> Liat saja, para elite politik dengan tanpa "rasa" mengatakan kan rakyat 
> miskin "tidak punya harga diri".
> Liat saja, Para elite politik yang sibuk "menjual aset negara ( Kasus 
> terjual-nya indosat membuat Indonesia tidak punya izin lintas satelit lagi 
> sampai waktu tertentu ....)" dan akan menjual lagi, jangan2 ntar lagi 
> Indonesia pun di jual. 
> Liat saja, para elite politik dengan se enaknya memberikan contoh2 yg bisa 
> memancing keributan di grass root .
> Liat saja, para elite politik sibuk dengan Kekuasaan-nya.
>  
>  
> Namun hanya sedikit yang mau peduli dengan rakyat banyak dan memberikan kata2 
> membangun semangat kebersamaan dan semangat mencapai masa depan bangsa.
>  

Lho , para elite yang berkuasa dan menjual asset negara itu sebenarnya hanya 
menjalankan budaya tradisi peninggalan nenek moyangnya koq.

Dulu di jaman VOC dan Belanda , raja raja jawa sesudah amangkurat yang saling 
hantam menghantam sesamanya, mereka bersama sama "menjual tanah tanahnya" 
kepada Belanda agar mendapatkan jaminan kekuasaan dan uang dari kekuatan asing.

Jaman sekarang sebenarnya tidak ada bedanya, para elit sebenarnya hanya 
"melestarikan" kebudayaan nasional.


Bujur,



carlos 











Kirim email ke