Kamis, 12/11/2009 12:36 WIB
Skenario Pelemahan KPK
Sofyan Effendi: Kuncinya di Tangan Presiden
Indra Subagja – detikNews
Jakarta - Perseteruan KPK dan Polri masih memanas. Tim Pencari Fakta Kasus
Bibit dan Chandra (Tim 8) bahkan menduga ada skenario besar untuk melemahkan
KPK. Presiden SBY dinilai memegang kunci untuk mengungkap skenario ini.
"Sebenarnya, berlarutnya-larutnya isu KPK Vs Polri, ada di presiden. Jadi
kuncinya di tangan presiden," jelas mantan Rektor UGM Sofyan Effendi melalui
telepon, Kamis (12/11/2009).
Sofyan menerangkan, institusi Polri dan Kejagung ada di bawah presiden. Bila
presiden berkehendak, untuk menyelesaikan persoalan, sesuai dengan rekomendasi
Tim 8, SBY bisa memberikan arahan kepada polri dan kejagung untuk menghentikan
kasus pimpinan KPK.
"Itu bukan intervensi, Polri dan Kejagung itu masih di bawah presiden, artinya
masuk eksekutif. Kalau kasus sudah di pengadilan, baru tidak bisa diintervensi,
karena sudah masuk ranah yudikatif," jelasnya.
Langkah ini harus dilakukan secepat mungkin, bila tidak ini akan
berlarut-larut, dan justru membuat citra pemerintahan SBY terganggu.
"Publik akan melihat presiden tidak bisa tanggap mengatasi persoalan ini,"
jelasnya.
Ketua Tim 8 Andan Buyung Nasution, Rabu (11/12/2009) kemarin menduga ada
skenario besar untuk melemahkan KPK. Skenario ini mirip operasi khusus pada
zaman Soeharto. Buyung pun mempertanyakan siapa otak dari skenario besar itu.
(ndr/iy)
__________________________________________________________
Ta semester! - sök efter resor hos Kelkoo.
Jämför pris på flygbiljetter och hotellrum här:
http://www.kelkoo.se/c-169901-resor-biljetter.html?partnerId=96914052