MJJ: Mungkinkah thesis2 Karo demikian di-edarkan di millis sehingga langsung dapat ditindaklanjuti? Buku "Ragam Hias (ornament) Tradisional Karo" disusun oleh Andrianus.G. Sitepu pada Juli 1980 pada waktu itu beliau merupakan staf Dep P&K Kab Karo. Isinya beragam ornamen dengan penjelasan (dasar) Motif; Pelambang; dan Tempat. Menurut hemat saya banyak sekali ornamen yang perlu dilestarikan, sebut saja TUPAK SALAH SILIMA-LIMA; TUPUK SALAH SIPITU-PITU; DESA SIWALUH; TAPAK-TAPAK RAJA SULAIMAN; BINDU MATAGAH; PANTIL MANGGUS; BINDU MATOGUH; CEKILI KAMBING; EMBUN SIKAWITEN; KITE-KITE PERKIS; KERET-KERET KATADU; PENGRET-RET; LITAP-LITAP LEMBU; TULAK PAKUTANDUK; KEBO PAYUNG; SISIK KAPERAS. Tempat dimana ornamen ini biasanya ditulis/dilukis/diukur juga banyak yang perlu kita "kenali kembali" termasuk MELMELEN; GANTANG BERU-BERU; TUMBA LAU; UKAT; BURA DANAK-DANAK; GERITEN; ABAL-ABAL; TAGAN; PERNGARKARI; BILANG-BILANG; GUMBAR; BUSAN; AYO-AYO RUMAH ADAT dan lain-lain. Praktis puluhan bahkan mungkin ratusan thesis boleh diusulkan terkait dengan ornamen tradisionil ini, menggali falsafah ornamen dan tempat ukirannya.
Tulisan/aksara Karo juga perlu dilestarikan. Kalau ornamen seperti diatas dipublikasi internasional mungkin dapat disertai dengan tulisan HA KA BA PA NA WA GA JA DA RA MA TA SA YA NGA LA CA NDA MBA I U dengan segala PANTIKnya. Nina SunTsu "A journey into a thousand miles begins with the first step." Sentabi, Bp Nona Sampaguita ________________________________ From: haryanto bode <[email protected]> To: [email protected] Sent: Mon, March 8, 2010 11:45:08 AM Subject: Re: [komunitaskaro] Kerna Buku Karo di translate ku bahasa Inggris Pak SP, ada thesis mahasiswa S1 USU, yang berjudul "Gagatan Harimau", ini ide dari senina Erdian Sembiring untuk kita bukukan dalam bahasa Inggris. Dan tentunya akan lebih baik dengan sumber berbagai ramuan traditional karo. Sedang kami jajaki untuk menjadi satu atau dua bab, namun tentunya diperlukan informasi mengenai sumber lain. Saya yakin ini akan laris jika dipublis secara internasional, karena dapat menjadi referensi obat traditional dunia. Coba Pak SP kita selusuri lagi pelan-pelan, kami pun disini terus berdiskusi mendapatkan ide penulisan dari berbagai sumber. Saya raja Bang JG, juga memiliki banyak referensi. Uga Bang JG? hehehehe Salam, BHTRG ________________________________ From: shodan purba <shodanpurba@ yahoo.com> To: komunitaskaro@ yahoogroups. com; Tanah Karo <tanahk...@yahoogrou ps.com> Sent: Mon, March 8, 2010 10:46:05 AM Subject: Re: [komunitaskaro] Kerna Buku Karo di translate ku bahasa Inggris MJJ: Saya ingat punya satu buku, tentang "Ornament Karo." Sepertinya cukup layak untuk di internasional- kan . Saya akan merinci judul, penerbit dan penulisnya, serta barangkali resume isinya sehingga kita boleh sama-sama memeriksa dan menindaklanjutinya (mudah-mudahan bukan saduran dari publikasi di luar negeri). Sentabi, Bp Nona Sampaguita John 6:9 What Good Am I? Sir Michael Costa was conducting a rehearsal in which the orchestra was joined by a great chorus. About halfway through the session, with trumpets blaring, drums rolling and violins singing their rich melody, the piccolo player muttered to himself, 'What good am I doing? I might just as well not be playing. Nobody can hear me anyway." So he kept the instrument to his mouth, but he made no sound. Within moments, the conductor cried, 'Stop! Stop! Where's the piccolo?" It was missed by the ear of the most important person of all. Our Daily Bread ________________________________ From: haryanto bode <edob...@yahoo. com> To: komunitaskaro@ yahoogroups. com Sent: Mon, March 8, 2010 12:10:16 AM Subject: [komunitaskaro] Kerna Buku Karo di translate ku bahasa Inggris Apai kita si lit buku karo si cukup baik, mari rame-rame kita translate, dan tentunya minta permisi ke pemilik, atau yang sudah terbit 10 tahun dan kita remajakan dgn mengenglishkan walaupun tetap ijin pemiliknya. Kalau buku 2-300 lembar yang hanya 10 bab ke bawah, mungkin dalam 2 minggu bisa kita selesaikan dan kita exchang koreksi 2 minggu lalu dikumpul dan disusun kembali jadi buku, lalu kita cari publisher yg mau membantu publikasi ini. Jika ada 5 orang saja yang mau mentranslate maka saya yakin dalam 1 bulan dapat di publish. Uga siakap...... ........yang punya ide segera kirim ke milis. Bode HTRG
