Senin, 26/04/2010 13:33 WIB
Tak Ada Pengacara Bersih
Anggota Komisi III: Pernyataan Hotman Wakili Realitas
Laurencius Simanjuntak – detikNews
Jakarta - Pernyataan pengacara kondang Hotman Paris Hutapea mengenai pengacara 
tak ada yang bersih menuai kontroversi. Anggota Komisi III menilai pernyataan 
Hotman itu justru mewakili realitas profesi pengacara. Namun praktek kotor yang 
dilakukan pengacara tentu ada yang memfasilitasinya.

"Saya kira itu bisa diwakili realitas. Praktek seperti itu tak berdiri sendiri. 
Ada oknum yang memfasilitasinya," kata politisi PKS, Nasir Jamil di Gedung DPR, 
Senayan, Jakarta, Senin (26/4/2010).

Nasir mengatakan, oknum yang memfasilitasi pengacara dalam berbuat kotor itu 
bisa dari permintaan pengacara itu sendiri. 

Nasir pun mencontohkan kasus temannya yang terlibat korupsi di daerah senilai 
Rp 64 juta. Namun untuk menyuap polisi dan jaksa, temannya tersebut justru 
mengeluarkan kocek lebih dari Rp 100 juta.

"Itu pun harus bayar ganti rugi. Ini seolah-olah negeri ini tidak ada polisi 
yang dapat dipercaya, jaksa yang dipercaya, hakim yang dipercaya, pengacara 
yang dipercaya," jelasnya.

Namun meski begitu, masyarakat juga tidak boleh saling menyalahkan. Sikap 
menyalahkan satu sama lain tidak akan menyelesaikan permasalahan yang ada.

"Itu tidak sehat. Bagaimana kita bisa memperbaiki kalau menyalahkan satu sama 
lain," pungkasnya.

(gus/anw) 

KOMENTAR:
 
"Namun meski begitu, masyarakat juga tidak boleh saling menyalahkan. Sikap 
menyalahkan satu sama lain tidak akan menyelesaikan permasalahan yang ada."

"Itu tidak sehat. Bagaimana kita bisa memperbaiki kalau menyalahkan satu sama 
lain," pungkasnya.

Yang disalahkan yang salah saja Pak Nasir. Itulah yang sehat. Dan itulah yang 
memperbaiki.
MUG


Kirim email ke