Senin, 23/11/2009 17:47 WIB
Angket Century Gagal, DPR Ditutup Saja
Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Jakarta - Anggota DPR pengusung hak angket skandal Bank Century terus 
mengumpulkan dukungan untuk mengusut tuntas kasus tersebut. Jika usaha mereka 
gagal, para wakil rakyat ini mengusulkan DPR ditutup saja.

"Kalau angket Century gagal di paripurna DPR, lebih baik di tutup saja," kata 
anggota Komisi IX dari FPKS, salah satu pengusung angket Century, Andi Rahmat 
dalam konferensi pers di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (23/11/2009).

Menurut Andi, jika angket Century sampai gagal, menunjukkan fungsi wakil rakyat 
sudah tidak ada lagi. Jadi, posisi wakil rakyat sudah tidak diperlukan lagi. 
"Fungsi check and balance nya sudah tidak ada, percuma saja," umpat Andi.

Hal yang sama juga diungkapkan Bambang Susetyo. Menurutnya, keinginan pengusung 
hak angket Century tidak juga merepotkan. Mereka ingin mengefektifkan 
pemerintahan SBY. 

"Kita tidak ingin pemerintahan menjadi kontraproduktif hanya karena rumor ini. 
Belum 100 hari pemerintahan berjalan, sudah begini," ujar anggota Komisi III 
DPR Bambang Susatyo.

Justru dengan mendukung angket Century, menurut Bambang, SBY menunjukkan 
komitmennya memberantas korupsi. Salah satunya, dengan membiarkan angket 
mengusut tuntas ke mana saja aliran dana Century.

"Mari kita buktikan bahwa tidak ada dana mengalir ke keluarga Pak SBY, tidak 
ada dana mengalir ke institusi yang ada disekitarnya," kata Bambang.

Karena itulah, lanjut Bambang, tidak ada alasan mengulur apalagi menggagalkan 
usul hak angket Century. "Tidak ada alasan bagi partai koalisi dan Partai 
Demokrat untuk berbalik badan dan tidak mendukung hak angket," tandasnya.

(van/yid) 




      __________________________________________________________
Går det långsamt? Skaffa dig en snabbare bredbandsuppkoppling. 
Sök och jämför priser hos Kelkoo.
http://www.kelkoo.se/c-100015813-bredband.html?partnerId=96914325

Kirim email ke