Ikut ateku sada,, Beranikah kita sebagai rakyat coba-coba?,
Mompa rimo pe perjumajuma la pang coba2,,,salah racun banci megersing bulungna,NARTAR MUTIKNA,,Emaka la man paken istilah Coba-Coba.Sehingga benar kata bijak " Sisik lebe maka tindes" alias "berfikirlah dahulu baru bertindak". Untuk tanaman saja kita hati2, masa untuk pemimpin Negar ini coba2,,,??? Masyarakat hanya ingin tentram mendiami NKRI yang dibentuk atas dasar niat luhur untuk bangkit dan maju menujur kesejahteraan bersama.Para politisi pun mengakui bahwa SBY merupakan tokod idola,bukan karna dia ganteng dan jitu dalam stratedi perang di militer. Sampai kuta2 pun mengidolakan SBY. Saya ambil contoh dari kuta kemulihenku PARIBUN TOBA (PARTOB), mereka bilang seperti ini "semenjak SBY jadi presiden,tidak ada lagi warung yang buka di siang hari. hanya sore sampe malam hari. Dahulu sebelum Judi diberantas, warung siang malam buka,karena rame dengan judi. Sekarang semua sudah normal pagi sampe sore semua orang keladan". Smoga Indonesia yang dulu jaya dan dipandang di dunia Inttrnasional kembali menjadi negara yang bermartabat. BRAVO KARO BRAVO INDONESIA, Mjj, Jontar ________________________________ From: Evita Ginting <[email protected]> To: [email protected] Sent: Monday, April 20, 2009 4:17:25 AM Subject: [tanahkaro] what we think, we become Masalahnya sekarang Pak, Demokrat itu menang hanya karena ada SBY (sori untuk para anggota partainya). Seperti di pemilu kemarin, caleg-caleg dari partai lain banyak yg sudah malang melintang di jagat perpolitikan, kalah sama caleg-caleg demokrat yg masih anak bawang. Kenapa? Karena orang suka SBY. Jadi pilih partainya. So, setidaknya orang-orang sudah bisa menganalisa, pengaruh SBY itu sudah sampai dimana. Dan menurut berita terbaru, banyak bos-bos politik yg bakal jadi pengangguran karena banyak yg kalah sama artis2. Salah satu contoh, Taufik Kiemas (suaminya Bu Mega), dikalahkan suaranya oleh Ryeke Diah Pitaloka. Ryeke ini memang orang yg sangat concern tentang masalah2 politik & sudah jadi aktivis sejak mahasiswa (kemarin dia ikut menentang RUU pornografi & kenaikan minyak & ikut turun ke jalan) sedangkan Pak Taufik muncul di DPR pun jarang2. Satu lagi, Nurul Arifin yg perolehan suaranya sudah sangat besar. So, selain SBY siapakah yg patut jadi Presiden? Mega, Akbar, Prabowo, Sultan, Jusuf Kalla, Tifatul, Hidayat, Wiranto?? Atau ada orang baru lain? Beranikah kita sebagai rakyat coba-coba? Salam, Evita Ginting what we think, we become Posted by: "MU Ginting" gintin...@yahoo. se gintingmu Thu Apr 16, 2009 10:23 pm (PDT) Jumat, 17/04/2009 11:20 WIB Menaklukkan Keperkasaan SBY M. Aji Surya – detikNews Jakarta - Paska Pemilu Legislatif 9 April 2009 banyak calon presiden (capres) yang buru-buru tahu diri. Melihat perolehan yang tidak signifikan lebih baik mengurungkan niat awal dan berputar haluan. Seolah kekalahan perhelatan Pilpres sudah di depan mata dan menjadi sebuah kepastian. Tidak adakah cara untuk melawan keperkasaan SBY? Fenomena Indonesia Berdasarkan hasil Pileg awal bulan April ini, para bakal capres kita sepertinya sudah mulai kehilangan nyali. Kalau dulu, setengah tahun sebelum Pileg tercatat ada lebih 8 bakal calon ”jawara” yang akan berlaga dalam perhelatan Pilpres mendatang, kini langsung mengkerut dalam jumlah sangat minim. Seolah dunia perpolitikan Indonesia hanya ada dua model, SBY atau bukan SBY. Bahkan bila dikerucutkan lagi, maka bisa jadi hanya ada dua kandidat yang benar-benar akan berlaga. Quo vadis lainnya? New Email names for you! Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail. Hurry before someone else does! http://mail. promotions. yahoo.com/ newdomains/ sg/
