JELANG PERTUNJUKAN PUTRI HIJAU
Teater Aron menyiapkan satu origanal soundtrack pertunjukan yang menjadi Main
Music Score untuk pertunjukan PUTRI HIJAU. Original Soundtrack ini diberi label
"Jazz of Haru". Seperti judulnya, lagu ini beraliran musik Jazz. Nuansa Karo
sangat kental dalam aransemen musik Jazz ini. Jazz of Haru ini adalah hasil
aransemen bersama sutradara Joey Bangun dan music director Alasen Barus.
Sebelumnya dimulainya produksi PUTRI HIJAU di berbagai media dan mailing list
Joey Bangun sudah menjanjikan akan membawa PUTRI HIJAU dengan aliran Jazz. Di
pertunjukan nanti sutradara kelahiran Medan itu akan memenuhi janjinya.
"Jazz of Haru beraliran smooth jazz yang biasa disajikan di cafe-cafe Jakarta.
Hanya bedanya, Jazz kali ini kental nuansa musik tradisional Karo. Saya coba
hadirkan sesuatu baru yang akan memperkaya khazanah musik Karo. Selain itu,
Jazz selama ini hanya dinikmati oleh masyarakat perkotaan. Mungkin kini saatnya
memasyarakatkan Jazz di masyarakat per'kutaan' ," Jelas Joey Bangun enteng.
Menurut Joey Bangun, nama Jazz of Haru sendiri diambil dari nama kerajaan Haru,
kerajaan Karo terbesar di abad 16. Jazz of Haru adalah bentuk eksploitasi
kemegahan Kerajaan Haru masa kini. Spirit kerajaan yang dikenal armada lautnya
ini menjadi corak dari musik Jazz ini.
Selain menggunakan berbagai istrumen musik jazz seperti perkusi, drum,bas,
gitar, dll, Jazz of Haru juga menggunakan musik tradisional seperti kulcapi,
gendang, gung dan penganak.
"Yang uniknya irama odak-odak Karo kita buat dengan gaya Jazz... hahaha.."
kata Joey Bangun tertawa.
Aransemen musik Jazz ini dilakukan di studio Alasen Barus di kawasan Cawang
Jakarta Timur selama libur lebaran kemarin.
Jazz of Haru akan menjadi pembuka adegan kerajaan Haru, saat para selir
Maharaja Diraja Haru keluar dengan menggunakan kostum tradisional
masing-masing. Digambarkan dengan kemewahan kontemporer masa kini yang tidak
menghilangkan nilai tradisionalnya.
Selain Jazz of Haru, penata Musik Alasen Barus sudah menyiapkan belasan
original soundtrack modern dan juga ritual tradisional. Diantaranya yang
tradisional adalah gendang perumah begu dan The Gost of Mountain atau di Karo
lazim disebut Gendang Begu Deleng.
Gendang ini disiapkan untuk memberikan efek mistis penampakan Tekang, ibu PUTRI
HIJAU disaat PUTRI HIJAU, NAGA, dan MERIAM mengucapkan tabas (mantera) Ndilo
Tendi.
Sedangkan gendang Perumah Begu digunakan Guru Sibaso saat menarikan tari seluk
saat memanggil roh Maharaja Diraja Haru yang dibunuh oleh Sultan Aceh.
TeaterARON
Produksi ke -7
PUTRI HIJAU
Karya Sutradara
JOEY BANGUN
Jumat & Sabtu, 16 & 17 Oktober 2009
Pk 20.00 - Selesai
Graha Bhakti Budaya
Taman Ismail Marzuki
HTM : Rp. 150.000, Rp 100.000, Rp 75.000, Rp 30.000
Res : Ery 081318072725, Yetty 081514263646
Yahoo! Mail Kini Lebih Cepat dan Lebih Bersih. Rasakan bedanya sekarang!
http://id.mail.yahoo.com