Jumat, 04/12/2009 17:38 WIB
Kompak Kerahkan 100 Ribu Orang 9 Desember, Nilai SBY Paranoid
Reza Yunanto – detikNews
Jakarta - Tudingan Presiden SBY akan ada gerakan sosial pada 9 Desember di
Jakarta dinilai sebagai tindakan paranoid. Tudingan itu dinilai sebagai
intimidasi terhadap rencana aksi Hari Antikorupsi Internasional yang akan
dilakukan pada 9 Desember.
"SBY kok paranoid sekali. Ini ancaman halus kepada publik untuk tidak ikut aksi
pada 9 Desember nanti," kata koordinator Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi
(Kompak) Fadjroel Rachman dalam perbincangan dengan detikcom, Jumat (4/12/2009).
Fadjroel mengakui, pada 9 Desember mendatang Kompak akan mengkoordinasikan aksi
besar memperingati Hari Antikorupsi yang digelar di Bundaran HI dan Monas. Dia
menyebut aksi itu ditargetkan diikuti oleh 100 ribu massa.
Aksi ini juga digelar serempak di 33 provinsi. Dijelaskan Fadjroel, tujuan aksi
adalah mengampanyekan gerakan Indonesia bersih korupsi.
"Tokoh agama, nasional, dan antikorupsi akan hadir. Siapa pun yang antikorupsi
harus hadir. Termasuk SBY kalau mau hadir silakan," jelasnya.
Dalam rapat paripurna di Istana Negara siang tadi, SBY mengutarakan akan ada
gerakan sosial di Jakarta pada peringatan Hari Antikorupsi Sedunia pada 9
Desember.
"Saya juga mendapatkan informasi bahwa 9 Desember akan ada gerakan-gerakan
sosial," kata SBY. (Rez/nrl)
__________________________________________________________
Ta semester! - sök efter resor hos Kelkoo.
Jämför pris på flygbiljetter och hotellrum här:
http://www.kelkoo.se/c-169901-resor-biljetter.html?partnerId=96914052