Rabu, 13/05/2009 07:40 WIB 

Koalisi PD-PDIP Dinilai untuk Selamatkan SBY-Boediono 
Elvan Dany Sutrisno – detikPemilu
Jakarta - Capres Partai Demokrat (PD), Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dinilai 
sudah mencium rencana hengkangnya beberapa partai yang menginginkan cawapres 
pendampingnya diambil dari parpol. Karena itulah, SBY membawa PD merapat ke 
PDIP untuk 'menyelamatkan' suara SBY-Boediono.
"SBY kan sudah bekerjasama dengan PDIP, sehingga kalaupun kabur, partai Islam 
tidak akan menjadi masalah bagi PD," tutur pengamat politik dari Universitas 
Indonesia (UI) Arbi Sanit saat berbincang dengan detikcom, Selasa (12/5/2009).
Menurut Arbi, PD sengaja memberikan banyak janji khusus untuk memikat PDIP. Hal 
inilah yang kemudian membuat PDIP rela melupakan rakernasnya dan berbalik arah 
mendukung PD.
"Koalisi dengan PD, PDIP jelas diuntungkan, mereka ditawari banyak hal, 
termasuk beberapa menteri dan ketua MPR, apa mereka mau 10 tahun menjadi 
oposisi?" tutur Arbi.
"Konsekuensinya memang berat, ada perdebatan internal, meskipun demikian 
memberikan hadiah lebih," imbuhnya.
Arbi menambahkan, partai-partai Islam yang mulai meninggalkan PD saat ini dalam 
keadaan kebingungan. Antara ngotot mempertahankan pendapatnya atau resiko 
kehilangan kekuasaan.
"Mereka mau lari kemana, kalau mereka lari mereka tidak akan kebagian 
kekuasaan," tutur Arbi.
"Kalau misalnya PKS mau kabur kemana, di mana-mana dia ditakuti," pungkasnya.
( van / irw )


      __________________________________________________________
Ta semester! - sök efter resor hos Kelkoo.
Jämför pris på flygbiljetter och hotellrum här:
http://www.kelkoo.se/c-169901-resor-biljetter.html?partnerId=96914052

Kirim email ke