MJJ:
Ibas sisi politik, tentu P3 tentunya berharap dapat mengajukan calon sendiri 
atau minimal ikut menentukan. Ibas sisi 'karakter' Budiono sebagai pilihan 
Wapres itu soal lain. Yang dipermasalahkan oleh P3 adalah keterwakilan luar 
Jawa. 

Kalau isunya "rajin cari pinjaman", saya ras sulit dielakkan. Saling 
ketergantungan adalah ciri globalisasi perekonomian dunia. Pada situasi 
sekarang ini saya akan dukung upaya mencari tambahan utang sebanyak-banyaknya. 
Kenapa? Karena dengan demikian kreditur (uni maupun bilateral) akan terpaksa 
menganggap Indonesia sebagai asset mereka yang harus dipastikan untuk tidak 
mengemplang karena tidak sanggup bayar. Bagaimana pemanfaatakan dana hutang ini 
adalah persoalan yang lain. Kalau dikhawatirkan tidak dapat dipergunakan dengan 
baik, maka penggunaannya lah yang perlu dibicarakan.

Sentabi,
Bp Nona Sampaguita

    




________________________________
From: kontan tarigan <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Wednesday, May 13, 2009 7:53:54 AM
Subject: Re: [komunitaskaro] tarik dukungan





Kelihatannya, SBY tidak yakin dengan berdiri di atas kaki sendiri, tapi harus 
mengandalkan juga bantuan asing, seperti akhir-akhir ini pemerintah mulai rajin 
cari pinjaman asing. Mr. Budiono ahli dalam hal ini. Itu masalahnya! Gua 
akapndu Bang Shodan?
 
Bang KT

--- On Tue, 5/12/09, MU Ginting <gintin...@yahoo. se> wrote:


From: MU Ginting <gintin...@yahoo. se>
Subject: [komunitaskaro] tarik dukungan
To: tanahk...@yahoogrou ps.com, forumk...@yahoogrou ps.com, komunitaskaro@ 
yahoogroups. com
Date: Tuesday, May 12, 2009, 12:41 PM


Selasa, 12/05/2009 23:15 WIB 
Boediono Cawapres SBY 
PPP Ancang-ancang Tarik Dukungan 
M. Rizal Maslan - detikPemilu

Jakarta - Munculnya nama Boediono sebagai cawapres pasangan SBY membuat koalisi 
yang dibangun Partai Demokrat (PD) terancam buyar. Satu per satu partai 
pendukung PD mulai ancang-ancang menarik dukungan, salah satunya Partai 
Persatuan Pembangunan (PPP).

"Jika benar SBY memilih Boediono akan mengganggu kelugasan sikap Ketua Umum PPP 
yang mendukung koalisi dengan PD. Sebab Pak Ketum akan mendapat 
pertanyaan-pertanya an dari bawah," jelas Wakil Sekjen PPP Taufiqul Hadi kepada 
detikcom, Selasa (12/5/2009).

Dikatakan Taufiq, dalam rapat konsultasi DPW-DPW PPP 9 Mei lalu, forum yang 
dipimpin Ketua Umum PPP Suryadarma Ali (SDA), secara bulat menyatakan dukungan 
partai berlambang Kabah itu ke SBY. Sedangkan soal cawapres, SBY hendaknya 
memilih dari kalangan parpol, terutama yang jadi mitra koalisi.

PPP, menurut Taufiq, kecewa karena SBY memilih cawapres bukan dari unsur 
parpol, seperti apa yang sudah disepakati sebelumnya.

"Sikap ini tentu bertentangan dengan kriteria cawapres yang SBY utarakan ke 
publik sebelumnya," ujarnya.

DPP PPP dan beberapa DPW, kata Taufiq, juga merasa kurang sreg dengan sikap SBY 
dan PD yang mengabaikan unsur keterwakilan luar Jawa. SBY dianggap terlalu 
yakin dengan dukungan dari Jawa saja. Padahal Indonesia terdiri dari banyak 
pulau dan suku bangsa.

Ketika ditanya apakah PPP bakal menarik dukungan terhadap SBY, Taufiq
mengatakan, hingga saat ini DPP masih mencermati perkembangan dari hari ke hari.

"Saat ini sudah banyak pertanyaan dari grass root yang sangat mengganggu, soal 
Boediono. Bisa saja dalam satu atau dua hari ke depan DPP akan mengambil sikap 
tegas," tandasnya.

( van / irw ) 
 
________________________________
 
Sök efter kärleken! 
Hitta din tvillingsjäl på Yahoo! Dejting: http://se.meetic. yahoo.net  

   


      

Kirim email ke