'politis', labo aku tek 34 rbu jelmana tapi 5 kalak ah. Cakap bahasana pe la mejile, adi reh mbagesna si oge reh lasna cupingta. Adi man parangmbelinta prabowo lenga melala kira-kira 6 ratusen, enda pe ibas piga-piga wari si terakhir enda. Bicara aku pengurus PDIP, enggo kutenahken kalak si 34 ribuan ndai man-man dingen ergendang ibas sada jambur. Mbiar aku labo lit jelmana/kulana, jadi me begu nge gelarna. Dempar rananta kempak politik maka tegun incumbent me enggo biar-biaren ngenehen si 2 kalak enda. Prabowo alu gerindrana, amin mbaru tapi mbelin pengidahna ibas rapat umum terbuka (kampanye) si enggo lewat. Adina payo bage firasatku ndai kerna statement si das perbahanen tegun incumbent, maka ningku ia enggo salah sapna ibas negaranta apai jelma si 'terperjat' maka ia ku das. Padin kuakap tobat dingen istiqfar kalak enda. he he. Sibarem lebe senembas enda, muat ku mentas ngenda ndai. Bujur, Iyus Anak Sintengah ( Pa Kampoh ) "Karo Ateta Mari Pesikap Ota Hagaken"
