memang inilah pilihan rasional untuk lima tahun mendatang..SBY lebih memilih Boediono mengingat masalah ekonomi yang bakal kita hadapi lima tahun ke depan, dengan begitu SBY akan lebih gampang mengeluarkan kebijakan2 ekonomi dan yg kita harapkan pro rakyat tanpa ada intervensi dari wapres(jika berasal dari parpol di luar PD)..karena pemilu lima tahun mendatang SBY tidak akan dapat dipilih lagi maka target mereka adalah bagaimana membesarkan lagi PD lima tahun kedepan, jadi harus independen dari parpol lain dan pro rakyat..target suara pemilu ini adalah golput yang kemungkinan besar akan menggunakan hak suaranya dalam pilpres ini..
________________________________ Dari: MU Ginting <[email protected]> Kepada: [email protected]; [email protected]; [email protected] Terkirim: Selasa, 12 Mei, 2009 23:41:57 Topik: [tanahkaro] tarik dukungan Selasa, 12/05/2009 23:15 WIB Boediono Cawapres SBY PPP Ancang-ancang Tarik Dukungan M. Rizal Maslan - detikPemilu Jakarta - Munculnya nama Boediono sebagai cawapres pasangan SBY membuat koalisi yang dibangun Partai Demokrat (PD) terancam buyar. Satu per satu partai pendukung PD mulai ancang-ancang menarik dukungan, salah satunya Partai Persatuan Pembangunan (PPP). "Jika benar SBY memilih Boediono akan mengganggu kelugasan sikap Ketua Umum PPP yang mendukung koalisi dengan PD. Sebab Pak Ketum akan mendapat pertanyaan-pertanya an dari bawah," jelas Wakil Sekjen PPP Taufiqul Hadi kepada detikcom, Selasa (12/5/2009). Dikatakan Taufiq, dalam rapat konsultasi DPW-DPW PPP 9 Mei lalu, forum yang dipimpin Ketua Umum PPP Suryadarma Ali (SDA), secara bulat menyatakan dukungan partai berlambang Kabah itu ke SBY. Sedangkan soal cawapres, SBY hendaknya memilih dari kalangan parpol, terutama yang jadi mitra koalisi. PPP, menurut Taufiq, kecewa karena SBY memilih cawapres bukan dari unsur parpol, seperti apa yang sudah disepakati sebelumnya. "Sikap ini tentu bertentangan dengan kriteria cawapres yang SBY utarakan ke publik sebelumnya," ujarnya. DPP PPP dan beberapa DPW, kata Taufiq, juga merasa kurang sreg dengan sikap SBY dan PD yang mengabaikan unsur keterwakilan luar Jawa. SBY dianggap terlalu yakin dengan dukungan dari Jawa saja. Padahal Indonesia terdiri dari banyak pulau dan suku bangsa. Ketika ditanya apakah PPP bakal menarik dukungan terhadap SBY, Taufiq mengatakan, hingga saat ini DPP masih mencermati perkembangan dari hari ke hari. "Saat ini sudah banyak pertanyaan dari grass root yang sangat mengganggu, soal Boediono. Bisa saja dalam satu atau dua hari ke depan DPP akan mengambil sikap tegas," tandasnya. ( van / irw ) ________________________________ Sök efter kärleken! Hitta din tvillingsjäl på Yahoo! Dejting: http://se.meetic. yahoo.net Lebih bersih, Lebih baik, Lebih cepat - Yahoo! Mail: Kini tanpa iklan. Rasakan bedanya! http://id.mail.yahoo.com
